Gol Ljungberg Jaga Peluang Swedia
Swedia yang mengejar kemenangan penting, bermain lebih agresif sejak awal. Pelatih Lars Lagerback langsung menurunkan dua penyerang andalannya, Zlatan Ibrahimovic dan Henrik Larsson. Serangan dua striker kawakan yang dibantu oleh empat gelandang mereka, terutama Cristian Wilhelmson dan Kim Kallstrom, sering membahayakan gawang Paraguay yang dijaga Aldo Bobadilla. Pada menit ke-5 saja, serangan Swedia sudah membuahkan tiga tendangan bebas yang dua di antaranya diambil oleh Karllstrom. Sayangnya, bola masih melambung di atas gawang Bobadilla. Empat menit kemudian, Kallstrom yang tampil cukup memikat dalam pertandingan itu melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, tetapi penampilan Bobadilla juga tak kalah memikatnya sehingga tendangan Kallstrom itu berhasil digagalkannya kembali. Menit ke-16, kerjasama 3 pemain andalan Swedia, Ljungberg, Larsson, dan Ibrahimovic sempat mengancam gawang Bobadilla. Ljungberg memberikan bola kepada Ibrahimovic yang langsung mengangkatnya ke arah Larsson, tetapi tendangan Larsson juga membentur tiang gawang Paraguay. Menjelang akhir babak pertama, Ibrahimovic sempat lolos dari jebakan offside, ia tinggal berhadapan dengan Bobadolla, tetapi penyerang Juventus itu tak tenang dalam melakukan eksekusi sehingga bola mudah diantisipasi sang kiper. Ibrahimovic sebetulnya tampil cukup baik, ia banyak memberikan umpan terutama kepada Larsson, tetapi umpan yang datang kepadanya juga tak ada yang menghasilkan gol. Babak kedua, Lagersback menarik Ibrahimovic dan menggantinya dengan Marcus Allback yang kemudian cukup berhasil merepotkan barisan pertahanan Paraguay yang digalang Sang Kapten, Carlos Gamarra. Kali ini Gamarra tampaknya tak ingin mengulang kesalahannya saat menceploskan bola ke gawang sendiri. Ia tampil disiplin menjaga pemain-pemain Swedia, terutama Larsson. Paraguay sendiri bukannya tak melawan di babak kedua. Sebaliknya, meski serangan Swedia datang bertubi-tubi, serangan balik dari Paraguay yang dimotori oleh Roque Santa Cruz dan Nelson Valdez cukup membahayakan gawang Andreas Isaksson yang kembali bertugas dalam pertandingan itu setelah sembuha dari cedera. Di babak kedua, pertandingan sebetulnya berjalan cukup menarik, kedua tim saling menyerang secara bergantian. Serangan Swedia bertumpu pada Allback dan Paraguay bertumpu pada Paredes tapi tetap tidak membuahkan hasil positif. Barulah pada menit ke-59, sebuah drama yang mirip penyelamatan Frank Lampard dalam pertandingan Inggris lawan T&T sebelumnya, terjadi di depan gawang Bobadilla. Allback mendapatkan peluang emas setelah ia lolos dari hadangan para pemain belakang Paraguay. Ia juga berhasil mengecoh sang kiper yang sudah terlanjur maju dengan sebuah tendangan pelan. Bola melambung ke atas kepala Bobadilla dan bergulir menuju mulut gawang. Sayangnya, meski sudah tak ada pemain lain, datangnya bola yang terlalu pelan membuat Denis Caniza masih sempat berlari ke arahnya dan berhasil menghalau bola, meski ia sendiri harus terkena hajaran kaki Allback dan hidungnya berdarah karena tersungkur ke atas tanah. Allback harus gigit jari, golnya gagal, dan ia mendapatkan kartu kuning. Dan gol yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga. Menit ke-89, Mattias Jonson yang menyerang dari sisi kanan pertahanan Paraguay memberi umpan matang kepada Allback, tetapi pemain klub Coppenhagen itu justru mengoper bola dengan kepalanya ke arah Ljungberg yang berada di sisi kiri gawang Paraguay. Bobadilla terkecoh oleh gerakan Allback, ia berlari ke kiri, tetapi Ljungberg yang sudah menunggu bola dari Albback menyundulnya ke sebelah kanan Bobadilla yang telah salah langkah. Sundulan itu sebetulnya tak terlalu keras namun mengarah ke tempat kosong. Gol pertama dan terakhir bagi Swedia itu, bukan hanya membenamkan mimpi Paraguay, tetapi juga menahan laju Inggris yang mengincar posisi juara grup. Jika saja Swedia bermain imbang dengan Paraguay, Inggris yang telah mengantongi nilai 6 otomatis menjadi juara grup. Sebaliknya, bagi Swedia, kemenangan itu bukan saja membuat mereka berpeluang besar maju ke babak kedua, tetapi juga membuka kesempatan untuk menjadi juara Grup B dengan syarat bisa mengalahkan Beckham dkk. Selain itu, kekalahan Paraguay juga membuka peluang Trinidad & Tobago yang berharap menang besar dari Paraguay dan Swedia kalah dari Inggris. Susunan Pemain Swedia: A. Isaksson, T. Lucic (KK), O. Mellberg, T. Linderoth (KK), E. Edman, F. Ljungberg, N. Alexandersson, K. Kallstrom (86, J. Elmander), C. Wilhelmsson (68, M. Jonson), Z. Ibrahimovic (45, M. Allback (KK)), H. Larsson Paraguay: A. Bobadilla, C. Gamarra, J. Nunez, J. Caceres, D. Caniza (KK), C. Bonet (81, E Barreto), R. Acuna (KK), C. Paredes (KK), C. Riveros (62, J. Dos Santos), R. Santa Cruz (63, D. Lopez ), N. Valdez Keterangan: Waktu dan pemain pengganti di dalam tanda kurung. KK=Kartu kuning __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Something is new at Yahoo! Groups. Check out the enhanced email design. http://us.click.yahoo.com/SISQkA/gOaOAA/yQLSAA/2_TolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY. ========================================================== Milis Tabloid BOLA Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL PROTECTED] ========================================================== Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/bolaml/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
