----- Forwarded by Meidian Abraham/JJ0320/JOC/ID on 02/21/2006 09:31 AM 
-----

"Duddy Heryudi" <[EMAIL PROTECTED]> 







Kaki ke Inggris, Engkel ke Hong Kong 



Bahwa cedera yang dialami Alan Smith saat Manchester United dijamu 
Liverpool di 16 Besar Piala FA Sabtu malam WIB lalu sangat parah, semua 
sudah tahu itu. Sebab pelatih United Sir Alex Ferguson sampai menyebut 
cedera mantan pemain Leeds United itu sebagai "cedera terburuk yang pernah 
saya lihat."

Tapi apa sebenarnya yang pertama kali dirasakan Smith begitu melihat ke 
kaki kirinya yang cedera itu? "Saya melihat telapak kaki saya mengarah ke 
Inggris sedangkan engkel saya malah menonjol kearah Hong Kong," kata Smith 
memberi perumpamaan, seperti dilansir harian The Sun kemarin. "Setelah itu 
yang ada hanya rasa sakit yang teramat sangat," lanjut pemain yang 
diboyong United seharga 7 juta pounds (sekitar Rp 119 miliar) itu.

Saking parahnya, ekspresi kesakitan Smith yang terekam kamera langsung 
mengingatkan publik Inggris kepada David Busst. Bek Coventry City itu 
berakhir karirnya saat mengalami cedera serupa di laga melawan United di 
Old Trafford 10 tahun lalu.

Lalu, akankah karir Smith berakhir secepat Busst? Agen Smith, Alex Black, 
langsung menepisnya. "Memang diperlukan waktu yang sangat panjang untuk 
pulih. Tapi jika ada seseorang yang bisa melaluinya dengan baik, dia 
adalah Smith," kata Black, seperti dilansir AFP.

Optimisme Black itu dilandasi hasil operasi pertama Smith kemarin yang 
berlangsung sukses. Kepada Black, Smith juga berjanji akan dengan telaten 
menjalani semua proses yang ditentukan tim dokter.

Pemain berusia 25 tahun itu akan berada di rumah sakit sampai beberapa 
hari lagi. Kakinya akan terus dibalut gips tebal selama beberapa pekan. 
Tim dokter mengindikasikan proses tersebut akan memakan waktu selama 12 
bulan. "Namun kami belum berani memastikan apakah setelah itu Alan masih 
bisa bermain lagi," kata sumber di tim dokter yang merawat Smith.

Satu hal yang pasti, mimpi Smith membela Inggris di Piala Dunia pupus 
sudah. Padahal, pemain yang semula berposisi sebagai penyerang ini juga 
tidak masuk skuad Three Lions di dua major event terakhir, Piala Dunia 
2002 dan Euro 2004.

Sepanjang karirnya, Smith memang dikenal pemain dengan tingkat keberanian 
dan determinasi yang sangat tinggi. Itu sebabnya ketika Ferguson menendang 
Roy Keane, Smith dianggap sebagai pengganti paling pas. Meskipun insting 
Ferguson itu belum sepenuhnya terbukti, tapi dalam sejumlah kesempatan 
Smith sudah mulai menunjukkan bakatnya sebagai pemimpin di lini tengah 
United. Misalkan saat United menundukkan Chelsea 1-0 di Old Trafford akhir 
tahun lalu.
 
 
Penulis: [JP/AFP]
Sumber gambar: 4thegame 


[Non-text portions of this message have been removed]



HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.

==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL 
PROTECTED]
========================================================== 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bolaml/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke