Senin, 07 Nov 2005, Les Bleus Belum Terbendung Lapierre Dominasi Dua Lomba di Australia SYDNEY - Les Bleus masih belum terbendung di "Piala Dunia" balap mobil. Tim Prancis kemarin mendominasi A1 Grand Prix Australia, meraih kemenangan di Sprint maupun Feature Race melalui Nicolas Lapierre.
Berarti, sudah tiga ronde berturut-turut Prancis mendominasi. Lapierre juga menang dua kali di Jerman bulan lalu, disusul kemenangan ganda Alexandre Premat di Portugal dua pekan lalu. Kemarin, di Sirkuit Eastern Creek, dekat Sydney, Lapierre tampil nyaris tanpa penantang. Satu-satunya pembalap yang digadang-gadang bisa menyaingi, Nelson Piquet Jr. asal Brazil, justru terhalang mobil lain. Start dari pole position, Lapierre memimpin hingga akhir dalam Sprint Race, yang berlangsung 19 lap. Finis kedua adalah Alvaro Parente, bintang Tim Portugal yang juga juara Formula 3 Inggris 2005. Piquet Jr. finis ketiga. Dalam Feature Race yang lebih panjang, Lapierre juga tampil nyaris tanpa penantang. Lajunya hanya terganggu oleh safety car, yang beberapa kali keluar ke lintasan akibat sejumlah kecelakaan. Parente sudah tersisih dari awal, kena hukuman jump start. Piquet Jr. juga kena hukuman drive through karena krunya melanggar prosedur saat pit stop (meninggalkan barang di kotak pit). "Start saya tidak buruk, tapi saya sempat terkejut melihat Alvaro melejit begitu cepat," aku Lapierre. Finis kedua di Feature Race adalah Robbie Kerr dari Inggris, disusul Neel Jani dari Swiss. Dua mantan pembalap F1 finis di posisi keempat dan kelima. Jos Verstappen asal Belanda diikuti Alex Yoong dari Malaysia. Seri selanjutnya akan dilangsungkan di Sirkuit Sepang, Malaysia, 20 November mendatang. Di sana, Ananda Mikola dan Tim Indonesia akan kembali tampil. (aza) Hasil A1 GP Australia Sprint Race 1. Prancis, Nicolas Lapierre 2. Portugal, Alvaro Parente 3. Brazil, Nelson Piquet Jr. 4. Irlandia, Michael Devaney 5. Inggris, Robbie Kerr Feature Race 1. Prancis, Nicolas Lapierre 2. Inggris, Robbie Kerr 3. Swiss, Neel Jani 4. Belanda, Jos Verstappen 5. Malaysia, Alex Yoong Klasemen Sementara (Setelah empat ronde) 1. Prancis 71 poin 2. Brazil 52 3. Swiss 47 4. Selandia Baru 32 5. Inggris 30 ==================== Senin, 07 Nov 2005, Gelar Pertama Sejak 1996 BATANGAS - Selamat Ananda Mikola, selamat Moreno Soeprapto. Kakak beradik pembalap itu kemarin berpesta di Sirkuit Batangas, Filipina, merayakan sukses menyapu gelar Formula 3 Asia. Nanda, panggilan akrab pembalap 25 tahun itu, berhasil mengamankan gelar utama setelah finis ketiga dan kedua di dua race yang dilangsungkan kemarin. Sedangkan Moreno mengamankan titel Promotion Class setelah finis runner-up dua kali. Bagi Nanda, ini adalah gelar internasional pertamanya sejak 1996, saat menjadi jawara Formula Asia. Sejak saat itu, dia memang banyak tampil di berbagai ajang di Eropa, meraih banyak kemenangan. Namun, baru kali ini dia meraih titel champion. Mengendarai mobil Dallara F304 Nissan milik Fastron Racing with Threebond, Nanda memang tidak perlu menang untuk jadi juara. Dia hanya butuh finis runner-up sekali. Kemarin pagi, di race pertama, Nanda sebenarnya hanya finis ketiga, di belakang John O'Hara (Irlandia) dan Rodolfo Avila (Portugal). Namun, pesaing terdekatnya, Tyson Sy (Filipina), terpuruk di belakang. Alhasil, gelar langsung dikunci Nanda. Di race kedua, Nanda tampil nothing to lose, walau juga tidak memaksa. Dia mampu mengungguli Avila, tapi masih di belakang O'Hara. "Saya tidak memaksa. Lagipula, O'Hara tahun ini belum pernah menang. Jadi saya biarkan saja," kata Nanda kepada Jawa Pos, kemarin. Dengan hasil itu, Nanda menjadi juara dengan total 154 poin. Dari total 12 race, dia memenangi lima di antaranya. Pembalap A1 Grand Prix ini tentu merasa senang, apalagi mengingat sudah lama tidak memegang gelar juara. "Di tribun juga ramai, ada sekitar 300-an orang Indonesia yang memberi dukungan. Jadi rasanya lebih seru," papar Nanda. Sementara itu, Moreno Soeprapto mengaku senang dengan gelar Promotion Class, yakni gelar untuk pembalap yang memakai mobil keluaran tahun lama (1998 dan sebelumnya). Saat lomba, dia juga mengaku tidak memaksa. Di kelasnya, dua kali Moreno finis runner-up, di belakang Emmet Queenan. "Sebenarnya, di race kedua dapat kesempatan menang. Tapi ada mobil lain tabrakan, dan saya sempat nyangkut di belakangnya. Setelah itu harus push lagi untuk bisa finis kedua," papar Moreno, yang tampil untuk Tim Denso Hanjin JF3. Sukses ini merupakan sukses juara seri pertama Moreno di tingkat internasional, mengendarai mobil Formula. Pembalap Tim Denso Hanjin JF3 itu terakhir menjadi juara seri tahun 2000, tapi itu Formula Asia tingkat nasional. Rencananya, Nanda dan Moreno bakal balik ke Jakarta, Selasa besok. Hari ini, mereka akan lebih dulu mengikuti acara penganugerahan pemenang di Manila. (aza) -- Best Regards Tombo Ati mailto:[EMAIL PROTECTED] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/2_TolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY. ========================================================== Milis Tabloid BOLA Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL PROTECTED] ========================================================== Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/bolaml/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
