Benitez Bersemangat 
PARIS- Arsitek Liverpool, Rafael Benitez sangat bersemangat menjelang 
pertandingan putaran pertama babak 16 besar Liga Champions melawan 
Benfica di Lisabon Rabu (22/2) dinihari WIB. Benitez sangat 
termotivasi oleh sukses timnya kala menekuk Manchester United 1-0 di 
Piala FA.

Setelah mengalami pekan yang berat dengan tiga kekalahan beruntun 
pada pertandingan tandang, Liverpool kembali menemukan permainannya. 
Mereka memenangi tiga pertandingan berturut-turut, di antaranya 
mengalahkan Arsenal dan United dalam satu pekan.

Rafael Benitez merasa sangat yakin bahwa klubnya telah menghilangkan 
keraguan setelah kekalahan 0-2 dari Chelsea dan Charlton Athletic, 
ketika kemudian menang 1-0 atas United. Ini merupakan kemenangan 
pertama dalam 85 tahun terakhir Liverpool atas Manchester United di 
Piala FA.

"Kami memang tergelincir. Tetapi tiga kemenangan berturut-turut sudah 
merupakan jawaban," tegasnya. "Kami akan tampil percaya diri hingga 
akhir musim."

Striker andalan Liverpool, Peter Crouch yang memastikan kemenangan 
timnya melawan United, Sabtu lalu di Piala FA mengatakan, timnya 
membuktikan diri dalam beberapa pekan terakhir bahwa mereka memiliki 
penampilan terbaik.

"Kemenangan itu datang dalam beberapa hari setelah kami mengalahkan 
Arsenal. Itu memberi kami suntikan semangat," katanya. "Masih banyak 
pertandingan yang harus dimainkan. Kami masih harus tampil dalam tiga 
pertandingan besar dan kami ingin tampil baik."

Benfica, juara Portugal, pun bersiap-siap untuk menjamu Liverpool di 
Lisabon. Namun bekal mereka sungguh buruk. Benfica baru saja menelan 
kekalahan 0-2 dari Vitoria Guimaraes. Ini kekalahan tiga kali secara 
berturut-turut yang dialami tim tersebut dalam dua pekan terakhir. 

Pelatih Ronald Koeman juga mengalami krisis lini depan, setelah 
striker asal Brasil Geovanni, pemain Italia Fabrizio Miccoli dan 
pemain sayap asal Prancis Laurent Robert, semuanya tidak dapat turun.

Simao Sabrosa

Meski optimistis, Rafael Benitez mengatakan bahwa pemain sayap 
Benfica, Simao Sabrosa, bisa saja berubah menjadi ancaman besar bagi 
timnya. Liverpool sempat mencoba membeli pemain internasional 
Portugal itu pada penutupan musim lalu, namun upaya mereka kandas.

"Kami pernah bicara tentang Simao beberapa kali. Kami tahu 
pertandingan akan sulit, tapi kami yakin berada di depan mereka," 
kata Benitez. "Simao adalah pemain bagus dan kami perlu 
mengendalikannya."

Benfica telah memaksa Manchester United keluar jalur dalam 
pertandingan terakhir grup mereka di kandang, dan Benitez memuji cara 
Ronald Koeman mengatur timnya untuk bermain di Eropa itu.

"Mereka memiliki keseimbangan. Mereka adalah satu dari beberapa tim 
terbaik Portugal dan mencetak banyak gol di liga," katanya. "Di Liga 
Champions, semua pertandingan selalu lebih keras, tapi mereka 
memiliki keseimbangan yang baik antara gol dan kemasukan.'' (rtr,F3-
40) 






HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.

==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL 
PROTECTED]
========================================================== 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bolaml/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke