Btw, belum ada berita mengenai Stamford Bridge, layak atau tidak 
dipakai dalam pertandingan tingkat UCL ?

Klo lihat game semalem (Piala FA), Stamford Bridge, emang ga layak 
deh buat ngegelar pertandingan setingkat UCL tsb.
Mana banyak bagian lapangan yang gundul, apalagi klo hujan kaya 
semalem, becek, licin. Walahhh.

Barca menuduh, chelsea emang sengaja ga perbaikin lapangan tsb. 
supaya Barca ga bisa ngembangin permainan. Nahhh.....

Btw, game semalem di Piala FA, klo lihat babak pertama, orang akan 
bertanya inikah pimpinan klasemen EPL ? Kekekekek...

Oke salam.

Luka Chelsea, Luka Barca
Oleh: Amir Machmud NS
DALAM klasika dunia kependekaran, pertarungan sengit dua jagoan 
sering digambarkan sebagai duel harimau terluka, tarung banteng 
ketaton. Sama-sama merasakan kesakitan, sama-sama mendendam, dan sama-
sama mencurahkan sisa tenaga. Inti ilustrasi ini, duel berlangsung 
wuru, tanpa kendali, menciptakan medan yang dahsyat tak terperikan.

Barcelona dan Chelsea kini memasuki gelanggang Liga Champions sebagai 
tim yang terluka. Nyaris tak tersentuh di liga domestik, dominasi 
mereka terpatahkan lewat kekalahan menyakitkan. Barca dihentakkan 
oleh Atletico Madrid di kandang sendiri dalam perempatfinal Copa del 
Rey untuk mengakhiri laju 14 kemenangan yang telah dibukukan. 
Valencia menambah luka dengan menghempaskan mereka di La Liga. 
Sedangkan Chelsea harus mengakui keunggulan Middlesbrough 3-0 di Liga 
Premier setelah sebelumnya menampilkan tren performa negatif.

Sejarah berulang di kancah Eropa musim ini. Tahun lalu, Chelsea 
menekuk Barcelona dalam laga penuh kontroversi, antara lain diikuti 
mundurnya wasit Anders Frisk yang merasa mendapat teror dari 
pendukung Chelsea menyusul tuduhan Jose Mourinho bahwa dia 
bersekongkol dengan pelatih Barca, Frank Rijkaard di ruang ganti. The 
Blues melaju ke semifinal, tetapi dihentikan Liverpool yang akhirnya 
melaju sebagai juara.

Ketika itu, disebut-sebut kedua tim lebih pantas bertemu di partai 
pamungkas, pertarungan yang kali ini malah berlangsung lebih dini, di 
16 besar. Memang pantas diakui, pasukan Stamford Bridge maupun laskar 
Camp Nou merupakan simbol dream team dalam format ideal arsitek 
masing-masing. Chelsea mewakili karakteristik "flamboyanisme" 
Mourinho, sedangkan Barca merepresentasikan idealisme sepak bola 
menyerang Rijkaard yang identik dengan total football Belanda.

Image "duel puncak" itu masih melekat. Baik Chelsea maupun Barca 
menjadi kekuatan paling menakutkan di liga masing-masing. Kendati 
partai-partai lain juga tak kalah menjanjikan kedahsyatan - seperti 
Bayern Muenchen vs AC Milan, Real Madrid vs Arsenal, atau Benfica vs 
Liverpool - ,tetapi Chelsea vs Barca dengan "nutrisi" duel harimau 
terluka tetap menyedot perhatian sangat khusus.

* * *

HARGA diri. Pertaruhan ini jelas bukan masalah kecil bagi kerajaan 
Stamford Bridge yang bermodal kucuran finansial bagai tak berbatas. 
Roman Abramovich tentu merasa masih di atas martabat rivalnya, Joan 
Laporta dalam daftar Football Money League yang dilaporkan firma 
akuntan independen, Deloitte, Kamis lalu. Dari indikator penghitungan 
pendapatan, Chelsea menempati peringkat kelima klub terkaya dunia 
dengan aset 262,84 juta dolar AS, di atas Barcelona di peringkat 
keenam (247,48 juta dolar AS).

Gesekan yang memanaskan perang besar ini diperkirakan juga bakal 
tersulut oleh ulah Peter Kenyon, Chief Executive Chelsea yang dikenal 
sebagai ahli perang urat syaraf dengan cara-cara verbal. Kenyon tiba-
tiba melansir pernyataan akan memboyong penyerang Barcelona, Samuel 
Eto'o pada akhir musim ini dengan menyediakan 30 juta pound atau 
sekitar Rp 510 miliar. Striker produktif itu konon sudah dipantau 
secara khusus di ajang Piala Afrika 2006. Menurut media Spanyol, 
disiapkan gaji untuk Eto'o setara dengan Ronaldinho, Rp 2,85 miliar 
per pekan. Selama ini Eto'o menerima Rp 1,02 miliar tiap pekan. "Bagi 
Roman Abramovich, Eto'o adalah tipe pemain yang melengkapi kebutuhan 
Chelsea," kata Kenyon memprovokasi.

Bisa diduga, Kenyon ingin merusak keutuhan internal Barca. Eto'o 
maupun punggawa Barca lainnya diperkirakan pecah konsentrasi, setidak-
tidaknya bakal merebak rasa "tidak enak". Beban pun pasti menggelayut 
di pundak penyerang asal Kamerun itu. Jika dia bermain buruk, 
tudingan tak akan terhindarkan bahwa dia sudah terpengaruh rayuan 
untuk melabuhkan separo hati ke Stamford Bridge.

Kiat serupa juga pernah dilakukan Kenyon terhadap dua seteru Chelsea 
di Liga Premier musim 2004-2005. Ketika itu, bek kiri Arsenal Ashley 
Cole "dilibatkan" dalam skandal pendekatan ilegal dengan Chelsea, 
sehingga FA pun mengganjar sanksi. Sedangkan bek tengah Manchester 
United, Rio Ferdinand dua kali bertemu "secara tidak sengaja" dengan 
Kenyon di sebuah restoran di London. Terang saja, dua kasus ini 
membuat ribut "rumah tangga" Arsenal dan MU.

Cara-cara merusak konsentrasi lawan seperti itu seolah-olah menjadi 
jalan halal bagi Chelsea. Tak berlebihan jika para kompetitor 
menuding petinggi Chelski mengandalkan uang sebagai bagian dari 
kekuatan di luar lapangan untuk menindih mental lawan.

Dalam soal permainan, tidak ada alasan untuk mengorek sisi negatif 
Chelsea, karena Mourinho terbukti mampu meracik punggawanya menjadi 
kekuatan kolektif yang solid. Hanya, pendekatan perang psikologis ala 
Peter Kenyon - menggerogoti mental melalui kekuatan uang - itulah 
yang agaknya menumbuhkan resistensi di kalangan para rival Chelsea.

Frank Rijkaard kita yakini punya amunisi tersendiri. Iming-iming 
menggiurkan bagi Eto'o bisa menjadi bumerang, dengan mendorong top 
scorer-nya itu untuk total membuktikan dedikasi. Ketersingkiran 
menyakitkan di 8 besar musim lalu juga menjadi amunisi lain. Terlepas 
dari pernik-pernik mental itu, pertarungan di tiap lini menjanjikan 
superioritas adu skill, antara Eto'o melawan John Terry, Ronaldinho 
vs Frank Lampard, Deco vs Essien, atau Didier Drogba/ Hernan Crespo 
vs Carles Puyol.

Jujur saja, tak sepatutnya laga sekelas itu berlangsung di babak yang 
sedini ini! (*-22) 






HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.

==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL 
PROTECTED]
========================================================== 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bolaml/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke