Pintu2x EPL masih terbuka lebar
Buat apa glamour?
Kalo ga ada bintang nya..!!!

-----Original Message-----
From: Yonas [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: 18 Juli 2006 16:50
To: [email protected]
Subject: [BolaML] Kenapa mesti ribut ?

Sesama penghuni Seri A, ga usah ribut deh.
Oke ?
Harusnya prihatin, seperti gw, fans EPL juga sangat prihatin, kenapa 
dari dulu Seri A, yg sering membanggakan diri sebagai liga paling 
glamour sedunia, sering banget diterpa skandal.

Walaupun udah sering dihukum berat, namun ga pernah jera juga.

Mungkin skandal spt itu juga menerpa liga2 lain di dunia.

Lagian klo mo lihat pemain2 Seri A tetep masih bisa deh.
Mereka khan bakalan cabut ke klub2 lain.
Pemain2 sekelas mereka pasti maunya main di klub yg ikut UCL donk.
Betul ?

Nah, bagi yg dulunya ngefans ama Juve, Lazio, Fio, atawa Milan atau 
klub2 Seri A lainnya, klo mo pindah haluan nggak ada yg ngelarang kok.
kekekek.....
(daripada diledekin terus...)

...yonas...


--- In [email protected], "Yonas" 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Skandal Liga Italia
> 
> Tak Pernah Jera meski Dihukum Berat
> SERIE A Liga Italia tengah dirundung tragedi. Citra kompetisi 
paling 
> glamour sejagat itu sekali lagi ternoda. Empat klub terkemuka, 
> Juventus, AC Milan, Lazio, dan Fiorentina, dijatuhi hukuman berat. 
> Mereka terbukti terlibat dalam skandal pengaturan pertandingan yang 
> melibatkan juga puluhan ofisial tim dan pejabat teras Federasi 
Sepak 
> Bola Italia (FIGC).
> 
> DALAM dua musim ini, jangan berharap melihat aksi-aksi Juventus di 
> Serie A. Klub terkuat Italia itu sudah resmi dibuang ke Serie B 
oleh 
> Pengadilan Olahraga Italia, Jumat (14/7) lalu, karena terbukti 
> terlibat skandal pengaturan pertandingan.
> 
> Juve bukan saja didegradasi. Mereka masih mendapat sanksi tambahan 
> berupa pengurangan skor 30 poin. Itu artinya, Pavel Nedved dan 
kawan-
> kawan bakal memulai kompetisi musim depan di Serie B (Divisi II) 
> dengan nilai awal minus 30! 
> 
> Mereka baru bisa meraih poin jika sudah menang 11 kali berturut-
> turut. Sebuah sanksi yang sangat berat, dan tampak sebagai sebuah 
> kemustahilan bagi mereka untuk promosi lagi ke Serie A dalam 
semusim. 
> 
> Dua gelar juara klub berseragam hitam-putih itu juga dipereteli 
oleh 
> FIGC. Juve memang akan melakukan banding, sehingga masih mungkin 
akan 
> ada perubahan hukuman. Namun tampaknya, sangat musykil akan ada 
> perubahan sanksi yang revolusioner. 
> 
> Kini klub-klub pesaing mereka yang bersiap memanen. Bukan saja 
> menerima limpahan gelar, namun juga mendapat ''warisan'' pemain-
> pemain top. Hampir pasti akan terjadi eksodus besar-besaran dari 
klub 
> itu. Pavel Nedved, Mauro Camoranesi, Fabio Cannavaro, Zlatan 
> Ibrahimovic, Gianluca Zambrotta dan Gianluigi Buffon sudah ancang-
> ancang untuk hengkang ke klub lain. Hanya Alessandro del Piero yang 
> tetap loyal, berjanji tak akan pindah.
> 
> Inilah skandal terbesar dalam sejarah Italia selama 20 tahun 
> terakhir. Tapi, ini bukanlah untuk kali pertama Liga Italia 
diguncang 
> masalah. Kasus serupa pernah terjadi beberapa kali. Sanksinya 
> dipastikan berat. Tapi ternyata, klub-klub itu tak juga kapok. AC 
> Milan, Juventus, dan Lazio bahkan bisa disebut 
sebagai ''residivis''. 
> Mereka tak hanya sekali ini saja terlibat skandal.
> 
> Sejarah buram Serie A dibuka tahun 1927. Torino dihapus gelarnya 
> sebagai juara Seri A pada ujung musim kompetisi 1926/1927. Klub 
> sekota dengan Juventus itu tengah merayakan gelar juara Seri A 
untuk 
> kali pertama ketika media-media setempat meminta FIGC menyelidiki 
> klub itu, yang diduga menyogok beberapa pemain lawan.
> 
> Hasil penyelidikan membuktikan, ofisial Torino memberi uang kepada 
> pemain bertahan Juventus, Luigi Allemandi sebesar 50.000 lira agar 
> dia tampil tidak maksimal dalam pertandingan derby itu. Torino 
menang 
> 2-1 dan menjadi juara. 
> 
> Tapi, gelar mereka dicabut. Allemandi dihukum seumur hidup. namun 
> mendapatkan amnesti tahun berikutnya ketika sepak bola Italia 
> mendapat medali perunggu Olimpiade. 
> 
> Skandal lebih menghebohkan meledak tahun 1980. AC Milan dan Lazio 
> didegradasi karena mengatur pertandingan. Skandal pengaturan 
> pertandingan pada akhir musim kompetisi 1979-80 itu tidak ubahnya 
> seperti skandal yang terjadi belakangan ini. Ketua AC Milan, Felice 
> Colombo, serta belasan pemain Lazio, Avellino, Perugia, Genoa dan 
> Lecce ditahan karena terlibat dalam pengatauran pertandingan serta 
> pertaruhan.
> 
> Colombo dihukum seumur hidup. Beberapa pemain, termasuk mantan 
> penjaga gawang tim nasional Enrico Albertosi juga menerima hukuman. 
> Pahlawan Italia di Piala Dunia 1982, Paolo Rossi, juga menerima 
> sanksi.
> 
> Sebelum dijatuhi sanksi Jumat lalu, Juventus sebenarnya masih 
> berkutat di pengadilan doping sejak 2001. Hingga kini, kasus 
> kontroversial yang berawal pada Juli 1998 ketika pelatih Ceko 
Zdenek 
> Zeman -yang kemudian menanganti AS Roma- membeberkan kepada majalah 
> L'Espresso bahwa "sepak bola Italia terlibat masalah obat 
> terlarang.'' Dia kemudian menyebut nama Juventus.
> 
> Penyelidikan yang dilakukan Raffaele Guariniello menyatakan, dokter 
> klub Riccardo Agricola memberikan obat terlarang (doping) kepada 
para 
> pemain sepanjang tahun 1994-1998. Agricola dinyatakan bersalah dan 
> dihukum 22 bulan dalam penjara pada akhir November 2004. Dia 
> mengajukan banding pada Desember 2005. Keputusan akhir dari kasus 
itu 
> diharapkan keluar tahun ini.
> 
> Skandal paling segar terjadi musim lalu, kala Genoa turun dari Seri 
A 
> ke Seri C1. Pada akhir musim kompetisi, klub tertua Italia itu 
> sebenarnya kembali ke Serie A setelah promosi dari Serie B. Namun 
> perayaan promosi berubah, karena hasil penyelidikan menunjukkan 
klub 
> itu bersalah telah membayar Venezia 250.000 euro agar mengalah 
dalam 
> pertandingan terakhir musim kompetisi itu. Genoa bukannya mendapat 
> promosi, sebaliknya malah diturunkan ke Seri C1 (Divisi III). 
> (Gunarso-40)
>








HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.

==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat
[EMAIL PROTECTED]
========================================================== 
Yahoo! Groups Links



 






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Great things are happening at Yahoo! Groups.  See the new email design.
http://us.click.yahoo.com/TISQkA/hOaOAA/yQLSAA/2_TolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.

==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL 
PROTECTED]
========================================================== 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bolaml/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke