* * Menanti sejak Pagi, Menunggu sang Bintang Keluar Kedatangan skuad Barcelona tidak disia-siakan pendukung mereka di Jepang. Hotel tempat menginap Ronaldinho dkk di Yokohama pun menjadi serbuan Barcelonistas, julukan suporter Barcelona.
BASKORO YUDHO, Yokohama Tahun lalu, Liverpool adalah tim yang paling ditunggu di pentas FIFA Club World Cup. Nah, musim ini giliran Barcelona. Juara Liga Champions Eropa itu memang paling populer di mata publik Jepang. Jika sambutan terhadap tim lain terkesan adem ayem, tidak dengan Barcelona. Para fans Barca sebetulnya sudah memberikan sambutan heboh ketika tim pujaannya tiba di Bandara Narita, Tokyo, Senin lalu. Tapi, itu belum cukup. Mereka tetap menguntit ke mana pun Ronaldinho dkk berada. Ketika tahu bahwa skuad Barca menginap di Hotel Yokohama Park Royal, serbuan Barcelonistas pun diarahkan ke sana. Agar momen bertemu pemain idola tak terlewatkan, beberapa suporter bahkan sudah menunggu di halaman hotel yang terletak di teluk Yokohama itu sejak pukul 06.00 waktu setempat. "Ada sekitar 10 sampai 15 orang yang lalu lalang di depan hotel pagi ini (kemarin, Red). Saya pikir mereka tamu. Setelah saya tanya, mereka ternyata hanya ingin melihat pemain Barcelona," kata Takashima, salah seorang staf keamanan hotel. Memang, kemarin pagi mulai pukul 10.00, Ronaldinho dkk menjalani latihan perdana di Marinos Town, yang merupakan kompleks latihan tim anggota J-League, Yokohama Marinos. Latihan itu sendiri tertutup buat suporter. Tahu kalau mereka tak bakal mendapat kesempatan bertemu idola di lapangan, para suporter tadi memilih menyatroni hotel tempat skuad Barca menginap. Tak disangka, semakin siang, jumlah fans yang datang ke hotel semakin banyak. Staf keamanan sempat mencak-mencak karena kehadiran fans tadi mengganggu kenyamanan tamu hotel. Untuk menertibkannya, petugas kemudian membentangkan tali pembatas yang menghubungkan pintu lobi menuju bus yang akan mengangkut rombongan Barca ke tempat latihan. Fans yang tak bisa masuk hotel punya cara lain agar bisa melihat wajah pemain idolanya. Mereka berjejer di jembatan penyeberangan yang tepat berada di samping hotel. Para fans yang semula tertib tiba-tiba heboh ketika satu demi satu pemain Barca bermunculan. Mereka berebut menyodorkan kostum, syal, topi, dan untuk ditandatangani pemain idolanya. Beberapa pemain seperti Ludovic Giuly, Xavi, dan Silvinho masih mau meladeni permintaan fansnya. Tapi, pemain lainnya termasuk Ronaldinho, langsung "diamankan" petugas meninggalkan kerumunan suporter. Ketika bus mulai bergerak meninggalkan hotel, para fans tadi masih tetap mengejar. Lewat jendela bus mereka terus memburu tanda tangan sang bintang. Petugas dipaksa bekerja keras sampai kemudian bus bisa lepas meninggalkan hotel. "Dulu Liverpool atau Sao Paulo tak seheboh ini. Ya, wajarlah. Barcelona pemainnya hebat-hebat," tutur Takashima. (*) [Non-text portions of this message have been removed]
