Pernah nonton siaran golf di TV Indonesia? Kecuali di SCTV US Masters waktu tv itu masih dimiliki Henry Pribadi sampai tahun 2002 karena dia gila golf. Tahun berikutnya? Kosong. Yang nonton siapa? Semua penggemar golf punya kabel, mending nonton ESPN Starsports ya gak?
MetroTV? gih sono, berapa sih penonton metro? Iklan keren tidak ditentukan dari produk iklannya volvo kek, Tag Heuer kek. Untuk bisnis TV, yang penting berapa duitnya. Sebodo teuing ama imagenya.
Akuin ajalah sekarang basket termasuk NBA gak laku di Indonesia. Sepakbola juga cuma tiga liga premier, laliga ama serie a yang laku. Tambah champions. Bundes gak laku, liga prancis yang katanya bayaran TVnya ngalahin premier league juga ditolak disini, liga portugal ogah, liga africa nehi. Kenapa? gak laku karena penonton gak mau. Simple. Gw cuma nunjukin apa yang laku apa yang nggak, seperti cara ngeliat orang-orang tv itu. Orang tv memang semua pake kacamata kuda jadi yang keliatan cuma rating doang. Itu yang sedang terjadi. gitu loh.
misi ah...
ferry21cs <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Wahhh Bro...
Gaya pikiran lo terlalu picik deh... kayaknya sempit gitu.
Lo ngeliat sesuatu dari kacamata kuda.
Lo mesti tau, segmen pasar tu beda2 bro...
Okelah, sinetron murahan punya rating yang sangat luar biasa, gede
banget, top abis. Tapi lo mesti liat, yang nonton paling cuma ibu2
rumah tangga, cewek2 penganguran dan para pembantu rumah tangga.
Iklan yang ada juga paling iklan sabun, rinso dan indomie.
Beda sama siaran Golf yang ratingnya cuma 0,000 sekian, tapi liat
dong iklannya, Volvo, jam bermerk gt. Jangan samakan dong!!!
Oke brooo... jangan picik gt ah... semuanya punya pangsa pasar
sendiri.
BTW, emang ada apa ibu2 rumah tangga yang nonton F1?
NBA is still the best entertaiment setelah Piala Dunia:-D
--- In [email protected], rick ambaloing <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> waktu NBA lagi hebat-hebatnya, ratingnya cuma satu koma, soalnya
play offnya nyampe di sini pagi.
> Waktu hebat-hebatnya, sampai tidak diperpanjang lagi oleh SCTV.
> Waktu hebat-hebatnya, diambil oleh Indosiar. ratingnya anjlok
juga
> Waktu hebat-hebatnya, sampai dimuntahin sama Indosiar, gak ada
TV lain yang ambil. Sampai beberapa tahun.
> Terus Jak TV, karena yang punya gila basket, dan grupnya punya
radio, koran, majalah dll, ambil NBA. Sementara NBA ngincer multi
medianya Jak TV untuk promo. Tapi TV nasional kagak ada yang mau,
jijik lihat NBA. Meski katanya sebagai tontonan TV paling enak
setelah sepakbola, rating gak ngangkat tuh. Perlu diketahui, kalau
Jakarta yang dijadikan ukuran, rating ini 50% sampelnya ada di
Jakarta, sisanya 8 kota lain di Indonesia. Rating gak dapat, jualan
juga susah. Sponsor kan lihat rating juga, berapa banyak penonton
yang dia bisa dapat.
>
> IBL? Ratingnya nol koma juga.
> Helmy? Reinhart Tawas? Hasani? Ngetop? so what gitu loh...rating
tetap ngejogrok, program digorok....Reality checks man...
>
> misi ah....
>
>
>
> Henricus Riadi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> dear all,
>
> Setau saya, waktu NBA ditayangin di TV kita (SCTV/Indosiar/RCTI),
acara ini laku banget. Sempet ngangkat nama Helmy Yahya, Reinhard
Tawas, Agus Mauro, Hasani Abdulgani dan duo Iwa K & Tamara (acara
Boom Basket). Waktu NBA itu lagi hebat hebatnya Bulls.
>
> Setelah itu keluar aturan dari NBA, dimana siaran langsung NBA
nggak boleh disponsorin sama produk tembakau (Rokok). Padahal di
Indonesia, produk dengan biaya promosi terbesar ya ROKOK.
>
> Sejak keluar aturan itu, NBA ilang dari TV-TV swasta negeri kita,
sampai JAK TV nyiarin lagi. Mungkin ada perubahan aturan dari NBA,
karena sponsornya sekarang Rokok juga.
>
> Cheers,
> Henri
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
> HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.
>
> ==========================================================
> Milis Tabloid BOLA
> Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke
alamat [EMAIL PROTECTED]
> ==========================================================
>
>
>
> SPONSORED LINKS
> Sports fund raising Sports psychology degree Sport
psychology college Sport psychology course Sport nutrition
Sport fishing
>
> ---------------------------------
> YAHOO! GROUPS LINKS
>
>
> Visit your group "bolaml" on the web.
>
> To unsubscribe from this group, send an email to:
> [EMAIL PROTECTED]
>
> Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of
Service.
>
>
> ---------------------------------
>
>
>
>
>
> ---------------------------------
> Yahoo! Messenger with Voice. PC-to-Phone calls for ridiculously
low rates.
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.
==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL PROTECTED]
==========================================================
SPONSORED LINKS
Sports fund raising Sports psychology degree Sport psychology college Sport psychology course Sport nutrition Sport fishing
---------------------------------
YAHOO! GROUPS LINKS
Visit your group "bolaml" on the web.
To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
---------------------------------
---------------------------------
Do you Yahoo!?
Get on board. You're invited to try the new Yahoo! Mail Beta.
[Non-text portions of this message have been removed]
HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.
==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL PROTECTED]
==========================================================
SPONSORED LINKS
| Sports fund raising | Sports psychology degree | Sport psychology college |
| Sport psychology course | Sport nutrition | Sport fishing |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "bolaml" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
