*Everton Desak Mourinho Diinvestigasi * LONDON - Mulut besar pelatih Chelsea Jose Mourinho kembali membawa masalah. Kemarin, manajemen Everton secara resmi mengirim surat kepada Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) dan Premier League yang isinya mendesak agar dilakukan investigasi terhadap Mourinho.
Usai timnya menang 3-2 atas Everton, Mourinho dianggap telah membuat komentar yang sangat menyudutkan striker The Toffees, Andrew Johnson. Di hadapan para wartawan, manajer asal Portugal itu menuding Johnson adalah tukang diving. Pernyataan Mourinho itu bermula dari jatuhnya Johnson di awal babak pertama di dalam kotak terlarang setelah dilangar defender Chelsea, Khalid Boulahrouz. Sayang, wasit tidak memberikan hadiah penalti kepada Everton meski dalam tayangan ulang jelas sekali jika Johnson memang dijatuhkan Boulahrouz sebelum menabrak kiper The Blues, Henrique Hilario. Pada menit ke-36, The Toffees mendapat hadiah penalti setelah Boulahrouz kembali menjatuhkan salah seorang pemain Everton di kotak terlarang. Kali ini Victor Anichebe yang menjadi korban kasarnya permainan Boulahrouz."Apa yang diucapkan Mourinho tersebut sangat mencoreng profesioalisme Johnson. Hal itu tak ubahnya fitnah karena tidak sesuai dengan apa yang terjadi sebenarnya. Kami juga merasa bukan hanya Johnson yang dirugikan dalam hal ini, tapi klub (Everton) juga dirugikan," kata juru bicara Everton sebagaimana dilasnir website resmi klub. Karena itu, menurut juru bicara tersebut, Everton mendesak kepada otoritas sepak bola di Inggris untuk meminta penjelasan dari Mourinho tentang apa maksud dari ucapannya itu dan selanjutnya menarik kembali pernyataannya yang "ngawur" tersebut. "Kami meminta Mourinho menjelaskan apa maksud dari omongannya itu. Jelas kami dirugikan dengan kelakuannya itu. Sejauh ini kami dan Johnson selalu menjunjung tinggi fair play dan sportivitas dalam sepak bola ," tegas juru bicara Everton. (ali) indopos [Non-text portions of this message have been removed]
