SEA Games XXIII Sukses Filipina, Mimpi Buruk Kita Salomo Sihombing - detikSport
Jakarta - Tampil sebagai juara umum dengan raihan total 287 medali dan 114 di antaranya emas adalah prestasi terbaik Filipina di kompetisi olahraga se-Asia Tenggara. Sebaliknya, ini adalah mimpi buruk olahraga Indonesia. Menjadi juara di negara sendiri tentu memiliki arti yang sangat besar bagi Filipina. Di tengah kondisi politik dalam negeri yang sedang memanas, keberhasilan atlet-atlet tuan rumah mendulang kemenangan demi kemenangan setidaknya bisa mengundang senyuman di wajah masyarakat Filipina. Pemerintahan Presiden Gloria Macapagal Arroyo bisa dengan mudah mempropaganda keberhasilan olahragawannya sebagai obat untuk menghibur rakyatnya. Apalagi status sebagai juara umum masih ditambah dengan embel-embel "rekor". Ya, inilah prestasi terbaik Filipina di ajang SEA Games sejak menjadi peserta tahun 1977. Sebelumnya Filipina sudah pernah menjadi tuan rumah di tahun 1991. Saat itu gelar juara umum hampir saja berhasil diraih, sebelum di saat-saat terakhir Indonesia menambah satu emas dari cabang sepakbola, mengalahkan Thailand. Hasil akhir Filipina mengoleksi 91 emas, sementara Indonesia 92 dengan perolehan perak lebih banyak Filipina. Saat itu sukses Filipina menempel ketat prestasi Indonesia benar- benar menjadi kejutan. Namun dibandingkan tahun 1991, di SEA Games XXIII kali ini kejutan yang dibuat Filipina jauh lebih besar. Selain sukses menjadi juara umum, Filipina juga mencatat rekor untuk pertama kali meraih emas lebih dari 100 sekaligus mengoleksi total medali terbanyak (287 medali). "Atlet-atlet kami berhak atas segala pujian dan penghargaan. Ini adalah karya mereka, dan mereka telah membuktikan bahwa olahragawan bisa memberikan kontribusi untuk sebuah negara," ujar Presiden Komite Olimpiade Filipina Jose Cojuangco Jr. Sukses ini bukan diperoleh dengan mudah layaknya membalikkan telapak tangan. Pemerintah Filipina mengklaim tekah menghabiskan dana 160 juta peso (sekitar Rp 30 miliar) untuk persiapan tim SEA Games. Jumlah kontingen yang dilibatkan yakni 1200 orang, juga menjadi rekor terbanyak sepanjang sejarah keikutsertaannya. Namun keberhasilan Filipina ini memang menyisakan kesan miring, yang seharusnya tidak pantas terjadi khususnya di event olahraga. Tuan rumah dituding telah menghalalkan segala cara demi meraih emas, mulai dari sistem perwasitan atau penghitungan poin yang berat sebelah, sampai mengadakan cabang-cabang 'aneh' yang kurang diminati atau bahkan tidak dikenal di negara-negara lain. Arroyo memang sempat dibuat gerah dengan tudingan kecurangan ini. Namun siapakah yang pantas melemparkan tuduhan? Bukankah selama ini "curang" sudah menjadi sifat yang "lumrah" tiap kali negara SEA Games digelar? Meski demikian tudingan ini tidak lantas bisa dijadikan alasan atas anjloknya prestasi Indonesia. Posisi kelima merupakan prestasi terburuk sepanjang keikutsertaan Indonesia di event dua tahunan ini. Hasil yang juga sangat tidak pantas untuk negara dengan kontingen terbesar di luar tuan rumah. Bukankah usaha untuk SEA Games sudah jauh-jauh hari dilakukan? Di mana hasil program "Indonesia Bangkit" yang meski terakhir anggarannya dipotong oleh pemerintah? Pastinya hal ini akan menjadi pekerjaan rumah baru yang harus diselesaikan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Kementrian Pemuda dan Olahraga. Apalagi tahun depan event yang lebih besar sudah menanti yakni ASIAN Games Doha, Qatar. Tanpa perhatian yang serius, target membangkitkan olahraga nasional mustahil bisa tercapai. (lom) ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/2_TolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY. ========================================================== Milis Tabloid BOLA Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL PROTECTED] ========================================================== Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/bolaml/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
