Tambahan : Kalo mau dibandingin, cara penyajian TV lokal agak kurang asik dibanding TV bayar. Contoh : TV lokal nganggep siaran langsung sepakbola tuh cuma pertandingannya doang. Jadi yang ditayangin cuma pas prit kik-of trus dipotong pas prit abis. Kalo TV bayar, adegan2 dari mulai kamar ganti sampai dadah2 ke penonton semua lengkap. Itu yang pertama.
Yang kedua, siaran hailaits-nya di TV lokal banyak diinterupsi segala macem omongan dan pengeditan. Masak di Indosiar hailaits Serie A cuma jadi setengah jem, padahal kalo liat di Vision1 full 60 menit dan banyak yang dibuang oleh Indosiar. Sementara itu yang kepikiran gw... === Arif Ikram === --- In [email protected], "irvan_mv" wrote: > > Boleh juga sih pendapatnya. > Sempet terlintas di otak gw juga untuk berlangganan siaran "bayar". > Tapi sekali lagi, dari sisi waktu, apakah kita punya waktu untuk > nonton semua itu? Senin-jumat kayaknya waktunya sempit an hampir > ngak ada. Weekend, udah dimanja dengan siaran sepakbola tv lokal > (gratis). > > Sekedar info sepakbola udah ada Planet football, Highlight, Total > Fotball, Footballnews metrotv dll yang kayaknya masih sering kita > abaikan. > > So...think again, itu yang gw lakukan...apakah ngak mubazir? > Kenapa di luar negeri orang selalu langganan kabel "bayar"? karena > TV lokal ngak menyiarkan. > > Maka bersyukurlah rakyat Indonesia karena kita dapatkan semua itu > tanpa harus bayar. Hidup dan maju terus stasiun TV nasional. Jangan > lupa dukung para sponsor dan produk2nya:-) HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY. ========================================================== Milis Tabloid BOLA Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL PROTECTED] ========================================================== Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/bolaml/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
