[h]
LIVERPOOL FOOTBALL CLUB tidak gegabah dalam menjual saham,
karena tradisi utama LIVERPOOL FC sebagai family club terus dilestarikan,
yang dimaksud dengan "family club" ini bukan berarti hanya dimiliki oleh
suatu keluarga,
tapi yang dimaksudkan adalah sebagai klub yang sangat menjunjung asas
kekeluargaan dan keakraban di dalam klub ini sendiri...
sudah ada beberapa pihak yang ingin membeli saham LFC, salah satunya adalah
PM Thailand (CMIIW),
tapi tidak jadi, karena LFC tidak ingin dimiliki oleh pihak yang murni
berorientasi bisnis, yang bermodalkan hutang atau bisnis yang diragukan
legalitasnya.
pemilik saham dari LFC haruslah yang memang mencintai LFC dan bermotivasi
untuk menjadikan LFC sebagai tim yang kuat dengan tradisi kekeluargaan yang
kental, tidak hanya menjadikan LFC sebagai klub untuk mengeruk bisnis semata
atau hanya menjadikan LFC sebagai tempat foya-foya tanpa mengindahkan
bagaimana tradisi tersebut berlangsung...
tanpa ada maksud untuk meng-diskretkan pemilik-pemilik klub lain,
tapi itulah yang membuat LIVERPOOL KLUB dikenal sebagai "family club"...
..::[heye]::..
On 8/15/06, Dein Reinhard Legi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Liverpool kok gak laku2 ya ?
> kalah tenar ama Portsmouth & Aston Villa
> Apalagi dg ManUtd, jauh lah...beda kelas...hehehe
>
> - Dein -
>
> -----------------
>
> Pengusaha AS Kuasai Villa
>
> LONDON - Setelah melalui proses panjang, saham mayoritas Aston Villa
> akhirnya resmi berpindah tangan. Adalah miliarder asal Amerika Serikat (AS)
> Randy Lerner yang membeli saham tebesar itu dari tangan Doug Ellis dengan
> harga 62,6 juta pounds (Rp 1,06 triliun). Lerner menjadi raja baru di Villa
> Park usai menyingkirkan empat konsorsium lain.
>
> Lerner membeli Villa dengan bendera perusahaan Reform Acquisitions Ltd.
> Perusahaan ini berani memasang harga tertinggi, yakni USD 10,37 (Rp 94.367)
> per lembar saham. Pembelian itu resmi diumumkan di Bursa Efek London
> kemarin.
>
> "Setelah saya mengakuisisi Aston Villa, saya bertekad akan membawanya ke
> level lebih tinggi, baik di Premier League maupun even Eropa lain," cetus
> Lerner. Sekadar diketahui, Randy Lerner adalah mantan chairman perusahaan
> kartu kredit MBNA, pemilik klub NFL (National Football League ), Cleveland
> Browns.
>
> Lepasnya saham mayoritas ini sekaligus menjadi akhir era panjang Doug
> Ellis di Villa Park. Ellis menjadi penguasa Aston Villa sejak 1982 lalu.
> Sebelumnya, pada 1968 hingga 1975, dia sudah menjabat chairman. "Aston Villa
> telah menjadi bagian yang sangat menyenangkan dalam hidup saya," beber
> Ellis.
>
> Selama menguasai Aston Villa, Ellis dikenal sebagai sosok yang tegas. Dia
> dijuluki "Deadly Doug" karena reputasinya yang hobi memecat manajer klub.
> Selama menduduki kursi tertinggi di Villa Park, Ellis pernah bekerja sama
> dengan 14 manajer berbeda. Dua pekan lalu, dia baru saja mengangkat Martin
> O'Neill sebagai manajer baru Aston Villa.
>
> Mantan pelatih Celtic dan Leicester itu ditunjuk untuk menggantikan posisi
> David O'Leary yang dipecat bulan lalu usai bertugas tiga musim. Kini O'Neill
> dihadapkan pada tugas berat meladeni The Gunners Arsenal pada laga perdana
> Premier League musim 2006/2007 akhir pekan nanti.(ali/rtr)
>
[Non-text portions of this message have been removed]
HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.
==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL
PROTECTED]
==========================================================
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bolaml/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/