Itu dia..

kaya gue ini kalo nonton pertandingan antar klub-klub ya yang dilihat 
siapa yang main..

misalnya nonton Arsenal.. walaupun menang tapi kalo Fabregas dapet kartu 
merah ya sama aja boong..
Barcelona juga gitu, karena sekarang Xavi lagi cedera.. nontonnya ya 
menikmati pertandingan aja, nggak ada greget di hati (hehe romantis 
amat..).
Apalagi kalo kaya kemaren si Valdes bikin blunder.. wah, biar Barca menang 
tetep aja hati ini maki-maki.

Kalo nonton Madrid juga yang gue liat permainan Guti sama Raul.. kalo 
mereka main oke, biar Madrid kalah gue tetep senang..
Paling kesel sekarang nonton Liverpool.. Morientes mandul, Reina ama 
Alonso sering dapet kartu merah. Luis Garcia kualitas mainnya makin jelek.

atau nonton Juventus.. bagi gue kalau yang nyetak gol Nedved atau Trezegol 
nggak ada artinya, tapi kalau del Piero,.. baru deh ikut seneng, he he..
atau kalo buffon bisa clean-sheet, boleh deh.. (maklum, penggemar del 
Piero n Luigi Buffon nih).

jadinya ya tiap nonton lebih sering jadi pengamat aja.. dan jadinya susah 
gitu mau nge-fans sama klub.





"irvan_mv" <[EMAIL PROTECTED]> 
Sent by: [email protected]
03/15/2006 10:51 AM
Please respond to
[email protected]


To
[email protected]
cc

Subject
[BolaML] Liga = negara...???






Untuk era 2000an ini, ada tanda tanya besar bagi gw soal liga2 top 
dunia.

Apakah sebuah klub mewakili negara?

Gw rasa ngak. EPL tidak mewakili inggris. Seri A atau La Liga juga 
sama saja. Masih beda dengan tahun 80-an sampai 90-an awal. Kalo saat 
itu, pemain asing di lapangan maksimal cuma 3 orang. Tapi sekarang, di 
Arsenal kadang 100% pemain asing. Apakah itu mewakili negara Inggris?

Lebih lucu lagi, apakah itu mewakili kota London?

Begitu juga dengan Inter Milan yang didominasi oleh pemain Argentina, 
Madrid dengan Brazilnya. Celakanya lagi, mereka adalah para pemain 
bintang (kunci), pemain lokal hanya sebagai pelengkap 11 orang pemain 
saja.

Ironi memang. Tapi bagi para penonton, itu sangat tidak jadi masalah, 
kita cuma menyaksikan pertandingan yang enak ditonton tanpa perlu 
berpikir/masa bodo dengan pembinaaan. Ngapain gw pikirin timnas 
inggris, Italy or Spanyol. Ngak ada untungnya dan ngak ngaruhhh..

Kalo pendapat gw sih, kita jangan terpaku dengan sebuah negara, EPL 
ngak identik dengan inggris dan kota2 di Inggris. Begitu juga seri A, 
ngak ada urusan dengan negara Italy. Kita harus menonton pertandingan 
ini dengan berasumsi ini adalah liga sepakbola, masa bodoh yang 
nyelenggaraain negara mana, yang penting enak ditonton. Itu yang juga 
pernah di katakan Silvio berlusconi.

Jangan jauh2 deh...liat aja ligina. Klub besar didominasi pemain 
asing. Trus kalo kita bilang mewakili daerah, mana buktinya. Persija, 
emang ada anak betawi yang maen. Semen Padang, berapa orang putra 
Padang yang ada di lapangan. Jadi semuanya ngak ngaruhhhhh...

Kalo mau nonton semangat kedaerahan, nonton PON. Terakhir gw nonton 
PON tahun 80an, saat juaranya SUMUT, tuh semua pemain asli SUMUT, ada 
Ansahri Lubis, terus siapa lagi yah, pokoknya 22 pemain semuanya 
bernama marga batak.

Kalo mau nonton semangat bernegara, nonton aja EURO, COPA AMERICA or 
Piala Dunia.

Kalo nonton Liga, jangan bawa negara deh...kedengarannya sempit banget 
(ngak punya wawasan).



[Non-text portions of this message have been removed]



HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.

==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL 
PROTECTED]
========================================================== 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bolaml/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke