Masih ada yg nanya, kenapa Tragedi Heysel tidak mutlak kesalahan 
Liverpudlians ?

Liverpudlians jelas salah juga saat itu.
Tapi bukan mutlak kesalahan Liverpudlians.

Sekali lagi, klo pendapat gw, panpel yg tidak siap untuk pertandingan 
sepenting itu.
Mungkin panpel belum dapat memanage game sepenting itu, seperti 
sekarang ini yang sering kita lihat.

Kemarin ada yg tanya, Belgia dihukum ga ya ?
Belum ada yg kasi pencerahan ya ?

...yonas...

--- In [email protected], rafa omar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> kemarin pada banyak yang ngungkit2 lagi tragedi Heysel dan 
Hillsborough. buat sekedar pengingat kita semua, coba deh kita kenang 
dua tragedi ini (diambil dari banyak sumber):
>    
>   HEYSEL:
>    
>   Tgl 29 Mei 1985. Tempat: Stadion Heysel, Belgia. Kejadian 
menjelang partai final Champions Cup antara LFC - Juventus. Beberapa 
jam sebelum kick off, pihak Liverpool telah menyampaikan keprihatinan 
atas kondisi keamanan dalam stadion. Aparat polisi sangat sedikit dan 
pagar pembatas antar suporter sangat minim. Pihak panitia menepis 
kekhawatiran Liverpool dengan menyatakan satu tempat (Section H) 
telah disediakan khusus untuk penonton netral sebagai dinding hidup 
antara fans LFC - Juve. Inipun dikritik Liverpool dengan kekhawatiran 
tiket akhirnya beredar di kalangan fans LFC atau Juve. Kekhawatiran 
Liverpool menjadi kenyataan, Section H dipenuhi fans Juve yg berasal 
dari Belgia (para exptriat kaya Italy) dan dari Itali sendiri. 
mayoritas dari mereka berasal dari kalangan atas yg mampu membeli 
tiket Section H dengan harga berlipat dari orang Belgia. Akhirnya 
tidak ada lagi pembatas antara kedua fans. Menjelang kick off, kedua 
fans mulai saling ejek, meningkat dengan saling lempar
>  kembang api...terus makin panas. bahkan terdapat spanduk besar 
dari fans Juve yg menghina: Red Animals!...situasi makin 
panas...sampe akhirnya sekelompok kecil Liverpudlians berlari ke arah 
Section H. Banyak analisa menyebut hal ini sebagai bagian kultur 
stadion2 Inggris waktu itu, dimana para fans berlari ke arah pagar 
pembatas bila tim-nya mencetak gol (waktu itu banyak tribun di 
Inggris masih tribun berdiri). Fans Juve di Section H yg banyak dari 
kalangan menengah atas, tidak sadar samasekali atas kultur tersebut 
dan akhirnya mereka panik dan berlari menghindar ke arah tembok. 
Tembok runtuh....the rest is history. 39 orang meninggal (32 Itali, 4 
Belgia, 2 Prancis, 1 Irlandia). Versi lain 38 fans dari Itali dan 1 
Belgia. May they all rest in peace. Heysel, the lowest day in LFC 
history.
>    
>   bukan untuk bela diri, kerusuhan setelah tembok runtuh lebih 
banyak dilakukan oleh fans Juve yg marah. Mereka ini yg kemudian 
berkelahi dengan aparat, masuk lapangan, menyerang tribun LFC, dll. 
Liverpudlians yg baru sadar tragedi besar telah terjadi, cenderung 
menahan diri. Tapi kemarahan fans Juve ini harus diakui bisa 
dimaklumi karena sebagian dari mereka baru saja kehilangan teman dan 
saudara yg dicintai. 
>    
>   HILLSBOROUGH:
>   Tgl 15 April 1989. Tempat: Stadion Hillsborough, milik Sheffield 
Wednesday. Menjelang partai semifinal FA Cup, LFC - Nottingham 
Forest. Di salah satu tribun (belakang gawang), ribuan fans Liverpool 
bergerak lambat memasuki stadion. hanya ada satu pintu dibuka, hingga 
terjadi "bottleneck". akhirnya satu pintu lain dibuka sehingga 
terjadi arus "banjir" ribuan fans lain. Fans yg sudah berada di 
dalam, terdesak kedepan menerjang tembok besi pembatas. Fans 
dibelakang terus mengalir tanpa sadar bahwa sebagian saudara dan 
teman mereka sedang berjuang antara hidup dan mati karena terjepit 
antara pagar kokoh dan arus manusia. kembali...the rest is history. 
96 Liverpudlian (tua, muda) meninggal dan ratusan luka-luka. May they 
all rest in peace. Hillsborough, the saddest day in LFC history.
>    
>   kita bisa aja berdebat panjang lebar soal penyebab, siapa yg 
salah, dll, tapi gak bakal menghidupkan lagi ratusan fans sepakbola 
yg kehilangan nyawa. 
>    
>   pelajaran yg dipetik: tribun berdiri dihapus dan diganti tribun 
dengan tempat duduk, pagar pembatas tribun dan lapangan juga 
dihilangkan, kamera juga mulai dipakai untuk memantau kemungkinan 
aksi kekerasan. pelajaran paling penting, hooliganisme dalam bentuk 
apapun (termasuk rasisme) harus hilang dari olahraga. 
>    
>   hasilnya khan udah terlihat. hooliganisme udah sangat berkurang 
(dikit2 memang masih ada). stadion2 di Inggris berubah menjadi tempat 
yang ramah, aman, dan nyaman bagi fans sepakbola dari semua umur dan 
kelamin. 
>    
>   Tapi menjadikan tragedi Heysel dan Hillsborough sebagai bahan 
mengejek Liverpool dan Liverpudlians juga sangat... sangat.. tidak 
adil. Tidak satupun Liverpudlian yang menginginkan tragedi ini 
terjadi. yang terjadi biar berlalu. Dua tragedi ini menjadi kepedihan 
dan kesedihan Liverpool. Jika ada orang yg terus mengungkit tragedi 
ini, sama juga dengan memvonis anak cucu karena "kesalahan" masa lalu 
orangtua, nggak adil khan??? Kalo mau kritik Liverpool, mending 
kritik penampilan LFC di lapangan, kritik tuh kenapa barisan depan 
LFC tumpul, kenapa udah 2 dekade gagal juara EPL, dll. Tapi jangan 
ungkit2 kepedihan dan kesedihan LFC donk....duhhh...jadi melankolis 
nih bahasanya..:) 
>    
>   Liverpudlians juga udah banyak berubah. pengalaman terakhir, 
Istanbul 2005, bisa kita liat 40 ribu Liverpudlians "stood firmly 
behind their team, and everything went smootly", gak ada rusuh. 
Sedikit2 hooliganisme memang masih ada, tapi itu tidak bisa jadi 
generalisasi perilaku keseluruhan fans LFC.
>    
>   Manis ataupun pahit, kebesaran Liverpool harus diakui dibangun di 
atas "Blood, Sweat, and Tears". Go Reds !!
>    
>   -OMAR-
>    
>   "LFC, You'll Never Walk Alone...in good times and bad times"  
>    
> 
>               
> ---------------------------------
> Apakah Anda Yahoo!?
> Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>







HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.

==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL 
PROTECTED]
========================================================== 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bolaml/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke