On 5/9/06, ferry21cs <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Wah, makin seru aja nih obrolan jelang PD. Tinggal 30 hari lagi.
>
> Untuk Group D
> Mexico
> Iran
> Angola
> Portugal
>
> Iran lolos ngak? ada yang mau kasih prediksi?
>
> Seru banget nih liat Iran beraksi... pasti tim yang paling ditunggu2
> seluruh dunia karena kasus nuklirnya. Iran juga mau nunjukin ke dunia
> kalo mereka adalah negara yang kuat dalam alat perang sekaligus
> sepakbola.
>
> Nah besok, bahas group yang laen

yW~> saya sangat mengharapkan Iran tidak lolos,jadi juru kunci,ga
pernah cetak 1 gol pun,dan kebobolan lebih dari 2 digit.alasannya....



Dari DetikSport.

Teheran - Timnas Iran bakal berlaga tanpa dukungan fans wanita dari
negara mereka. Pasalnya muncul larangan dari satu kelompok tertentu di
salah satu negara Islam terbesar di dunia itu.

Seperti diberitakan sebelumnya Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad
memutuskan untuk mengijinkan para perempuan untuk menonton langsung
pertandingan sepakbola, tetapi dengan memisahkan sektor tempat duduk
mereka di dalam stadion. Ahmadinejad ingin meningkatkan tatakrama
dalam menonton sepakbola dan menciptakan atmosfer yang sehat.

Keputusan tersebut tentunya sedikit bertolak belakang dengan keputusan
yang dikeluarkan sang presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad sebelumnya.
Padahal orang nomor satu di Iran itu sudah memberikan lampu hijau pada
para wanita untuk memberi dukungan pada timnas Iran di Piala Dunia
2006 di Jerman Juni nanti.

Faktor itu pulalah yang membuat larangan tersebut muncul. Keputusan
Ahmadinejad memantik protes kelompok garis keras Muslim Shiite.
Padahal kelompok yang telah mengontrol masyarakat Iran sejak Revolusi
Islam tahun 1979 ini telah mendukung pemilihan Ahmadinejad tahun lalu.

Tentangan terhadap keputusan presiden Iran tersebut juga datang dari
pemimpin tertinggi Iran yang bergerak berdasarkan konstitusi Republik
Islam, Ayatollah Ali Khamenei.

"Menanggapi opini pemimpin tertinggi tersebut, presiden telah
memutuskan untuk merevisi keputusannya," ujar juru bicara pemerintahan
Gholam-Hossein Elham seperti dilansir APW, Selasa (9/5/2006).

Hukum Islam di Iran bahkan menerapkan peraturan yang lebih ketat
terhadap para wanitanya. Kau Hawa di Iran diharuskan memperoleh izin
dari kerabat laki-lakinya untuk bekerja atau berpergian dan sangat
jarang mereka diijinkan untuk menghadiri pertandingan olahraga.

Sedikit catatan penting di tahun 2001, saat itu sekelompok wanita
Irlandia pernah diijinkan untuk menyaksikan langsung pertandingan
babak kualifikasi Piala Dunia antara Iran melawan Irlandia di Teheran.


--
~~@ Yan Walando @~~


HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.

==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL PROTECTED]
==========================================================




SPONSORED LINKS
Sports fund raising Sports psychology degree Sport psychology college
Sport psychology course Sport nutrition Sport fishing


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke