> -----Original Message-----
> From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of
> Putra
>
> Setuju, kalau ambil advantage Lehmann hanya di kartu kuning. Kenapa?
> Karena baru di kartu merah kalau ternyata tidak terjadi gol, gol nya
> itu dianggap sebagai keuntungan. Makanya pelanggaran kiper jegal lawan
> itu dianggap pelanggaran luar biasa karena menghilangkan kesempatan
> gol. Tapi kan kasusnya gol sudah terjadi. Saat itu pula wasit meniup
> peluit. Tinggal milih deh keputusannya, disahin atau freekick.
>
> Sama aja ibaratnya kalo dikasih pilihan, lu harus pilih mana:
> Cewe/Cowo cakep tapi bego, atau, cewe/cowo jelek tapi pinter... Kan
> ada kekurangan dan kelebihan masing2. Ga bisa lo milih gw mau yg
> cantik/cakep tapi pinter. Sama aja mau pilih gol disahkan tapi kartu
> kuning, atau freekick tapi kartu merah. Dalam kasus pertandingan
> kemarin, wasitnya akhirnya mengakui terlalu mengambil keputusan
> terburu2. Nyesel baru sekarang...

well, ga ada opsi yg menganggap keuntungan sebagai ganjaran
contoh : jika pelanggaran Lehmann dilakukan di kotak penalty maka hukuman
kartu merah PLUS penalty.

Alkaizer




HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.

==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL PROTECTED]
==========================================================




SPONSORED LINKS
Sports fund raising Sports psychology degree Sport psychology college
Sport psychology course Sport nutrition Sport fishing


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke