Kamis, 20/10/2005 07:10 WIB
Kunci Kemenangan Real di Babak Kedua
Meliyanti Setyorini - detikSport
Jakarta - Vanderlei Luxemburgo senang dengan
keberhasilan Real Madrid menekuk Rosenborg 4-1.
Menurut pelatih asal Brasil ini rahasia kemenangan
timnya terletak pada perubahan yang mereka lakukan di
babak kedua.
Real tertinggal 0-1 terlebih dahulu setelah Roar
Strand mencetak gol menit ke-40. Tetapi Meringues
mampu membalikkan keadaan dan berbalik menang 4-1.
Dikatakan oleh Luxemburgo kunci keberhasilan timnya
terutama adalah perubahan di babak kedua.
"Saya katakan kepada tim pada waktu jeda, kalau mereka
memiliki 45 menit untuk berubah. Kalau tidak kami
harus meloloskan diri dengan memenangkan pertandingan
away, dan itu merupakan hal yang lebih sulit lagi,"
tuturnya seperti dilansir Reuters, Kamis (20/10/2005).
"Tim kemudian merespon perkataan saya dengan sangat
baik. Di babak kedua kami bermain lebih baik dan
menunjukkan kualitas yang lebih baik dalam hal kontrol
dan passing," tandasnya.
Luxemburgo mengganti Julio Baptista dengan Guti.
Selain itu dia juga memasukkan pekerja keras macam
Thomas Gravesen menggantikan Zinedine Zidane. Taktik
ini berbuah manis. Meski tak mencetak gol, Guti mampu
merepotkan pertahanan Rosenborg dan ikut andil dalam
kemenangan yang diraih timnya.
Dalam pertandingan yang digelar di Santiago Bernabeu
ini Jonathan Woodgate mencetak gol penyama kedudukan
yang menjadi titik balik Real. Raul, Ivan Helguera dan
David Beckham melengkapi kemenangan 4-1 tuan rumah.
"Dokter klub yang lain ada di tribun, jadi saya
berlari ke arah Dr (Alfonso) Corral dan memeluknya,
dia sangat berjasa buat kesembuhan saya," tutur
Woodgate soal selebrasi golnya.
Kemenangan atas Rosenborg membuat Real bertahan di
posisi kedua klasemen Grup F dengan nilai 6. Raul cs
hanya tertinggal 3 angka dari pimpinan klasemen
Olympique Lyon.
"Secara umum, saya puas dengan tim saya dan setelah
menyaksikan mereka bermain di babak pertama, saya
pikir kami memiliki kesempatan yang bagus untuk
mengambil tiga angka di kandang kami sendiri," tandas
pelatih Rosenborg Per Mathias Hoegmo
======
Kamis, 20/10/2005 04:37 WIB
Liga Champions Grup F
Real Libas Rosenborg 4-1
Meliyanti Setyorini - detikSport
Jakarta - Real Madrid bangkit dari ketinggalan 0-1,
guna melibas Rosenborg 4-1 di Santiago Bernabeu, Kamis
(20/10/2005) dinihari WIB. Jonathan Woodgate mencetak
gol pertamanya untuk Real.
Meski menang, Real belum beranjak dari peringkat dua
klasemen Grup F karena di saat yang bersamaan Lyon
menekuk Olympiakos 2-1. Namun demikian kemenangan ini
menjadi modal berharga buat Real, yang pada matchday
berikutnya akan bertandang ke kandang Rosenborg.
Tanpa Ronaldo yang cedera, Vanderlei Luxemburgo
memasang duet Robinho dan Julio Baptista di lini
depan. Duo Brasil ini diharapkan menjadi mesin-mesih
gol Real pada dini hari ini. Tetapi ribuan penggemar
Meringues dikejutkan oleh gol Roar Strand menit ke-40.
Tetapi gol striker veteran yang juga berperan sebagai
kapten ini hanya menjadi kejutan satu-satunya yang
mampu dihadirkan Rosenborg. Pasalnya di babak kedua,
Real mengamuk dan mencetak empat gol sekaligus.
Dua menit setelah kick-off babak kedua, Woodgate
mencetak gol penyama kedudukan. Woodgate, yang sudah
mencetak 2 gol bunuh diri dalam 3 penampilannya, kali
ini mencetak gol ke sisi yang tepat. Dia menyelesaikan
umpan tendangan penjuru David Beckham guna mengubah
kedudukan menjadi 1-1.
Gol Woodgate bahkan menjadi titik balik permainan
Real. Selang empat menit Raul Gonzalez membuat Real
berbalik unggul, setelah mencetak gol memanfaatkan
umpan Robinho. Gol tersebut sekaligus menandai
penampilan ke-100 pesepakbola tersubur Liga Champions
ini.
Meski Woodgate dan Raul yang mencetak gol, tetapi
pujian pantas disematkan untuk Beckham. Setelah
menjadi kreator gol pertama Real, kapten timnas
Inggris tersebut lagi-lagi menjadi kreator gol yang
dicetak Ivan Helguera.
Kali ini tendangan bebas Beckham menemukan target yang
tepat, dan Helguera menaklukkan kiper Rosenborg dengan
sundulan kepalanya di menit ke-68. Beckham sendiri
menutup pesta Real setelah mencetak gol keempat. Gol
yang tercipta di menit ke-82 tersebut lahir dari
spesialisasinya, yaitu tendangan bebas.
Sayang, kemenangan atas Rosenborg belum cukup untuk
mengangkat Real dari posisi kedua klasemen. Pasalnya
di saat bersamaan Lyon mampu menekuk Olympiakos. Dua
gol jawara Liga Prancis itu disumbang oleh Juninho (4)
dan Sidney Govou (89). Sementara Olympiakos hanya
mampu membalas satu gol lewat Pantelis Kafes (84).
Tim:
Real Madrid: 1 I Casillas 6 I Helguera 3 Roberto
Carlos 18 J Woodgate (A Mejia) 5 Z Zidane (T Gravesen)
21 C Diogo 8 J Baptista (Guti) 23 D Beckham 12 Pablo
Garcia 7 Raul 10 Robinho
Rosenborg: 1 E Johnsen 33 M Dorsin 26 B Kvarme 5 C
Basma 10 V Riseth 11 J Gunnar Solli 6 R Strand 15 P
Skjelbred 20 T Helstad (F Johnsen) 17 O Storflor 25 D
Braathen
======
Kamis, 20/10/2005 07:01 WIB
Mancini: Kami Tidak Beruntung
Salomo Sihombing - detikSport
Jakarta - Pelatih Inter Milan Roberto menilai
timnya tidak beruntung sehingga harus menerima
kekalahan 0-2 dari FC Porto di Liga Champions, Kamis
(20/10/2005). Selain itu Mancini pun menjelaskan
alasan membangkucadangkan Adriano.
Penyesalan terbesar Mancini adalah gagalnya Julio Cruz
memanfaatkan peluang yang diperoleh Julio Cruz di awal
pertandingan. Mantan pelatih Lazio itu menilai
kesempatan tersebut merupakan kunci dari hasil akhir
pertandingan.
"Kami sudah bermain dengan benar dan memiliki beberapa
peluang bagus di awal pertandingan. Hanya saja gol
bunuh diri itu mengubah semuanya, dan gol kedua pun
datang sangat cepat. Terkadang Anda mampu bermain
selama dua jam, tetapi tetap tidak bisa memasukkan
bola," ujar Mancini usai pertandingan seperti dilansir
Channel4.
Porto mendapat keuntungan setelah bek Inter Marco
Materazzi melakukan gol bunuh diri di menit 22 ketika
berusaha menghalau umpan silang lawan di depan gawang.
Belum pulih dari kejutan gol pertama tersebut, sepuluh
menit kemudian Inter malah kemasukan gol lagi oleh
tendangan bebas Benedick McCharthy.
"Meskipun Porto kalah di dua pertandingan pertamanya,
kami tetap sadar bahwa pertandingan ini akan cukup
berat. Saya puas dengan cara kami bermain, tetapi
ketika dua gol keberuntungan terjadi, tidak ada yang
bisa Anda lakukan," tambahnya.
Sebelum pertandingan ini, Nerazzurri dipusingkan oleh
ulah Adriano yang menunda kepulangannya ke Italia
setelah membela Brasil di kualifikasi Piala Dunia.
Masalah ini pun kembali menjadi pergunjingan karena
Mancini kemudian menempatkan Adriano di bangku
cadangan saat menghadapi Porto.
"Saya mengerti bahwa semua pemain tidak akan senang
jika di taruh di bangku cadangan. Tidak hanya Adriano,
tetapi juga Alvaro Recoba atau siapa pun. Adriano
tidak mengikuti latihan selama lima hari, jadi saya
pikir ini adalah tindangan yang sangat tepat," jelas
Mancini kemudian.
=====
Kamis, 20/10/2005 05:12 WIB
Liga Champions Grup H
Tekuk Inter, Porto Pertahankan Peluang
Salomo Sihombing - detikSport
Jakarta - FC Porto mempertahankan peluangnya untuk
lolos dari grup H setelah menekuk Inter Milan 2-0,
Kamis (20/10/2005). Hasil ini menghentikan kekalahan
beruntun yang dialami Porto di dua pertandingan
terakhir.
Sadar peluangnya menipis akibat kekalahan 2-3 dari
Rangers dan juga Artmedia Petrzalka, Porto tidak
memiliki pilihan selain menang di Estadio do Dragao.
Beruntung kali tim asuhan Co Adriaanse benar-benar
memenuhi targetnya.
Dengan mengantongi nilai tiga, Porto kini hanya
terpaut tiga poin dari pimpinan kalsemen Inter.
Peluang untuk maju ke babak knock out pertama pun
cukup besar, karena di pertandingan lain Rangers dan
Bratislava bermain imbang tanpa gol. Kedua tim
menempati posisi dua dan tiga dengan sama-sama
mengantongi empat poin.
Dua gol kemenangan Porto terjadi pada paruh pertama
pertandingan. Juara Eropa tahun 2004 itu beruntung
karena pada menit 21 bek Inter Marco Materazzi
melakukan gol bunuh diri, ketika hendak mengamankan
bola menyilang di depan gawang.
Namun Porto tidak hanya bergantung pada keberuntungan.
Di menit 35 Benedict McCarthy memperbesar keunggulan
tuan rumah melalui tendangan bebas. Awalnya eksekusi
McCarthy membentur pagar pertahanan Inter. Namun
tendangan keduanya meneruskan bola mental, berhasil
menembus pertahanan Inter.
Inter yang sudah tertinggal 0-2 justru kesulitan
membuat gol balasan, akibat buruknya kerjasama antar
pemain. Bahkan duet Materazzi dan Walter Samuel di
lini belakang kerap melakukan kesalahan. Usaha pelatih
Roberto Mancini untuk menambah serangan dengan
memasukkan Adriano pun tidak memberikan hasil.
Kedudukan 2-0 untuk Porto tidak berubah hingga akhir
pertandingan.
Tim:
Porto: Vitor Baia, Marek Cech, Pedro Emanuel, Pepe
Lima Ferreira, Hugo Almeida, Paulo Assuncao, Jose
Bosingwa, Luis Gonzalez, Ricardo Quaresma (Ivanildo
Cassama 82), Jorginho (Ibson Barreto da Silva 90),
Benedict McCarthy (Alan Costa Silva 60)
Inter Milan: Julio Cesar, Ivan Ramiro Cordoba,
Giuseppe Favalli, Marco Materazzi, Walter Samuel,
Esteban Cambiasso, Luis Figo (Jose Ze Maria 82), David
Pizarro (Alvaro Recoba 53), Santiago Solari (Leite
Adriano 67), Juan Veron, Julio Cruz
======
Kamis, 20/10/2005 06:01 WIB
Mourinho Pede Tebarkan Ancaman
Mohammad Yanuar Firdaus - detikSport
Jakarta - Menang besar atas Real Betis membuat Jose
Mourinho pede untuk menebar ancaman. Pelatih Chelsea
ini pun yakin timnya memiliki peluang besar untuk
meraih gelar Liga Champions musim ini.
Chelsea meraih kemenangan meyakinkan dengan membukukan
empat gol tanpa balas ke gawang Betis (20/10/2005)
dinihari tadi. Kesuksesan tersebut membuat tim
berjuluk The Blues ini menggeser posisi Liverpool di
posisi satu Grup G dengan tujuh poin.
Tapi bukan menggeser Liverpool yang membuat Mourinho
bangga dan pede mengenai peluang Chelsea di Liga
Champions, melainkan produktifitas dan kemampuan Frank
Lampard dkk.
"Kami merupakan salah satu tim yang bisa memenangi
Liga Champions, tapi semua orang tahu Chelsea adalah
tim yang sangat kuat. Setelah 13 kali laga melawan
Liverpool, Bolton dan Betis, orang bisa melihat
keinginan kami untuk menang, bermain baik dan mencetak
gol. Kami memang belum menembus babak knock out, tapi
kami berada dalam posisi yang bagus," ungkap Mourinho
seperti dkutip BBC.
Chelsea memang terhitung fantastis dalam 10 hari
terakhir. Total gol yang dibukukan penghuni Stamford
Bridge ini dalam tiga pertandingan terakhir yaitu 13
gol dengan kebobolan dua bola.
Mengenai pertandingan melawan Betis, Mourinho mengaku
puas dengan penampilan anak asuhnya meskipun sempat
mengalami kesulitan di menit-menit awal pertandingan.
Ia menambahkan bahwa momentum timnya menguasai keadaan
adalah ketika unggul dua gol di babak pertama dan hal
itu juga yang menurutnya membuat mental bertanding
pasukan Betis nge-drop.
"Mereka memberi kami banyak ruang gerak dan mungkin
secara mental mereka merasa bukan tidak mungkin untuk
memenangkan pertandingan. Kuncinya adalah para pemain
mengerti bahwa gol akan datang dengan sendirinya. Kita
tidak perlu mengejar gol ketika sudah unggul 2-0
melawan tim yang berusaha mencetak gol. Kita hanya
tinggal mengontrol pertandingan dan menunggu dengan
sabar," ujar Mourinho lagi.
Hasil ini membuat Mourinho tinggal membutuhkan tiga
angka untuk bisa melaju ke babak berikutnya. Untuk
meraihnya, mereka harus bisa menang atas Betis yang
bakal berlaga di kandang mereka, Manuel Luis de
Lopera.
=========
Kamis, 20/10/2005 06:27 WIB
Rafa Puas Penampilan Skuadnya
Mohammad Yanuar Firdaus - detikSport
Jakarta - Pelatih Rafa Benitez tidak bisa
menyembunyikan kegembiraannya setelah timnya Liverpool
menang 1-0 atas Anderlecht. Ia pun memuji penampilan
skuadnya yang tampil disiplin.
Kemenangan atas wakil Belgia itu membuka peluang
Liverpool melaju ke babak berikutnya. The Reds tinggal
membutuhkan tiga angka lagi untuk mengamankan
posisinya setelah hingga saat ini mengkoleksi tujuh
poin.
"Yang terpenting adalah meraih kemenangan dan kuat
dalam pertahanan," ungkap Rafa kepada Sky, Kamis
(20/10/2005) seraya menambahkan pujian terhadap
penampilan skuad Anderlecht.
"Di babak kedua mereka bermain dengan pemain yang
lebih melebar dan menggunakan strategi umpan-umpan
pendek. Sulit bagi kami untuk mengendalikan
pertandingan. Kami harus banyak melakukan umpan
panjang dan menciptakan peluang. Tapi mereka memiliki
pemain bagus dan memainkan sepakbola yang cantik,"
tambah Rafa.
Pahlawan kemenangan Liverpool di pertandingan ini,
Djibril Cisse, juga menjadi sasaran pujian Rafa dalam
kometarnya seusai pertandingan. Menurutnya striker
asal Prancis ini membuat dirinya banyak memiliki
pilihan di lini depan mereka musim ini.
"Bagus bagi dia dan khususnya bagi kami. Saya juga
bisa memiliki pilihan di lini depan kami," tandas
pelatih asal Spanyol tersebut.
__________________________________
Yahoo! Mail - PC Magazine Editors' Choice 2005
http://mail.yahoo.com
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/2_TolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.
==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL
PROTECTED]
==========================================================
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bolaml/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/