Sabtu, 25 Feb 2006
Liverpool Terancam Bangkrut 

  LIVERPOOL - Hasil laporan lembaga akuntan publik Deloitte pekan lalu 
menempatkan Liverpool di peringkat kedelapan daftar klub terkaya di dunia. 
Total kekayaan The Reds ditaksir mencapai 122,4 juta pounds atau lebih dari Rp 
2,08 triliun. Namun, laporan Deloitte itu ternyata bertolak belakang dengan 
pengakuan Steve Morgan, salah satu pemegang saham Liverpool.

Seperti dilansir BBC, Morgan mengaku kalau The Reds kini tengah mengalami 
kesulitan keuangan dan butuh investor baru. Pasalnya, dari laporan keuangan 
terakhir, The Reds mengalami kerugian sebesar 73 juta pounds (sekitar Rp 1,2 
triliun). 

"Saat ini pihak klub sedang mencari penanam modal. Karena kami saat ini tengah 
berada dalam kondisi keuangan yang buruk. Hal itu mengharuskan pihak klub 
mencari penanam modal tambahan," kata Morgan. 

Saat tampil sebagai kampiun Liga Champions musim lalu, The Reds berhasil 
mengeruk keuntungan sebesar 7,53 juta pounds. Tapi, musim sebelumnya mereka 
mengalami kerugian sebesar 18,22 juta pounds. Pada periode yang sama, klub yang 
bermarkas di Anfield itu, mengalami kenaikan angka kerugian dari 5,38 juta 
pounds menjadi 17,14 juta pounds.

"Investor baru harus segera didapatkan, seperti halnya Manchester United yang 
telah mendapatkan penanam modal baru. Klub ini sudah menunggu selama dua 
setengah tahun untuk mendapatkan seorang penanam modal," ujar Morgan. 

Direktur Liverpool Keith Clayton sepakat dengan usulan Morgan. Saat ini 
Liverpool memang sangat membutuhkan bantuan dana mengingat banyaknya rencana 
investasi yang akan mereka lakukan. Salah satunya adalah membangun stadion 
baru. 

"Kami memang membutuhkan tambahan dana untuk membangun sukses tim di lapangan 
dan rencana pembuatan stadion baru. Untuk stadion baru diperkirakan butuh dana 
sebesar 160 juta pounds," ungkap Clayton. 

Manajemen Liverpool sejatinya telah melakukan beberapa langkah untuk mengurangi 
kerugian. Di antaranya adalah mengurangi gaji pemain dari 2 hingga 64 juta juta 
pounds. Gaji pemain memang memakan biaya operasional paling besar, yakni 
mencapai 53 persen. Nah, setelah dilakukan pemangkasan gaji, angkanya berkurang 
menjadi 32 persen dengan nominal mencapai 121,05 juta pounds. (bas)

  JAWAPOS
   
  -----------------------------


frely <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  

rio mah kalo bukan big game konsentrasinya selalu ilang.. mikirin bisnis 
rekamannya kali ato mikirin mo shopping ke mana abis pertandingan.. maklumlah, 
gaji gede susah abisinnya... beda ma pemaen2 pool yang kabarnya mo potong gaji 
karena klub mo bangkrut... *baca di jawa pos*

yang jelas sih erikson keknya kalo nyiapin line up untuk suatu game, nama2 
pertama yang ditulis di daftar line upnya itu, rooney di depan, beckham di 
sayap kanan, neville di bek kanan, rio di belakang...
abis itu baru deh liat stok pemaen yang ada untuk dipasang2in di posisi yang 
masih lowong...
;)


_frely_







                             
   
    










                
---------------------------------
Yahoo! Mail
Bring photos to life! New PhotoMail  makes sharing a breeze. 

[Non-text portions of this message have been removed]



HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.

==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL 
PROTECTED]
========================================================== 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bolaml/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke