Gawang, Ada Karena Kebutuhan Tak ada rotan akar pun jadi, tak ada tiang pintu pun jadi. Sekelumit pantun untuk memberi gambaran bagaimana gawang begitu penting dalam sebuah permainan sepakbola. Jika tidak ada tiang untuk dijadikan gawang, pintu bisa berubah fungsi menjadi lobang yang jadi incaran.
Menurut sejarah, abad 23 sebelum masehi, orang China pada masa kekaisaran Ch'eng Ti sudah memainkan permainan yang sejenis dengan sepakbola. Mereka menggunakan dua tiang bambu yang didirikan sebagai gawang. Kain sutera diikatkan pada keduanya untuk mengantisipasi agar bola tidak lari terlalu jauh. Di Inggris, orang seolah telah "gila bola" sejak jaman dulu kala. Tidak salah jika menyebut Inggris sebagai "penemu sepakbola. Pada tahun 1681 di dalam istana sering diselenggarakan pertandingan sepakbola. Salah satunya adalah pertandingan antara para Pembantu Raja melawan para Duke Albermarle (salah satu kelompok bangsawan). Pertandingan yang mengambil tempat di dalam benteng tersebut memanfaatkan pintu gerbang benteng sebagai gawang. Gol tercipta jika bola masuk ke dalam pintu gerbang. Hampir semua orang yang memainkan sepakbola memiliki versi sendiri- sendiri dalam membuat sebuah gawang. Tahun 1700-an gawang mulai mendapat perhatian, mereka sudah mulai menggunakan dua tiang yang didirikan tanpa ada apapun di antaranya. Kemudian dua tiang itupun dihubungkan dengan tali di atasnya. Pemain masih diperbolehkan memasukkan bola dengan cara di lempar. Baru tahun 1801, seorang pemain amatir yang bernama Joseph Strutt membuat peraturan sederhana tentang gawang. Aturannya berbunyi bahwa gawang terdiri dari dua tiang yang ditancapkan di tanah dengan jarak masing-masing tiang 2-3 kaki. Aturan itu bertahan cukup lama dan tidak semua orang menggunakannya. Baru tahun 1832, Uppington School, salah satu klub sekolah, membuat aturan bahwa bola dinyatakan gol jika melewati gawang yang terdiri dari dua tiang dan di bawah mistar. Sedang Cambridge menyatakan bahwa gol tercipta jika bola masuk di antara dua tiang bendera dan di bawah tali. Keduanya belum spesifik menyebut ukuran. Tali atau Mistar? Perdebatan tentang gawang pun mengalami kemajuan. Eton mengeluarkan aturan yang lebih spesifik. Menurut aturan Eton, gawang mempunyai tinggi 7 kaki dan jarak antartiangnya adalah 11 kaki dan gol tercipta jika bola ditendang masuk ke dalamnya. Bola yang melambung di atasnya dianggap tidak sah. Cambridge pun tak mau kalah. Mereka mengeluarkan revisi aturan tentang gawang pada tahun 1863 dengan menyebut bahwa gawang mempunyai lebar 15 kaki. Namun aturan Cambridge ini tidak menyebutkan adanya mistar yang membatasi tinggi gawang. Jadi menurut aturan Cambridge berapapun tingginya bola, asalkan masuk melalui dua tiang, maka dianggap sebagai gol. Tahun 1863 Football Association (FA) terbentuk. Mereka pun langsung membuat definisi tentang gawang. Menurut FA gawang terdiri dari 2 tiang yang berdiri dan berjarak 8 yard dengan tanpa tali di antaranya. Namun 3 tahun kemudian, tepatnya bulan februari 1866 aturan inipun direvisi. FA menyebut bahwa gawang adalah 2 tiang yang berdiri dengan lebar 8 yard dan di ujungnya diberikan tali yang menghubungkan keduanya dengan tinggi 8 kaki dari tanah. Ukuran inilah yang sampai sekarang masih di pakai. Namun ternyata aturan tersebut belum menjadi satu-satunya standar untuk gawang. Sheffield membuat gawang dengan menambahkan mistar yang menghubungkan kedua tiangnya dengan tinggi 9 kaki dari tanah. Aturan penggunaan mistar itupun kemudian diadopsi oleh FA. Sheffield pun akhirnya "berdamai" dengan FA dengan menelorkan aturan bersama bahwa gawang harus menggunakan mistar atau tali dengan ukuran FA, yakni 8 yard 8 kaki. Baru setelah adanya konferensi keempat FA di daratan Inggris Raya pada Desember 1882, aturan penggunaan mistar pun menjadi wajib dan tali dihilangkan sama sekali. Sejak saat itulah gawang sepakbola sudah benar-benar mempunyai standar, yaitu dua tiang lebar 8 yard dan dibagian atasnya dihubungkan dengan satu mistar dengan tinggi 8 kaki dari tanah. Dan pada tahun 1891 atas saran dari penduduk Birmingham digunakanlah jala/jaring gawang. Jala gawang tersebut akhirnya dibuat dan dipatenkan oleh orang Liverpool yang bernama Brodie. Jala gawang digunakan pertama kali pada partai resmi antara the North vs South pada January 1891. Dan partai final FA cup pertama yang menggunakan gawang dengan jala mempertemukan West Bromwich Albion vs Aston Villa tahun 1892. Sampai sekarang keberadaan jala dalam aturan resmi FIFA memang bukan sebagai "kewajiban", tapi disebutkan sebagai kebutuhan yang harus ada pada setiap turnamen. (Guntur Utomo) 1 yard= 3 ft= 0.9144 m 1 ft = 12 in= 0.3048 m tinggi gawang 8 ft= 8 x 0.3048 = 2.4384 m lebar gawang 8 yard= 8 x 0.9144= 7.3152 m ada koreksi ? tq. --- In [email protected], "Waskito, Bagus" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Hai teman-teman.... > Ada yang tahu tidak berapa tinggi/lebar gawang sepak bola ya...... > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Get to your groups with one click. Know instantly when new email arrives http://us.click.yahoo.com/.7bhrC/MGxNAA/yQLSAA/2_TolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY. ========================================================== Milis Tabloid BOLA Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL PROTECTED] ========================================================== Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/bolaml/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
