Kerugian Kerusuhan di Surabaya di Atas Rp2 Miliar
SURABAYA--MIOL: Kerugian akibat kerusuhan di Stadion Tambaksari Surabaya, saat
Persebaya menjamu Arema Malang, ditaksir mencapai Rp2 miliar. Kerugian terbesar
dialami pihak stasiun televisi Antv.
"Kalau kerugian pihak Yayasan Gelora tidak terlalu besar, tapi kerugian di
luar stadion mungkin di atas Rp2 miliar," kata Ketua Yayasan Gelora, Pengelola
Stadion Tambaksari Ismail, di Surabaya, Selasa (5/9).
Kerusuhan terjadi setelah Persebaya gagal memetik kemenangan saat menjamu
Arema Malang. Dalam peristiwa itu tiga mobil yang diparkir di depan pintu masuk
utama stadion, yakni Suzuki APV nopol B 8743 KR, Daihatsu Feroza L 1225 JB, dan
Toyota Kijang milik TNI hangus terbakar. Sedangkan satu mobil satelit milik PT
Telkom dan mobil boks milik Antv rusak parah. (Baca Media Indonesia, Selasa
(5/9).
Pihak Yayasan Gelora mengalami kerugian Rp75 juta akibat kerusakan fasilitas
stadion. Seperti kaca pecah dan pagar roboh di dalam stadion.
Antv, mengalami kerugian akibat kerusakan peralatan, terutama audio visual
berharga ratusan juta rupiah. Bahkan, miliarian di dalam mobil yang ikut
terbakar.
Kerugian serupa juga dialami PT Telkom selaku pemilik mobil satelit yang
dimanfaatkan Antv menyiarkan pertandingan secara langsung.
"Ada beberapa komponen yang hilang dengan harga ratusan juta. Jadi, kalau
dihitung bisa di atas Rp2 miliar," katanya.
Pihak yayasan akan menuntut ganti rugi ke pihak Persebaya, karena sesuai
klausul perjanjian setiap kerusuhan di dalam stadion menjadi tanggung jawab
panitia pelaksana.
Namun Ismail tidak mengetahui kepada siapa klaim kerugian di luar stadion.
Soalnya, kerusuhan di luar stadion bukan tanggung jawab panitia pelaksana.
Kerugian akibat kerusuhan bisa jauh lebih besar dibandingkan taksiran pihak
yayasan Gelora. PT Telkom Divre V Jawa Timur memperkirakan kerugian PT Telkom
mencapai Rp3,5 miliar.
"Itu meliputi material sekitar Rp1 miliar akibat rusaknya spectrum analyzer,
osciloscop, receiver, mobil, serta perangkat lainnya dan opportunity loss Rp2,5
miliar," kata Manajer Komunikasi Telkom Divre V Jatim Djadi Soegiarto.
Diakui pihak PT Telkom telah mengasuransikan seluruh peralatan tersebut.
Tapi, PT Telkom mengalami kerugian karena telanjur meneken kontrak siaran
langsung pertandingan sepak bola di daerah lain.
Pihaknya akan mengupayakan tetap melayani pelanggan dengan mendatangkan
mobile up-link yang dimiliki baik yang di Semarang maupun Jakarta.
Akibat kerusuhan tersebut, jajaran Polda Jawa Timur akan mengevaluasi kembali
kebijakan keamanan pertandingan sepak bola di Surabaya.
"Peristiwa di Tambaksari tak bisa ditoleransi," kata Kapolwiltabes Surabaya
Kombes Pol Anang Iskandar.
Hingga Selasa Polwiltabes Surabaya masih mengamankan enam suporter bonek yang
dijadikan tersangka. Keenamnya, Irwan, Prianto, Riskan, Ediyanto, Mulyadi, dan
Suroso. Polisi masih memburu aktor intelektual peristiwa tersebut.
(FL/HS/OL-02).
ST : Emang Bonek dimana-mana sama aja....biang rusuh!!! Sama kayak fans inter
yang juga Bonekmania yang kemaren di-banned dari milis ini....
---------------------------------
Do you Yahoo!?
Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail.
[Non-text portions of this message have been removed]
HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.
==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL
PROTECTED]
==========================================================
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bolaml/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/bolaml/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/