ROUND 16 - 11/09/2005 - BELGIUM, SPA-FRANCORCHAMPS
Circuit length: 6,973 km
Race distance: 44 laps (306,812 km)
Kualifikasi Sabtu: 18.00 WIB --- Live Global/Star Sports
Start: 19.00 WIB --- Live Global/Star Sports

Gunung identik dengan dingin dan kabut, tapi bisa juga hujan. Pegunungan 
Ardennes di Belgia gak beda jauh. Ramalan cuaca dari yahoo menyebutkan sejak 
Jumat sampai Minggu akan terjadi shower. Kalaupun gak setiap hari, naga-naganya 
sih ada satu hari yang diganggu hujan.

Regulasi musim ini bisa membuat chaos lomba sejak hari Sabtu, bisa dilihat dari 
hasil GP Aussie. Kalau kondisi Sabtunya spt tahun lalu enak, di mana saat 
kualifikasi hujan turun dengan merata. Kalau spt di Aussie itu bisa kacau, yg 
berdampak utk lomba. Tapi utk duet McLaren dan Renault yg paling berkepentingan 
utk meraih titel pembalap dan konstruktor, kayaknya mau Sabtu hujan permanent, 
kering permanent, atau sebagian kering sebagian hujan, gak berpengaruh banyak 
soalnya mereka akan keluar berdekatan saat kualifikasi. 

Anggap Sabtu clear, baik karena trek kering atau basah, maka hari Minggu yang 
hujan tentu akan menarik. Dari tujuh kemenangan yg diraih masing-masing oleh 
Alonso dan Kimi, semuanya dibuat di trek kering. Belum ada record mereka di 
trek basah. Uji nyali sesungguhnya memang bisa datang di Spa-Francorchamps. 
Juara dunia sejati biasanya akan lebih sah disebut jago andai mampu menang di 
lintasan basah.

Spa yg hujan tentu amat berbahaya, karena kering saja sudah mengundang bahaya 
kok. Letaknya yg di gunung, dengan lay out yg menantang turun-naik, plus sudah 
pasti air yg menutupi pandangan dengan tambahan kabut, membawa tantangan gak 
main-main bagi semua pembalap di Spa.

Hujan ini bisa pula jadi factor penentu gelar, utk dua arah. Kalau misalnya doa 
McLaren terkabul Alonso DNF, kemungkinan itu ada di sini karena siapa pun bisa 
melintir. Sebaliknya, keinginan Alonso ingin segera mengakhiri ketegangan 
menanti datangnya titel bisa pula berakhir. Itu kalau malah misalnya Kimi yg 
DNF. Memang enak kalau ngelihat lomba hujan, karena udah lama banget ya gak ada 
kebut-kebutan di trek basah.

Masih soal kemungkinan hujan, jangan pernah abaikan satu nama: Schumi. Sdh 
berkali-kali dia membuktikan dgn mobil yg "kelas tiga" sekalipun mampu menang 
kalau trek basah.

Tapi, btw, benar gak sih bakal hujan? Bicara trend dua tahun terakhir, lomba 
amat jarang diguyur hujan, walau itu di daerah potensial seperti Spa dan 
Nurburgring. Enaknya, tetaplah berharap 50-50 antara trek kering dan basah.

TIGA LAPIS
Trek ini, kalau tidak berubah banyak sejak 2000 di mana saya ke sana, memang 
unik. Tikungan Eau Rouge yg kesohor itu benar2 tinggi. Kebetulan saya 
menatapnya persis dari bawah. Terbayang betapa adrenalin pembalap teruji saat 
melibas di sana dalam kecepatan 300 km/jam. Pembalap mengambil ancang2 sudah 
sejak mereka keluar dari tikungan paling lambat, hairpin La Source. Keunikan 
lain adalah tempat podium yg tidak menyatu dgn pit lane, seperti di kebanyakan 
sirkuit lain. 

Di luar tribun penonton, Spa memang punya tiga lapis area yg benar2 terdiri 
dari tiga tingkatan tanah. Lapis pertama, yg paling tinggi, adalah pit lane dan 
garasi serta paddock utk motorhome tim-tim. Lapis kedua di tengah adalah utk 
motorhome juga, tapi hospitality utk menjamu relasi. Lapis ketiga yg paling 
bawah adalah media center yg menyatu dgn podium. Ada tangga yg memisahkan 
ketiga lapis area ini. Jalan kaki mondar-mandir dijamin capek. Tapi karena 
letaknya di gunung, ya enjoy aja. Kalau hujan bahkan dinginnya minta ampun. 

Camping ground di Spa paling diminati karena letak sirkuit ini yang ada di 
gunung. Karena Spa adalah kota kecil, bisa dipastikan hotel-hotel juga gak 
banyak. Makanya, berkemah tiga hari di sana jadi tambah mengasyikkan. 

SPA-FRANCORCHAMPS
Fuel effect: 0,33 dtk/10 kg bahan bakar
Fuel consumption: 3,1 kg/lap
Tyre usage: 3, skala 1-5
Brake wear: 2.5, skala 1-5
Grip level: 3, skala 1-5
Downforce level: 3, skala 1-5
Full throttle: 63% rata-2 satu lap 
Kalau di Magny-Cours ground clearance mobil dinaikkan karena trek itu mulus, di 
Spa alasannya lain. Bagian bawah mobil dinaikkan 10 cm agar ketika melibas Eau 
Rouge yg membelok dan mendaki dalam kecepatan tinggi itu mobil tidak menyentuh 
aspal karena berubah arah secara cepat dan mendaki pula. Selain itu, karena 
sirkuit ini panjang dan penuh dgn tantangan, di mana para pembalap nyaris harus 
selalu on the limit setiap saat, kualitas mobil dan pembalap bagus akan 
langsung kentara.

Sirkuit yg hampir 7 km ini membuat kelas apa pun akan terlihat. Paket aero 
McLaren pasti akan langsung terasa bedanya dgn Ferrari, terutama kalau kering. 
Skill Kimi pasti akan terlihat lebih jago ketimbang skill Takuma Sato dalam 
membuat lap time. 

Karena banyak tikungan cepat, dgn jenis yg berbeda-beda, Spa disukai oleh 
banyak pembalap. Mobil harus stabil melibas tikungan demi tikungan di sini. Ban 
juga harus prima karena bebannya gak kalah berat ketimbang lomba di Monza. 

Fakta lain bahwa sirkuit ini dibuat oleh alam, di mana Hermann Tilke pasti 
pusing kalau harus disuruh membuat trek tandingan, menjadi nilai lebih Spa. 
Begitu selesai lomba, trek ini akan dipakai lagi sbg jalan raya pegunungan 
biasa. Sebuah pemandangan luar biasa ketika dari press room lagi asyik mengirim 
berita pasca-lomba, motorhome-motorhome tim bergerak (adu pelan) di depan kita 
di lintasan lomba utk kembali ke markas tim masing2. Tahun ini, Belgia menjadi 
penutup seri2 di Eropa.

ENGINE STATUS: 1 (mesin baru); 2 (sdh dipakai di GP seblmnya)
Schumi 1 - Barrichello 2
Button 1 - Sato 1
Alonso 2 - Fisichella 2
Webber 2 - Heidfeld/Pizzonia 2
Kimi 2 - JPM 1
Villeneuve 1 - Massa 2
DC 2 - Klien 2
Trulli 2 - Ralf 1
Monteiro 2 - Narain 1
Doornbos 2 - Albers 1
 
TYRE WAR
BRIDGESTONE 1, MICHELIN 14
Karakter Spa yang kejam terhadap ban membuat Bridgestone belum berani membawa 
ban "turunan" GP Hongaria yang sensasional untuk 20 lap. Bridgestone bakal 
membawa ban baru yang belum pernah dicoba sebelumnya. Tapi kayaknya gak akan 
menolong banyak. Satu2nya harapan adalah hujan lebat, di mana mereka masih 
memiliki ban bagus dan pembalap istimewa di sirkuit kayak gitu, Schumi.
Michelin seperti biasa gak perlu membuktikan apa2. Kalau perlu ada lagi tim 
bermasalah, sehingga ketika diteliti masalah itu terletak bukan pada ban 
Michelin melainkan suspensi atau setelan mobil tim pemakainya. Kasus berurutan 
Williams di Turki dan McLaren di Monza malah "mengagungkan" kehebatan Michelin. 
Kebalikan dari Bridgestone, ban full wet Michelin belum teruji. Kalau 
intermediate rasanya mereka masih mampu memberikan perlawanan.
 
TEAM BY TEAM
FERRARI
1 Schumi
2 Barrichello
Hanya hujan yang bisa menyelamatkan muka bagi Ferrari. Lebih tepat lagi, hujan 
deras. Karena kalau cuma sekedar damp (setengah basah) mereka akui masih kalah 
dari lawan. Dengan hanya berselang seminggu dari GP Italia, tak ada miracle 
yang bisa diharapkan dari Ferrari. Walaupun Schumi cinta banget dengan Spa dan 
ia punya segudang kenangan manis di sirkuit ini.

BAR
3 Button
4 Sato/Davidson
Mesin Honda spec baru mungkin bisa menolong Button dan Sato keluar dari mimpi 
buruk di Monza. Perbedaan karakter antara Monza yg low dan Spa yang medium 
downforce diyakini akan menentukan performa BAR yg sebenarnya tengah menanjak 
hingga di GP Turki. 

RENAULT
5 Alonso
6 Fisichella
Saya jadi saksi kehebatan Alonso di Spa. Tahun 2000, di arena F-3000 
Internasional, dia menempati pole dan mendominasi lomba. Saat itu dia belum 
bisa bahasa Inggris dan masih teramat lugu. Dalam kondisi normal, katanya, dia 
bakal tetap bisa menang walau mengakui McLaren sedang dalam performa terbaik. 
Fisichella sedang dalam moril tinggi setelah bisa naik podium lagi. Dengan 
kondisi enjoy karena Alonso punya poin relatif aman, Fisichella malah bisa jadi 
mencuri perhatian bila duet McLaren lagi2 kena bad luck.

WILLIAMS
7 Webber
8 Heidfeld/Pizzonia
Pizzonia tampil lagi. Tugas baik di Monza dijadikan pegangan, selain tentu 
belum fitnya Nick Heidfeld karena seri yang back to back. Webber mengakui 
betapa berbahanya Spa bila dalam kondisi normal, apalagi basah.

McLAREN
9 Raikkonen
10 Montoya/de la Rosa/Wurz
Montoya mau nolong Kimi sebisa mungkin, tapi ia juga bilang Kimi sebenarnya gak 
lebih bagus dari dia dan dia gak inferior ketimbang Kimi. Kimi sendiri sampai 
sekarang belum pernah merasakan langsung pertolongan JPM, karena kesempatan 
untuk itu gak pernah terlihat secara transparan dalam satu lomba. Kalau lomba 
kering, McLaren akan merajalela di Spa.

SAUBER
11 Villeneuve
12 Massa
Villeneuve gak punya luck setiap kali tampil di Spa, termasuk di tahun2 
keemasannya di F-1. Sebaliknya, Massa menemukan prestasi terbaiknya di F-1 di 
sirkuit ini ketika tahun lalu finis di urutan keempat, prestasi yg kemudian 
terulang di GP Kanada tahun ini.

RED BULL
14 Coulthard
15 Klien/Liuzzi
Klien lagi, Liuzzi mesti sabar menanti. Kalau trend ini berlangsung, katakanlah 
Liuzzi nanti dapat jatah tiga race terakhir, Klien kemungkinan besar akan 
menemani DC utk race seat 2006. DC pernah menang di Spa, jadi dia tahu 
bagaimana menaklukkan sirkuit ini walau mungkin bukan utk kembali jadi 
pemenang. Menjauhi poin yang kini sudah didekati oleh BAR akan menjadi tugas yg 
diemban oleh DC.
 
TOYOTA
16 Trulli
17 Ralf
Perburuan terhadap poin Ferrari dimulai. Mumpung sang juara konstruktor itu 
masih limbung, inilah kesempatan emas yg mesti diambil. Spa secara teknis akan 
cocok utk TF105. Trulli yg tahun menempati pole di sini mungkin akan istimewa 
juga di kualifikasi sekarang. Ralf akan membantu perolehan poin Toyota, 
terutama bila lomba jadi hujan. Dia salah satu pembalap baik bila trek basah.

JORDAN
18 Monteiro
19 Karthikeyan
Gini-gini Jordan pernah finis 1-2 di Spa, tahun 1998 (Damon Hill-Ralf Schumi). 
Narain utk kali pertama bakal menjajal mobil baru EJ15B. Dia pernah menang di 
ajang F-3, jadi paling gak modalnya bertambah utk perform better. Monteiro, 
karena pernah pakai EJ15B di Monza, meyakini mobil baru itu akan lebih cocok 
utk di Spa, dgn karakter yg lebih menuntut downforce.

MINARDI
20 Friesacher/Doornbos
21 Albers
Spa akan menjadi balapan kandang Minardi, karena kedua pembalap berasal dari 
Belanda. Sirkuit ini memang terletak di antara tiga negara, Belgia, Belanda, 
dan Jerman. 

salam, 
arief k.


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/2_TolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.

==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL 
PROTECTED]
========================================================== 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bolaml/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke