*Yokohama, Minggu* - Harapan Ronaldinho untuk meraih gelar juara dunia antarklub sirna setelah Barcelona dipukul klub Brasil, Internacional 0-1 di final, Minggu (17/12).
Gol kemenangan Inter yang memupus harapan Barcelona tersebut dicetak pemain pengganti Adriano pada menit 82. Berawal dari kesalahan kapten Barca, Carles Puyol yang gagal menyapu serangan dari Iarley, bola jatuh di kaki Adriano yang langsung menaklukkan penjaga gawang Barca, Victor Valdes. Tertinggal 0-1, kub Barcelona mencopba meningkatkan serangan. Empat menit setelah terjadinya gol, Barca nyaris menyamakan kedudukan. Sayang tendangan bebas Ronaldinho masih melesat tipis di samping kanan gawang Inter. Bermain di hadapan 67. 128 penonton yang memadati stadion internasional Yokohama, Barca langsung memeragakana sepakbola menyerang. Mereka memperoleh kesempatan emas pada menit 19, namun Giovanni van Bronckhorst gagal menjaringkan bola ke gawang Inter yang dijaga Clemer. Pelatih Barca, Frank Rijkaard kemudian memasukkan Xavi pada babak kedua untuk menghidupkan sektor tengah. Pemain timnas Spanyol tersebut mendapat kesempatan emas pada menit 74, namun tendangannya masih dapat ditepis Clemer. Barcelona maju ke final setelah mengalahkan klub Meksiko, America 4-0 di babak semifinal. Sementara Internacional mengalahkan wakil Afrika, Al Ahly 2-1 di babak semifinal lainnya. Al Ahly keluar sebagai juara III kejuaraan dunia antarklub tersebut setelah mengalahkan America 2-1. Gol kemenangan Al Ahly dicetak oleh Aboutrika setelah bekerjasama dengan Flavio pada menit 79. Piala Dunia antarklub dimulai 1960 dengan nama Intercontinental Cup. Ajang ini mempertemukan klub juara Eropa dan Amerika Selatan. Antara 1980 hingga 2004 ajang ini dikenal dengan nama Piala Toyota, sebelum berubah menjadi Piala Dunia Antarklub yang memertemukan juara dari seluruh benua sejak 2005. Tahun lalu, piala diraih klub Brasil lainnya, Sao Paulo setelah mengalahkan Liverpool 1-0 di babak final. *Sumber: *AP ~ raja ~ "I don't want to be a waving bamboo tree, I want to be an oak who stands against the wind." (Soe Hok Gie) [Non-text portions of this message have been removed]
