Selamat Buat Alonso dan tim Renault.

 

  _____  

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of
Arief Kurniawan
Sent: 17 Oktober 2005 7:15
To: [EMAIL PROTECTED]; [email protected]
Cc: Fudi Theonardo; Hengki Aria
Subject: [BolaML] Post-2005: c u in bahrain

 

Fernando Mercury: "...we are the champions, we are the champions..."

Kalau perasaan dan pikiran lagi di awan, suara serak bisa jadi merdu.
Fernando Mercury bisa jadi sama terkenalnya dengan Freddy Alonso. Hahaha...
lucu juga dengerin alonso nyanyi We are The Champions... Season 2005 memang
luar biasa buat dia, lewat segala macam faktor pendukung yang ada. Mau tahu
lagi apa bukti suka cita dia dan Renault? Awalnya saya mengira mesin RS25
E-generation itu memang mentok dipake utk 1 GP, jadi pas finis langsung
meleduk. Ternyata, meleduknya itu disengaja. Waktu victory lap Alonso
disuruh kru pit Renault utk ketika kembali ke pit lane langsung maen2in gas
mesin itu sampe benar2 meledak. Makanya terdengar suara2 mesin digas
berkali-kali sebelum dan setelah mobil R25 berhenti. Tujuannya ingin
"menghormati" the last time (at least) V10 dipakai di F-1 dgn meledakkannya
di pit dalam rangka perayaan sukses. Boleh juga idenya...

Ada apa di balik kemenangan Alonso?
Yang pertama, tentu, dia membuktikan bhw dia bukan menjadi juara dunia
karena kebetulan, karena faktor luck semata, tapi lantaran dia juga bisa
menang dan menguasai lomba seperti layaknya Kimi dan JPM lakukan di McLaren.
Itu tentu kalau diberi paket sasis-mesin-ban yg selevel. Kalau selama ini
Renault kelihatan melempem itu karena mereka sudah punya tabungan cukup
sejak awal musim, utk kemudian menerapkan cattenaccio dari serangan McLaren.
Cattenaccio tentu tak cukup dgn hanya keunggulan poin, tapi juga harus punya
bek2 tangguh, dalam hal ini paket yg reliable. Paket itu adalah sasis R25 yg
gak rewel, mesin RS25 yg berdaya tahan bagus, dan pembalap secerdas Alonso.
Renault sadar Alonso adalah pembalap yg bisa diajak kompromi. Ente gak perlu
menang, yg penting dpt podium aja ya. Kalo lawan lengah, ente ambil dah itu
gelar. Berkali-kali taktik ini amat manjur sejak pertengahan musim. Mesin
Renault RS25 disetel amat konservatif. Jangan terlalu pede mesin itu bakal
menang head to head lawan Mercedes. Biarkan mereka leading, kalau meleduk
baru kita manfaatkan. Satu fakta menarik adalah lawan2 selain McLaren bisa
mereka atasi dengan mudah, walau mesin RS25 udah disetel konservatif
sekalipun. Jadi, mengejar podium dgn asumsi Kimi dan JPM selalu finis 1-2
adalah hal mudah utk diraih. Ini juga membuktikan bahwa tahun 2005 papan
atas memang hanya milik Renault dan McLaren, selebihnya papan tengah dan
bawah. Gambaran mudahnya, kalaupun Alonso-Fisichella bisa ketinggalan 25-30
detik dari Kimi/JPM ya biarin, soalnya mereka juga bisa meninggalkan Schumi,
Button, Barrichello, Trulli, Ralf, and co. dalam rentang waktu yg sama.
Jadi, buat apa susah2 memikirkan kehilangan maksimal 2-4 poin dlm satu GP
kalau tabungan masih cukup besar?

Luck doesn't come, but created. Itulah gaya Renault menciptakan
keberuntungan. Mereka sudah menyiapkan dulu paket reliable, paket
cattenaccio. Mereka berusaha dulu utk mendapatkan poin semaksimal mungkin yg
mereka prediksi bisa raih. Kalau ternyata ada rezeki lebih, bolehlah itu
disebut bonus. Apakah bonus ini yg disebut sebagai keberuntungan, itu hal yg
bisa ditafsirkan masing2. Yg mereka yakinkan kemudian adalah bahwa
sebenarnya paket mereka juga bisa sama cepatnya dgn McLaren, tapi mereka tak
mau ambil resiko kalau ternyata hasilnya sama dgn McLaren (maksudnya sama
sering DNF, sama2 sering kena penalti gara2 ganti mesin). Ketika satu titel
sudah aman, barulah true Renault keluar. Di Jepang, mobil itu bullet proof
juga, terutama dlm kendali Alonso. Di Cina, not a surprise kalau ternyata
mereka sudah selevel dgn McLaren.

Bahkan ada keuntungan lebih spt sudah saya singgung di Pre-Shanghai: mesin
RS25 E-generation yg hanya dipatok utk satu race. Itulah kali pertama mesin
Renault dipakai utk satu race, di musim dgn regulasi one engine per 2 GPs.
Kalau balik lagi ke luck is created, inilah luck lain yg gak disangka2
mereka buat. Bayangkan, di saat paling menentukan ketika perebutan poin
konstruktor sedang ketat2nya, eh kok bisa2nya pas dpt jatah satu mesin utk
satu GP. Sementara lawan masih dpt satu mesin utk 2 GP dan dipakai di GP yg
ke-2.

Komentar Kimi pasca-race bhw dia mengaku kalah, bisa ditilik dari berbagai
sisi. Pertama, mesin Kimi memang sdh tdk bisa diajak kencang dari awal
karena bisa jadi nanti malah meledak akibat sudah dipakai habis2an di
Jepang. Kedua, mesin Renault E-generation itu memang tangguh dan "nyaman"
karena tanpa dosa utk menang atau kalah. Ketiga, Alonso juga bilang bhw
satu2nya perbedaan antara GP Jepang dan Cina adalah mesin itu, karena sasis
relatif sama. Semua bermuara ke mesin itu. Kalaupun lomba tanpa diganggu SC
dua kali, Alonso tetap yakin bakal menang. Dan kalau melihat pace yg dibuat
Kimi, yg bahkan gak mampu menyusul mobil Red Bull sekalipun dgn bahan bakar
penuh seperti biasanya, kemenangan Alonso memang tinggal menunggu waktu. 

Secara umum, McLaren memang kalah dari Renault musim ini, Kimi takluk dari
Alonso. Kunci kekuatan Renaul-Alonso adalah mereka tepat menggunakan
strategi pada waktu yg dibutuhkan. Mereka ingin ambil resiko, tapi minimal.
Best car, pastilah MP4-20, tapi best team tentu Renault. Best driver, dgn
pengukuhan terjadi di Shanghai, is FA.

JPM, DNF AWARD
Di sini saluran got mampet bikin banyak nyamuk. Tutupnya dibuka, saluran
dibersihin, nyamuk jadi sedikit. Di Shanghai, saluran got pasti gak mampet,
tapi tutupnya rusak. Padahal got itu sendiri belum tentu terpakai maksimal
mengingat hujan gak turun di Shanghai sejak Jumat, cuma ada kabut. Dgn
sendirinya sistem drainase aman. Tapi kenapa tutupnya rusak? Hermann Tilke
mengaku ada kerusakan drain cover (tutup selokan) yg juga berfungsi sebagai
kerb di Turn 10 itu. Setelah itu mobil Montoya gak nyaman, bottom rusak,
suspensi rusak, radiator hancur. Saat JPM DNF itulah McLaren dipastikan
gagal meraih titel konstruktor karena kalaupun Kimi menang dan
Alonso-Fisichella 2-3, tetap saja Renault jadi juara dunia konstuktor. Jadi,
McLaren gagal gara2 tutup selokan? Dasar sial aja nasib si JPM. Dgn tambahan
absen dua kali gara2 main "tenis", juga ada satu diskualifikasi di Kanada,
JPM bolehlah kita beri anugerah DNF Award 2005.

DRIVE THRU FISICHELLA
Satu2nya bad luck Renault di Shanghai adalah yg menimpa Fisichella.
Bayangkan, regulasi gak boleh sembarangan nutupin jalan pembalap ketika mau
masuk pit itu baru berlaku setelah Kimi melakukannya di GP Belgia. Setelah
itu blm ada pembalap yg kena, tapi gak tahunya malah Fisichella yg harus
jadi korban. Fisichella dianggap memblok Kimi dan Rubens ketika mau masuk
pit saat SC keluar utk kali kedua. Saat itu Fisi ingin memberi waktu lebih
kepada Alonso. Akal bulus ini kecium FIA, pastinya dari telemetri, dan
jadilah Fisichella menjadi pembalap pertama yg kena drive thru penalty
akibat memblok pembalap lain di pit lane. Kimi yg menanam, Fisichella yg
memetik hasilnya. Podium sbg simbol pas utk merayakan titel konstruktor jadi
lepas, tapi itu adalah finis keempat terbaik yg pernah dihasilkan seorang
Fisichella.

HOLIDAY FOREVER, PIERRE
Retired in style. Gak ada cara lebih baik utk pensiun selain mengantarkan
timnya sukses besar. Pierre Dupasquier, bos Michelin, rupanya ditakdirkan
utk mendapatkan semua sukses di atas. Pekerja keras memang layak meraih itu
semua. Melihat pole Michelin ke-100, menang (hal biasa tahun ini), fastest
lap (juga biasa), tapi yg luar biasa adalah melihat Race Classification di
layar kaca, di mana 10 pembalap pertama semua berinisial M warna biru,
pertanda mereka adalah pemakai Michelin. Hebat, hebat. Lebih hebat adalah
pengakuan jujur Bridgestone yg merasa kecewa berat dgn hasil di Shanghai.
Selamat berlibur panjang, Pierre. Jangan balik-balik lagi ke F-1 ya, nanti
stress lo. Ingat, umur ente udah 65 walau masih kelihatan bugar...

BIG DAY FOR RALF
Trulli, tipikal Italian? Mungkin ini salah satu alasan kenapa pembalap2
Italia jarang di era modern F-1. Ternyata endurance mereka utk semusim gak
setangguh pembalap dari negara2 lain. Selama ini yg tangguh baru cuma mesin,
at least sampe 2004, i.e. Ferrari. Hal ini juga terlihat pada Fisichella di
Renault dan tentu saja Trulli di Toyota. Secara poin, sampai GP Jepang
Trulli masih menyingkirkan Ralf. Tapi, secara teknis Ralf sudah berulangkali
mengalahkan Trulli dlm race, terutama pasca dia kembali selepas kecelakaan
di Indy. Akhirnya, baik secara poin maupun teknis, kedua faktor itu menyatu
di Shanghai, Ralf mengungguli poin Trulli persis di seri terakhir. Kalau ini
adalah perebutan "juara dunia Toyota" Ralf tentu pantas merayakan itu sama
hebatnya dgn perayaan sukses Alonso-Renault. Asumsi bahwa Trulli jago di
kualifikasi dan Ralf di lomba pun pupus di dua seri terakhir, Ralf ternyata
mengalahkan Trulli di dua seri itu utk kualifikasi maupun lomba. Makanya,
ketika sebelum Shanghai susunan poin Trulli-Ralf adalah 43-39, wajar bila
akhirnya dgn hasil podium berkat taktik pit stop yg tepat membawa Ralf balik
unggul 45-43. Fenomena Toyota yg sudah menarik sepanjang 2005 akibat
performa mereka yg luar biasa jadi bertambah menarik dgn pergerakan poin
Ralf dan Trulli ini. Klaim bahwa sasis TF105B lebih cocok utk Ralf gak
selamanya bisa dijadikan alasan, karena Trulli sendiri bilang sasis yg baru
diperkenalkan di Jepang itu bagus juga buat dia karena akan tahan dipakai
lomba. So, no excuse for Trulli, u r fair n square beaten by Ralf. Balik
lagi, tipikal Italian?

SCHUMI, BAD AND GOOD DAY
Bicara keseluruhan Shanghai 2005, hanya ada satu kata tepat bagi Schumi: bad
place. Bayangkan, jarang2 di saat warm-up lap dia ditabrak oleh pembalap
sekelas Albers yg menggeber Minardi. Udah gitu, tabrakan itu juga gara2 dia
lagi, bukan Albers. Steward memberi peringatan keras buat Schumi, yg
merupakan oleh2nya utk pergi berlibur melupakan season penuh penderitaan
ini. Di lomba, dgn terpaksa memakai spare car yg di-set utk Barrichello,
plus ban bekas, bisa ditebak Schumi gak bakal kompetitif. Nyusul Jordan aja
susahnya minta ampun. Di saat ban sudah aus yg gak bisa dipake maksimal, eh
SC pake masuk ke trek lagi. Jelas aja ban itu jadi tambah "dingin" dan
tambah gak nge-grip lagi. Tambahan remnya juga cold, jadi ketika Massa lagi
jajal rem, dia pun gak bisa ngapa-ngapain karena rem gak pakem plus ban
botak membuat dia melintir sendiri. Fastest lap-nya yg hanya lebih baik
sedikit dari duet Jordan dan Minardi kian menunjukkan Shanghai is bad place
on a bad day. Tapi ternyata gak selamanya bad day itu berakhir menyedihkan.
Dasar nasib lagi bagus, JPM yg lagi berebut posisi tiga klasemen ikut2an
DNF. Jadilah Schumi menempati peringkat tiga, sebuah miracle karena ini
mestinya jatah JPM atau Fisichella. Posisi ini kian meninggalkan bekas siapa
dia sebenarnya.

GOING HONDA'S WAY
Jenson Button finis kedelapan, padahal dia yakin banget bisa paling gak ada
di urutan 4, katanya sih keganggu periode SC. All in all, perjuangan Button
utk bangkit dari masa2 suram yg menyertai dia dan BAR patut diacungi jempol.
Dihukum dua race gara2 bukan kesalahan dia, lalu kasus pra-kontrak dgn
Williams, semua adalah bumbu pedas Button tahun ini. Perlahan tapi pasti,
season 2005 yg baginya baru dimulai pada seri ke-7 di GP Eropa, ia lewati
dgn penuh kesabaran. Hasilnya, poin demi poin ia raih sampai akhirnya bisa
melewati perolehan poin Mark Webber, pembalap Williams yg komplet berlaga di
19 seri. Tahun depan gak ada berubah dari lingkungan kerja Button, hanya
nama tim dan rekan setimnya yg ganti. Sepakat dgn Barrichello, Button yakin
Honda bakal memberikan kesempatan utk menjadi juara dunia.

WATCH OUT WILLIAMS
BAR di 2004, McLaren/Toyota di 2005, dan Williams 2006. Itu jatah pembalap
tambahan di free practice Jumat, hasilnya sungguh luar biasa. Karena
berperingkat 5 di klasemen konstruktor tahun ini, Williams boleh
memanfaatkan jatah itu tahun depan, karena kemungkinannya regulasi tersebut
tak berubah. Penampilan di babak2 akhir 2005 Williams sungguh menjanjikan di
mana Webber konsisten dpt poin. Perang dingin dgn BMW berakhir sudah dan
mereka berharap mendapatkan pengalaman lebih bersama Cosworth dgn V8-nya.
Reputasi hebat Cosworth dgn V8 memang bak mengungkit nostalgia, tapi siapa
tahu memang bertuah. Apalagi free practice hari Jumat pasti jadi andalan utk
lebih mengembangkan V8. Jangan terlena banyak dgn 2005, karena di 2006 peta
kekuatan bisa berubah drastis. Watch out Williams!

BULL'S RED BULL
Jauh banget kalau kita menyebut nama Jaguar dgn Red Bull. Padahal, dari sisi
kendaraan, Jaguar ya identik dgn mobil balap luks, sedangkan Red Bull adalah
minuman berenergi. Cuma, F-1 yg mestinya lebih identik dgn Jaguar, malah
kini jadi idiom baru bagi Red Bull. Tanduk Red Bull sungguh dahsyat
sepanjang 2005. Poin yg begitu susah didapat oleh Jaguar menjadi mudah di
tangan DC, Klien, dan Liuzzi. Saking pede-nya mereka bahkan sampai beli satu
tim lagi, ck..ck..ck...

FROM FERRARI TO FERRARI
Sama dgn Ralf, Felipe Massa juga mengambil alih posisi klasemen Jacques
Villeneuve. Berkat tambahan tiga poin, dan Villeneuve 0 poin, Massa meraih
total 11 angka di season ini di mana Villeneuve terpatri di angka kiu, 9.
Sepanjang lomba di Shanghai, Massa terlihat gak menjanjikan. Tapi kejadian
Narain nabrak tembok ban yg memaksa SC keluar utk kedua kali membuat Massa
disuruh tetap di pit mengingat dia masih punya ckp bahan bakar. Resikonya,
dia harus geber habis selepas SC keluar trek. Massa berhasil melakukan tugas
itu dgn baik, walau bannya udah flat-spot. Ban itu susah ia ajak kompromi di
akhir lomba, tapi dia tetap masih mampu menahan Webber. Ini nilai lebih
Massa. Tahun ini ia mengalahkan satu juara dunia, tahun depan dia dpt tugas
yg gak bisa dibilang enteng, ada juara dunia juga di sampingnya tapi bukan
sembarangan. Paling gak, dia sdh dpt bonus mobil dari Peter Sauber, gak tahu
mobil apaan. Yg pasti, dia gak perlu adaptasi banyak sblm pindah ke Ferrari,
karena tahun ini dan beberapa tahun ke belakang pun dia sebenarnya sudah
menggeber mesin itu.

18 OUT OF 19
Rookie of The Year sudah pasti jatuh ke tangan Tiago Monteiro. Dgn
pencapaian fantastis, finis di 18 dari 19 GP, plus "podium" di Indy dan
tentu saja the real single point di Spa, membuat Tiago seperti terbang di
awan. Dia blm tahu masih di F-1 apa gak tahun depan, karena justru yg
mengaku sudah kontak2an dgn Midland (Jordan versi 2006) adalah Narain
Karthikeyan. Kalau itu terbukti, lagi2 money talks. Sebelum itu terjadi,
kita beri aplaus dulu buat Tiago!

SQUADRA TORO ROSSO
Balapan ke-340 utk Minardi berakhir dgn kedua pembalap finis dgn selamat.
Selesai sudah kiprah 20 tahun, atau tepatnya 21 musim, bagi tim yg sempat
mencicipi podium ini. Utk menghormati keberadaan Minardi di Italia, karena
markas mereka di Faenza tetap dipakai oleh Red Bull sang pembeli baru, nama
depan tim ini berubah menjadi nama Italia, Squadra Toro Rosso, yang artinya
Team Red Bull. Sami mawon... Pembalapnya, first driver antara Klien/Liuzzi
dan second driver antara Scott Speed/Neel Jani. Melihat prestasi hebat Klien
yg bisa finis tertinggi sepanjang kariernya, ke-5, bisa jadi ia tetap di Red
Bull bukan di Toro Rosso.

MARCH 12, 2006
FIA belum mengeluarkan kalender resmi 2006 yg berdurasi 20 GP, tapi saya
udah dpt tawaran hotel di Bahrain utk tanggal di sekitar 12 Maret 2006. Itu
artinya, Bahrain akan jadi GP pembuka, menggantikan Australia yg memang gak
mau F-1 bentrokan sama Commonwealth Games di bulan Maret di Melbourne. So, c
u in bahrain...

salam,
arief k.

[Non-text portions of this message have been removed]



HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.

==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat
[EMAIL PROTECTED]
========================================================== 




SPONSORED LINKS 


Sports
<http://groups.yahoo.com/gads?t=ms&k=Sports+fund+raising&w1=Sports+fund+rais
ing&w2=Sports+psychology+degree&w3=Sport+psychology+college&w4=Sport+psychol
ogy+course&w5=Sport+nutrition&w6=Sport+fishing&c=6&s=154&.sig=goVaVGF0qPkbl-
j4jqSzdQ>  fund raising 

Sports
<http://groups.yahoo.com/gads?t=ms&k=Sports+psychology+degree&w1=Sports+fund
+raising&w2=Sports+psychology+degree&w3=Sport+psychology+college&w4=Sport+ps
ychology+course&w5=Sport+nutrition&w6=Sport+fishing&c=6&s=154&.sig=6V4c3KdXJ
AKjbC0jnJCqiQ>  psychology degree 

Sport
<http://groups.yahoo.com/gads?t=ms&k=Sport+psychology+college&w1=Sports+fund
+raising&w2=Sports+psychology+degree&w3=Sport+psychology+college&w4=Sport+ps
ychology+course&w5=Sport+nutrition&w6=Sport+fishing&c=6&s=154&.sig=J6uwBdKhP
DdAMwSfJkzkrw>  psychology college 


Sport
<http://groups.yahoo.com/gads?t=ms&k=Sport+psychology+course&w1=Sports+fund+
raising&w2=Sports+psychology+degree&w3=Sport+psychology+college&w4=Sport+psy
chology+course&w5=Sport+nutrition&w6=Sport+fishing&c=6&s=154&.sig=BPFUEMitfH
CYQxcwcZd7TA>  psychology course 

Sport
<http://groups.yahoo.com/gads?t=ms&k=Sport+nutrition&w1=Sports+fund+raising&;
w2=Sports+psychology+degree&w3=Sport+psychology+college&w4=Sport+psychology+
course&w5=Sport+nutrition&w6=Sport+fishing&c=6&s=154&.sig=exFxk-KSC_Cg0u67Jj
qxbQ>  nutrition 

Sport
<http://groups.yahoo.com/gads?t=ms&k=Sport+fishing&w1=Sports+fund+raising&w2
=Sports+psychology+degree&w3=Sport+psychology+college&w4=Sport+psychology+co
urse&w5=Sport+nutrition&w6=Sport+fishing&c=6&s=154&.sig=8MmNcbXu_wsxGynRVhwg
zA>  fishing 

 

  _____  

YAHOO! GROUPS LINKS 

 

*        Visit your group "bolaml <http://groups.yahoo.com/group/bolaml> "
on the web.
  
*        To unsubscribe from this group, send an email to:
 [EMAIL PROTECTED]
<mailto:[EMAIL PROTECTED]> 
  
*        Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo!
<http://docs.yahoo.com/info/terms/>  Terms of Service. 

 

  _____  



[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/2_TolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.

==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL 
PROTECTED]
========================================================== 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bolaml/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke