*Sinyal Hijau ke San Siro
*

KALAU berita yang dirilis The Sun ini memang benar, para Milanisti (fans AC
Milan) layak bersuka cita. Menurut salah satu koran bertiras tinggi di
Inggris tersebut, Chelsea membuka kemungkinan bakal meminjamkan Andriy
Shevchenko ke AC Milan pada bursa transfer kedua Januari 2007.

Menurut The Sun, pelatih Chelsea Jose Mourinho sudah memberi sinyal hijau
untuk mengirim kembali Shevchenko ke San Siro (markas AC Milan). Pelatih
asal Portugal itu mulai kehilangan kesabaran terhadap Shevchenko. Bomber
asal Ukraina itu dituding kesulitan melakukan adaptasi dengan iklim
kompetisi Premiership.

Sehingga produktivitasnya mencetak gol jauh dari harapan. Sejauh ini Sheva
(sapaan Shevchenko) baru menyumbang tiga biji gol. Padahal, untuk
mendatangkannya ke Stamford Bridge, klub yang didanai taipan minyak Rusia
Roman Abramovich itu harus merogoh dana sebesar 31 juta pounds (sekitar Rp
527 miliar). Tak salah kalau media-media di Inggris tak pernah berhenti
menghujaninya kritikan pedas.

Tak hanya Sheva yang mengalami masalah adaptasi. Istrinya, Kristin,
dilaporkan tak kerasan menetap di London. Termasuk dua anaknya yang masih
kecil. Itu sangat ironis. Padahal, salah satu alasan kesediaan Sheva pindah
ke Chelsea dulu disebut-sebut justru atas rayuan Kristin.

Sejauh ini belum ada tanggapan resmi dari AC Milan. Yang pasti, AC Milan
tentu bakal menerima kedatangan Sheva dengan tangan terbuka. Sejak kepergian
Sheva, lini depan Rossoneri menjadi tumpul.

Masih menurut sumber yang sama, Chelsea dilaporkan sedang serius mencari
tukang gedor yang bakal mengisi posisi Sheva (kalau jadi dipinjamkan).
Bomber muda asal Spanyol yang kini membela Valencia, David Villa, adalah
buruan utama Chelsea. Untuk mendatangkan Villa, Chelsea dilaporkan telah
menyiapkan dana sebesar 21 juta pounds (sekitar Rp 357 miliar). Dana yang
disiapkan itu terlampau kecil dibandingkan nilai yang dipatok manajemen
Valencia.

"Kami tak punya rencana untuk menjual David (Villa). Tapi, kalau ada klub
yang berminat, silahkan duduk bersama kami untuk bernegosiasi. Nilai yang
kami patok adalah 100 juta pounds (sekitar Rp 1,7 triliun)," tukas Juan
Soler, chairman Valencia. (roq)->indopos


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke