Gw rasa, Chrisjon mendingan melawan petinju lemah dulu deh. Dia kan 
belum lama menikmati juara dunia. Mendingan cari duit dan pengalaman 
dulu, kalo udah bener2 siap, baru deh menjajal Las Vegas dengan uang 
bertaburan tapi degan konsekuensi lawan yang sangat berat. Hal itu 
pernah di lakukan oleh Lenox Lewis (Ingris) yang awalnya cuma mau 
bertanding lawan petinju lemah. Tapi setalah mantap, baru melawan 
petinju kelas atas seperti Holyfield dan Tyson dan terbukti Lewis 
emang perkasa.

Pinternya lagi, Lewis mundur dalam posisi juara dunia setelah 
mengkandaskan Vitaly Klisko (Ukraina=temennya Shevcenko), jadi 
namanya tetap harum karena tidak mengalami nasib yang buruk di 
penghujung karir.

Kita sih cuma bisa berdoa, biar Crisjon bisa menyamai Julio Cesar 
Chavez (pernah jadi orang terkaya di Mexico).


--- In [email protected], "yonas_semarang" <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
> Siapa Lawan Tepat untuk Chrisjon?
> Juara WBC, IBF, atau WBO 
> CHRISJON terbukti mampu mempertahankan gelarnya sebagai juara 
dunia 
> kelas bulu (57,1 kg) versi World Boxing Association (WBA), dengan 
> memetik kemenangan angka mutlak (unanimous decision) atas Juan 
Manuel 
> Marquez (Meksiko). Namun hingga kini, kubu Chrisjon belum 
memutuskan 
> siapa yang akan menjadi lawan berikut atlet kelahiran Banjarnegara 
14 
> September 1979 tersebut.
> 
> Chrisjon sendiri, yang kini sedang menikmati kemenangannya dengan 
> berlibur sebulan bersama keluarga di Jl Mertojoyo Semarang, juga 
> tidak tahu siapa yang akan menjadi lawan berikutnya. Kemungkinan 
> besar seusai menikmati liburannya, barulah ia dapat berembuk 
dengan 
> Craig Christian, pelatih merangkap manajernya, perihal lawan yang 
> tepat untuknya.
> 
> Suami Anna Maria Megawati itu, kini berada dalam posisi memilih 
lawan 
> (choice). Dia bebas memilih lawan yang terdaftar di peringkat 10 
> besar dunia WBA.
> 
> Valdemir Pareira
> 
> Sebagai juara dunia WBA, mantan anak didik pelatih HM Sutan 
Rambing 
> di Sasana Bank Buana Semarang itu juga berhak melakukan duel 
> penyatuan gelar juara dunia melawan juara dunia versi lain. Namun, 
> manajer Chrisjon juga harus meminta izin ke markas WBA yang 
bermarkas 
> besar di Panama dengan Presiden Gilberto Mendoza.
> 
> Bagaimana jika Chrisjon diadu dengan Valdemir Pareira, sang juara 
> dunia IBF (Federasi Tinju Internasional), tampaknya kurang menarik 
> dan tidak seru. Pasalnya, Pareira selain tak terkenal, juga 
mempunyai 
> karakteristik permainan yang misterius. Dengan demikian, kalaupun 
> Chrisjon menang pun tak banyak mengatrol popularitas dan harga 
> kepalannya.
> 
> Jika Chrisjon dihadapkan dengan Scot Harrison (Inggris), sang 
juara 
> dunia WBO (World Boxing Organization), pasti akan menyajikan 
> pertarungan cukup hebat. Pasalnya, atlet kelahiran Glasgow, 
> Skotlandia, 28 tahun yang silam tersebut cukup mempunyai nama di 
> dunia adu jotos Amerika Serikat, kendati ia lebih banyak 
> mempertahankan gelarnya di Eropa.
> 
> Kemenangan atlet bertinggi 170 cm itu atas sederet petinju top 
dunia 
> seperti Wayne McCollough, Manuel Medina dan Tom Johnson (keduanya 
> dari AS), merupakan jaminan bahwa Harrison merupakan petinju yang 
tak 
> dapat dipandang enteng. Ditambah dengan keberhasilannya 
> mempertahankan gelar sebanyak sembilan kali, kian menambah angker 
> penampilan Scot Harisson.
> 
> Atlet yang dibina pelatih Peter Harrison dan manajer Frank Maloney 
> itu, mengemas rekor 25 kali menang (14 dengan KO), dengan dua kali 
> menderita kekalahan.
> 
> Bergaya boxer puncher, dengan mengandalkan kecepatan dan kekuatan 
> pukulan, ia bisa menjadi lawan tangguh Chrisjon.
> 
> Takashi Kashimoto
> 
> Namun menurut pengamatan saya, jika Chrisjon yang mengemas rekor 
37 
> kali menang (20 dengan KO) tanpa kalah dengan sekali seri itu 
> dipersiapkan dengan lebih matang, Harrison masih bisa dikalahkan.
> 
> Tapi bila Chrisjon ingin lawan yang lebih empuk namun memiliki 
gelar 
> juara dunia bergengsi, ya lawanlah Takashi Kashimoto (Jepang) 
juara 
> WBC yang baru saja merebut gelar dengan menaklukkan fighter 
Korsel, 
> In Jin-chi, 29 Januari yang lalu. Mengapa saya katakan juara WBC 
> lebih bergengsi, karena memiliki 200 anggota; sedangkan WBA 
mempunyai 
> anggota 150 negara.
> 
> Kashimoto yang berpostur jangkung (177 cm) bergaya boxer kidal, 
> memiliki kekuatan pukulan yang lumayan mantap. Sebanyak 17 kali 
> menang KO dari 39 kemenangan yang diuntainya, merupakan prestasi 
yang 
> bagus. Apalagi, hanya kekalahan dideritanya dari petinju top 
> AS ''Little Marvin Hagler'' Freddy Norwood, mantan juara dunia WBA.
> 
> Entah bertarung di Jepang atau Indonesia, saya melihat Chrisjon 
(26) 
> masih tetap memiliki peluang merangkai kemenangan. Pasalnya, ia 
> mempunyai usia sembilan tahun lebih muda dari Kashimoto.
> 
> Apalagi bila dipersiapkan dengan lebih mantap lagi, misalnya 
dengan 
> menggenjot stamina dan pukulan yang mematikan, Chrisjon mempunyai 
> kans menang angka mutlak bila super fight digelar di Jepang. 
Bahkan 
> bila super fight WBC dan WBA tersebut dilaksanakan di Indonesia, 
maka 
> Chrisjon mempunyai peluang memetik kemenangan dengan KO. (Paulus 
Noor 
> Mulia-28a)
>






HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.

==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL 
PROTECTED]
========================================================== 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bolaml/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke