Siapa saja yang pernah bermain di Manchester United selama 20 tahun terakhir
pasti akrab dengan hairdryer treatment. Istilah ini sama sekali tak ada
hubungannya dengan salon kecantikan.

Hairdryer treatment adalah istilah guyonan untuk menyebut treatment khusus
Sir Alex Ferguson kepada para pemainnya yang melakukan kesalahan atau tidak
menjalankan instruksinya di dalam ruang ganti. Nah, saking kerasnya
treatment Fergie yang berupa semprotan kemarahan itu, ada yang menyebut
kalau rambut si pemain sampai berdiri seperti habis di-hairdryer.

"Saya tidak akan pernah mengubah karakter ini. Banyak manfaat yang saya
dapat dari sana," kata Fergie seperti dilansir The Independent.

Apa saja manfaat itu? Yang paling bisa dilihat, hairdryer treatment ala
Fergie itu terbukti ampuh menjinakkan mereka yang sebelumnya dikenal
"berandalan." Eric Cantona, Roy Keane, dan Peter Schmeichel adalah
contohnya.

Sekali-dua kali, para pemain bengal itu memang masih berulah. Tapi, secara
umum, selama berada di United, mereka mampu menyalurkan kebengalan mereka
dalam bentuk penampilan impresif di lapangan. Buntutnya, ketiganya pun
menjadi motor kesuksesan United.

Tapi, sebenarnya sejak kapan sih istilah hairdryer treatment ini muncul?
Persisnya tak ada yang tahu. Tapi, yang diingat oleh Fergie, adalah Mark
Hughes yang pertama memperkenalkan istilah itu.

"Mark mengucapkan istilah itu setelah saya marahi habis di ruang ganti,"
kata Fergie tentang mantan strikernya yang kini melatih Blackburn Rovers
itu.

Fergie memang tak pernah ragu mengutarakan isi hatinya kepada siapa saja dan
kapan saja. Tapi, bukan berarti pelatih asal Skotlandia itu tak pernah kena
batunya. Suatu kali, dia berseteru dengan Schmeichel di lapangan latihan.

"Dengan tubuh jangkungnya, dia menatap saya tajam. Saat itu saya langsung
berpikir, kalau dia meninju saya, saya pasti akan mati," kenang Fergie.
"Tapi, kami cepat melupakan kejadian itu. Jika hari ini saya dan pemain
terlibat konfrontasi, maka besoknya kami sudah melupakannya."

Begitu pula ketika suatu hari sepatu Fergie melayang tanpa sengaja mengenai
pelipis David Beckham. Beckham sempat hampir naik pitam ketika itu. Tapi,
setelah itu, tak ada dendam di antara keduanya. Bahkan meski kemudian dijual
ke Real Madrid, Beckham tetap menunjukkan respek dan terima kasihnya kepada
Fergie. (ali)
indopos


[Non-text portions of this message have been removed]



HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.

==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL 
PROTECTED]
========================================================== 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bolaml/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bolaml/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke