Info bagus nih.
Tes gender ?

Klo tes doping udah sering banget kita denger.
Tes gender ?
Jarang banget yach ?
Dan lebih sulit.
Harus melibatkan banyak ahli yach.

Peace,

NvE


Peraih Perak India Gagal Tes Gender

NEW DELHI - Peraih medali perak Asian Games Santhi Soundarajan dari 
India gagal tes gender dan medalinya akan ditarik, kata para pejabat, 
Senin.

''Santhi menjalani tes gender di Doha dan kami menerima laporan yang 
menyatakan ia gagal tes,'' kata Manmohan Singh, ketua Komisi Medis 
Asosiasi Olimpiade India.

Tes verifikasi gender, yang bukan merupakan kewajiban tetapi 
dilakukan bila para petugas menginginkannya atau ada protes dari 
pihak lawan tanding, dilakukan segera setelah Soundarajan meraih 
medali perak di nomor 800m putri pada 9 Desember.

''Ia ditarik dari nomor 1.500m dan dipulangkan setelah laporan itu 
diserahkan kepada para pejabat Asian Games dari India,'' kata sumber 
Federasi Atletik India (AFI), Senin.

''Dewan Olimpiade Asia (OCA) sudah diberitahu. Medali itu akan 
diambil darinya,'' kata sumber itu.

Maryam Jussuf Jamal dari Bahrain meraih medali emas di nomor 800 
meter putri di Doha, sementara Soundarajan mendapat medali perak, dan 
medali perunggu direbut Viktoriya Yalovtseva dari Kazakhstan. Zamira 
Amirova dari Uzbekistan berada di urutan keempat.

OCA belum secara resmi mengumumkan kegagalan tes Soundarajan di Asian 
Games, yang berakhir di Doha, Qatar, hari Jumat.

Laporan media mengatakan suatu komisi medis OCA tampaknya akan 
menangani kasus tersebut berdasarkan ''protes'', tetapi belum 
menjelaskan tim mana yang mengajukan protes tentang gender 
Soundarajan.

Komisi itu akan mengambil keputusan tentang kasus gender yang 
melibatkan antara lain ginekolog, endocrinolog, psikolog, dan ahli 
genetik. Berbagai tes akan dilakukan, termasuk tes darah.

''Atlet yang gagal tes gender dapat mengajukan peninjauan kembali 
oleh suatu panel ahli setelah dua tahun, setelah 'terapi pembedahan 
dan hormon','' kata laporan media mengutip para pejabat. Bila 
berhasil, atlet itu berhak berkompetisi lagi.

Soundarajan (25), yang orang tuanya bekerja sebagai buruh pembakaran 
batu bata, berasal dari desa Kathakkurichi di distrik Pudukkottai di 
Negara Bagian Tamil Nadu.

Hari Senin, Menteri Besar Tamil Nadu, M Karunanidhi mengabaikan 
kontroversi tersebut dan menyerahkan cek sebesar 1,5 juta rupee 
(33.500 dolar AS) kepada Soundarajan atas penampilannya di Asian 
Games itu.

''Saya tidak ingin membicarakannya,'' Soundarajan dikutip Kantor 
Berita India (PTI), ketika wartawan pada upacara penyerahan bonus itu 
mengajukan pertanyaan tentang kegagalan tes itu. 

Ditolak Bekerja

Soundarajan dinyatakan berhasil dalam tes gender di kompetisi atletik 
Asian Games dan tahun lalu ambil bagian dalam kejuaraan atletik di 
kota Incheon, Korea Selatan. Dalam kejuaraan tersebut ia meraih 
medali perak di nomor 800m. 

Ia juga meraih medali emas di nomor 1.500m di Pesta Olahraga Asia 
Selatan di Kolombo bulan Agustus dan dinyatakan sebagai atlet terbaik 
di Kejuaraan Nasional India di New Delhi bulan September.

Suatu laporan media mengatakan Soundarajan sudah ditolak bekerja di 
perusahaan kereta api India tahun lalu karena panel medisnya ''tidak 
memuaskan tentang gendernya.''

Kontroversi itu merupakan kontroversi kedua di cabang atletik India 
dan tim India dalam sebulan. Penembak putri, Seema Antil ditarik dari 
Asian Games setelah ia gagal tes doping sebelum bertanding. (ant-28) 


Kirim email ke