Pertama Setelah 14 Tahun Indonesia berhasil menuntaskan dendam final Piala Tiger 2004 usai membungkam tuan rumah Singapura 1-2 (0-0) dalam uji coba di Stadion Jalan Besar, tadi malam. Zaenal Arief yang turun sebagai pemain pengganti menentukan kemenangan Timnas pada menit ke-78. Gol Arief ini sekaligus gol kelimanya dalam lima laga terakhir bersama Timnas Senior. Sebelumnya, Indonesia mencetak gol lebih dulu melalui gol Saktiawan Sinaga pada menit ke-49. Sedangkan gol balasan Shahril Ishak terjadi pada menit ke-63. Hasil tersebut sekaligus mengukuhkan catatan kemenangan Indonesia atas Singapura. Dari 52 laga yang dijalani, Indonesia menang 23 kali, sedangkan Singapura 15 kali. Kemenangan di kandang Negeri Singa itu sekaligus yang pertama bagi Tim Merah Putih setelah kali terakhir dicatat dalam kualifikasi grup 4 Piala Asia 1992 dengan skor sama. Timnas Senior tampaknya bakal kesulitan menghadapi tuan rumah yang menurunkan Timnas U-23 setelah gagal memaksimalkan gol di babak pertama. "Tapi, permainan kami cukup agresif di babak kedua sehingga bisa mencetak dua gol," kata Andi Darussalam Tabusalla, Manajer Timnas Senior, semalam. Lebih penting lagi adalah dari hasil uji coba tersebut berguna bagi adik Timnas Senior, yakni Timnas U-23, sebagai bekal referensi menghadapi Singapura dalam babak kualifikasi Asian Games XV Qatar, 24 November mendatang. " Timnas U-23 tetap harus waspada dengan kekuatan Singapura karena mereka belum tampil dengan kekuatan sesungguhnya," imbuh Syamsudin Umar, asisten pelatih Timnas Senior. Yang menarik, uji coba Indonesia versus Singapura digelar di lapangan artifisial atau sintesis (karpet). Hal ini menjadi penglaman berharga bagi punggawa Timnas Senior. "Paling tidak ada pengalaman berharga yang didapat pemain karena bisa merasakan lapangan sintesis," jelas Andi. Sebaliknya, Singapura dalam laga kemarin banyak melakukan pergantian pemain. Dari 11 pemain yang ada di lapangan, hanya tiga yang tidak diganti. Salah satunya kiper Hassan Sunny yang dipercaya penuh selama 90 menit diplot menggantikan Lionel Lewis yang mengalami cedera lutut dalam sesi latihan terakhir. "Uji coba ini bertujuan mencoba kemampuan semua pemain saya, bukan mengejar skor," kata Pelatih Singapura Radojko 'Raddy' Avramovich sebagaimana dilansir situs resmi FAS (PSSI-nya Singapura). Meski sempat diperdebatkan, ban kapten Timnas Singapura dalam laga kemarin diserahkan kepada Daniel Bennett. Sebelumnya, pemain berusia 28 tahun itu sempat dipertanyakan kapasitasnya mengingat dia bukanlah pemain kelahiran Negeri Singa, melainkan naturalisasi dari Inggris. Data dan Fakta Timnas Singapura : 1 (0) Pencetak gol : Shahril Ishak (63') Kartu kuning : Isa Halim (45'), Ashrin Shariff (75'), Khairul Amri (79'), Shahril Ishak (81') Pemain : Hassan Sunny (g); Precious Emuejeraye/Jeremy Chiang (90') Hafiz Osman/Tengku Mushadad (57'), Daniel Bennett (k)/Ismail Yunos (46'), Baihakki Khaizan; Shahril Ishak/Kamal Nasir (88'), Isa Halim/Hariss Harun (64'), Muhamad Ridhuan/Fazrul Nawaz (65'), Shaiful Esah/Itimi Dickson (46'); Ashrin Shariff/Syed Thaha (92'), Khairul Amri Pelatih : Raddy Avramovic Timnas Indonesia : 2 (0) Pencetak gol : Saktiawan Sinaga (49'), Zaenal Arief (78') Kartu kuning : Firmansyah (52'), Eka Ramdani (81') Pemain : Hendro Kartiko (g); M. Ridwan, Firmansyah, Ricardo Salampessy/Bayu Sutha (35'), Erol Iba; Ellie Aiboy/Supardi (61'), Eka Ramdani/Jefri Dwi Hadi (84'), Ponaryo Astaman (k), Budi Sudarsono/Mahyadi Panggabean (73'); Saktiawan Sinaga/Zaenal Arief (71'), Ahmad Amiruddin/Boy Jati Asmara (89') Pelatih : Peter Withe [Non-text portions of this message have been removed]
