AK : Banyak Hal sebenarnya
1. Dari Postur tubuh juga mempengaruhi lho, umumnya orang Indo kan posturnya
mungil, kalo pun ada yg berpostur tubuh tinggi, mereka lebih suka Jadi
Artis dan
lainnya. (masalah ini juga dihadapai oleh PBSI untuk bagian Putri,
sehingga sulit
sekali menemukan Pemain Putri yg berpostur tubuh Ideal)
2. Disiplin, baik pemain maupun pelatih, pengurus kurang
3. Jaminan Kesejahteraan kurang, Banyak pemain Profesional, yang cari objekan
di
luar, misal ikut Tarkam dan objekan lainnya untuk menunjang
penghasilannya,
sehingga boleh dikatakan pemain2 kita ga totalitas ke Sepak Bola, mungkin
lebih
tepat kalo dikatakan setingkat di atas Amatiran lah
4. Kurang Pembibitan di daerah2, misalnya sekolah2 sepak bola diperbanyak
sampai ke plososk2 untuk menjaring/pemandu bakat atau paling tidak ada kerja
sama antara DEPDIKNAS dan MENPORA untuk menjaring bibit Potensial (Masih banyak
yang beranggapan bahwa sepak bola ga menjanjikan, karena memang begitu keadaan
sebenarnya yang terjadi di Indonesai dan lebih memilih ke sekolah Formal, SD,
SMP, SMA, Universitas -------) Nganggur
5. Wasit, Kurang Tegas dan tidak mendidik, itu diakibatkan ga ada back up
dari KOMDIS PSSI (banyak Wasit yng dipukuli ditengah lapangan, tapi ga mendapat
sanksi berat, akhirnya wasit cari selamat aja, ini jelas ga mendidik, bila mana
suatu saat nanti bertanding dg negara lain, dengan wasit yg bener2 bertindak
sebagai wasit, pemain kita ga siap dg keadaan itu, akibatnya ya mainnya jadi
jelek dan sering membuat pelanggaran2
6 Mengenai KOMPETISI
memang agak sulit untuk negara Kepulauan yang seluas Indonesia, dari segi
waktu, biaya dan tenaga. memang berbeda dengan negara2 di Eropa yg relatif
lebih kecil,
apa yang dilakukan Saya pikir sudah tepat walaupun kurang maximal, dengan
adanya pembagian Wilayah (Barat, Tengah dan Timur)
sebab kalo kita meniru apa yg ada di Eropa Misalnya Kompetsi penuh Home dan
away, ini tidak efektif dan efisien (Waktu, Tenaga dan Biaya) ini ga cocok
diterapkan di Indo, mengingat kondisi wilayah,
Coba saja, contoh: Persipura Jaya Pura tandang ke PSMS Medan, terus minggu
depan nya lagi ke PSM Makasar, berapa biaya yg harus dikeluarkan (saya pikir
banyak Club2 yg mengundurkan diri, trus tenaga dan waktu---- Ini kan setara
kalo di Eropa semacam Liga Champion
7, Mungkin Bakat, harus kita akui orang Brazil, lebih berbakat dari orang2
Indonesia dalam hal sepak Bola
cuma satu yg jadi pertanyaan:
Mengapa umumnya Daya Tahan Tubuh Pemain kita ga sekuat Orang2 Eropa atau
Amerika Latin, atau ga usah jauh2 sama Korea aja.
Apakah karena Faktor Iklim?, Makanan? atau pola Latihan
Kalo kita lihat ke Bulu Tangkis atau Tennis, Tinju daya tahan Fisik pemain
kita bisa mengimbangi pemain2 Eropa dan Amerika Eropa , kenapa di sepak bola
tidak?
Mungkin karena terjadi adu fisik secara langsung, sedangkan bulu tangkis
tidak.
menurut saya ini dalah salah satu faktor
ini adalah pendapat pribadi saya, kalo ada yg kurang sependapat ya wajar saja
Adjie
Alfonso <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
--- In [email protected], "Robert de Nura" wrote:
>
> Guyz..
> Gue lagi riset kecil-kecilan.. Mohon bantuannya..
> Gue butuh komentar, opini, pendapat, celotehan, atau apapun dari
anda semua..
>
> Sebenarnya, apa inti permasalahan melorotnya prestasi olahraga di
> Indonesia khususnya sepakbola? Dan kira-kira apa penyebabnya?
> Jika diadakan acara diskusi atau talkshow tentang ini, siapa sebaiknya
> tokoh atau orang yang diundang?
Alfonso: Untuk jadi juara dunia, kita butuh tim yang bagus. Untuk
butuh tim yang bagus, kita butuh pemain atau orang yang hebat! Lah
kalau pemainnya sendiri ga pernah ada keinginan mau jadi hebat, mana
bisa kita paksa, walau pake pelatih Marcello Lippi sekalipun.
Intinya: Indonesia bisa jadi juara dunia kalau punya 15-16 pemain yang
hebat dribbling, umpan, tackling, dan shooting. Juga butuh 1 kiper
yang handal. Dari mana semuanya? Ya latihan donk, dan harus ada
keinginan dari diri pemainnya bahwa dia adalah Zidane!
Kalau elu2 denger komentar orang lain (yang merasa pakar), mereka
sering menyalahkan kompetisi yang tidak reguler atau pelatih yang
jelek. Padahal Ronaldinho bisa gocek bola dengan sangat indah dari
umur 10 tahun. Emang dia pake pelatih waktu itu?
Bakat...bakat! Indonesia kaga ada orang yang berbakat di sepakbola,
ini jawabannya.
Alfonso
kalau komentator berbakat banyak di Indo.:p
---------------------------------
Do you Yahoo!?
Next-gen email? Have it all with the all-new Yahoo! Mail Beta.
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Something is new at Yahoo! Groups. Check out the enhanced email design.
http://us.click.yahoo.com/SISQkA/gOaOAA/yQLSAA/2_TolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.
==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL
PROTECTED]
==========================================================
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bolaml/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/