--- In [email protected], heye <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> [h]
> hmmmm...
> semalem keliatan banget ya childish-nya Wenger,
> walau harus diakui dia emang manager yang jenius,
> tapi sikapnya pundungan siga budak leutik !!!
ini beritanya bro :
Wenger Dapat 'Musuh' Baru
London, Arsene Wenger adalah musuh bebuyutan Alex Ferguson dan
pernah terlibat perseteruan sengit dengan Jose Mourinho. Ia kini
punya "musuh" baru. Siapa? Alan Pardew.
Yang menonton pertandingan West Ham versus Arsenal tadi malam,
Minggu (5/11/2006), pasti akan terkejut melihat kedua manajer ini
tampak beradu mulut, bahkan sempat saling "sentuh".
Dalam suasana gaduh di Stadion Upton Park, beberapa saat setelah
Marlon Harewood mencetak gol di menit 89, yang kemudian menentukan
kemenangan The Hammers 1-0, kamera tv menangkap peristiwa "langka"
di pinggir lapangan.
Wenger dan Pardew terlihat bertukar kata-kata, raut muka mereka
menegang. Sejurus kemudian, entah siapa yang bergerak lebih dulu,
tangan masing-masing saling menepis. Dua ofisial turun tangan untuk
melerai dan menenangkan mereka.
Apa yang membuat dua manajer top itu "berkelahi"? Rupanya Wenger
senewen dengan cara Pardew merayakan gol tersebut. Saking girangnya,
Pardew sampai menjatuhkan lututnya di areal teknis Arsenal.
Pardew mungkin spontan melakukan selebrasi "gila" itu karena ia
tengah dalam tekanan besar dan terancam dipecat gara-gara performa
West Ham sedang hancur-hancuran. Tambahan mengalahkan Arsenal, tentu
saja kemenangan ini sangat istimewa dan penting.
Sebaliknya, Wenger pasti akan "sensitif" perasaannya karena The
Gunners kehilangan poin untuk merapatkan jaraknya dengan Manchester
United (dan Chelsea) di puncak klasemen.
Nah, Wenger rupanya terlanjur marah dengan Pardew. Meskipun sudah
dihampiri dan diajak bersalaman usai peluit panjang berbunyi, pria
Prancis itu tidak menjulurkan tangannya alias menolak ajakan Pardew.
"Ya, ini memang memalukan. Ini pertandingan yang sungguh
menegangkan," ungkap Pardew. "Pada dasarnya aku hanya merayakan gol.
Itu saja. Mungkin benar, Arsene punya masalah dengan itu."
"Ini bukan masalah personel. Tak ada yang terucapkan. Dia orang
hebat, aku sangat menghormatinya.... Opiniku tak pernah berubah. Aku
akan minta maaf lagi kalau diharuskan demikian."
Diakui Pardew, di akhir pertandingan ia mencoba bersalaman dengan
Wenger dengan harapan agar ada "obrolan" untuk menetralisir
ketegangan sebelumnya, karena ia merasa hal tersebut tidaklah baik.
Sayang, selain menampik Pardew, Wenger bahkan menolak bicara pula
pada pers. Ini menunjukkan betapa marahnya manajer yang
dijuluki "profesor" itu. Marah sampai kapan, Monsieur?
HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.
==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL
PROTECTED]
==========================================================
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bolaml/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/bolaml/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/