- Spanish Primera División - 
StandingsFinalEstadio San Mamés   Athletic Bilbao  0 -
0  Real Zaragoza 

Final - Estadio Mestalla     
 
Valencia 3 - 1 Mallorca 
 
Rodriguez Vicente (39)
David Villa (57)
Fernando Morientes (82)
   Gutierrez Jonas (pen 87)

English Carling Cup Quarterfinals - 
 Postp. Anfield  Liverpool  P - P   Arsenal 
    
FinalThe Valley (18,940)  Charlton  0 - 1  Wycombe 
35'   0 - 1  J Easter 
     
zonabola.com
Jelang Sevilla v Deportivo
www.zonabola.com - Rabu, 20 Des 2006, 06:49
Buru Kado Natal 

Label Super Depor yang pernah disandang Deportivo La
Coruna tampaknya sudah tidak relevan lagi dipakai
musim ini. Alih-alih bisa bersaing merebut posisi
teratas di klasemen sementara Liga Primera Spanyol,
anak asuh Joaquin Caparros itu kini harus berjuang
keras untuk bisa menjauh dari zona degradrasi.

Ya, sejak kemenangan 1-0 atas Atletico Madrid pada 21
Oktober lalu, hingga kini Deportivo tidak pernah lagi
menikmati kemenangan di ajang Liga Primera. Harapan
untuk mengakhiri paceklik kemenangan rasanya masih
sulit untuk direalisasikan dalam pekan ini. Sebab,
Caparros dini hari nanti akan menghadapi tuan rumah
Sevilla di Ramon Sanchez Pizjuan (tayangan langsung
RCTI pukul 03.00 WIB).

Paceklik kemenangan dalam tujuh laga terakhir itulah
yang membuat posisi Caparros sebagai entrenador
(pelatih) terancam. Caparros bisa menjadi arsitek
keempat di Liga Primera musim ini yang harus
kehilangan jabatan jika kembali gagal meraih
kemenangan. Namun, kemungkinan itu ditepis para
punggawa Deportivo. Meski saat ini posisi Deportivo
terpuruk di peringkat ke-15, mereka tetap mendukung
Caparros. "Kami tidak pernah membicarakan kemungkinan
itu (pemecatan Caparros),"kata Manuel Pablo, bek
Sevilla kepada Sky Sports.

Dukungan pemain membuat Caparros bekerja lebih tenang.
Dia makin rileks setelah ada jaminan dari presiden
klub, Augusto Lendoiro. "Kami akan melewati momen
sulit ini. Kami adalah klub yang mengandalkan
kekompakan, dan kami akan saling mendukung,"tutur
Lendoiro.

Laga di Ramon Sanchez Pizjuan nanti merupakan partai
terakhir Deportivo sebelum memasuki libur natal.
Rasanya, sangat berat bagi Caparros dan pasukannya
untuk mencari kado Natal di markas pemuncak klasemen
sementara Liga Primera itu. Sebab, Alberto Lopo, Juan
Carlos Valeron, Rodolfo Bodipi dan Pablo Alvarez masih
dibekap cedera. Sedangkan Juanma masih menjalani
skorsing. Dengan skuad yang komplet saja, Deportivo
masih kesulitan meraih kemenangan, apalagi jika harus
kehilangan lima pilar sekaligus.

Di sisi lain, Sevilla yang tengah dalam kondisi on
fire, sangat berambisi untuk mempertahankan takhta
klasemen sebelum libur Natal. Saat Barcelona tampil di
FIFA Club World Cup Japan 2006, Sevilla berhasil
mengkudeta posisi Barca lewat kemenangan penting atas
Real Madrid dan Recreativo Huelva. Kekuatan Sevilla
sendiri dini hari nanti makin solid.

Arsitek Juande Ramos sudah bisa menurunkan bek Javi
Navarro yang telah menuntaskan masa skorsingnya. Ramos
juga gembira melihat kemajuan yang ditunjukkan
Frederic Kanoute. Dalam 14 laga di Liga Primera,
bomber asal Mali itu telah melesakkan 11 gol. Tapi,
kabar buruk buat Sevilla. Menurut rumor, Kanoute masih
bermasalah dengan kondisi fisiknya dan diragukan bisa
tampil lawan Deportivo. Namun, kabar ini langsung
dibantah oleh Ramos. "Fisiknya sedang bermasalah.
Tapi, besok (dini hari nanti) dia akan kembali fit dan
siap tampil,"tandas Ramos. 

Perkiraan Pemain :
Sevilla (4-4-2): 1-Palop (g); 4-Alves, 20-Ocia,
14-Escude, 3-David; 11-Renato, 8-Poulsen, 25-Maresca,
15-Navas; 12-Kanoute, 10-Luis Fabiano
Pelatih: Juande Ramos
Cadangan: 13-Cobeno, 18-Marti, 24-Hinkel, 23-Kepa,
7-Chevanton, 6-Adriano

Deportivo (4-2-3-1): 1-Aouate (g); 17-Arbeloa,
5-Coloccini, 3-Rodri, 15-Capdevila; 6-De Guzman,
8-Sergio; 10-Arizmendi, 16-Rodriguez, 25-Filipe;
11-Riki.
Pelatih: Joaquin Caparros
Cadangan: 13-Munua; 19-Barragan, 31-Bea, 12-Adrian,
26-Castro,24-Verdu.

Head to Head (2 Musim Terakhir):
15-04-2006 Deportivo v Sevilla 0-0
04-12-2005 Sevilla v Deportivo 0-2
01-05-2005 Sevilla v Deportivo 2-0
12-12-2004 Deportivo v Sevilla 2-2   
Penulis: [JP]

Jelang AC Milan v Catania
www.zonabola.com - Rabu, 20 Des 2006, 06:28
Peluang Amankan San Siro 

Stadion Giuseppe Mazza (San Siro) musim lalu menjadi
kuburan bagi setiap lawan yang dijamu AC Milan.
Rossoneri (julukan AC Milan) nyaris menyapu bersih
dengan kemenangan. Dari 19 kesempatan bermain di
kandang, mereka hanya sekali kecolongan dengan memetik
hasil seri.

Musim ini, kondisinya berbalik 180 derajat. Keangkeran
San Siro seolah makin memudar setiap kali AC Milan
berkesempatan menjamu rival-rivalnya. Rossoneri
dipaksa menelan tiga kekalahan dan dua kali ditahan
imbang dari delapan kesempatan laga home.

Gara-gara kegagalan mengamankan poin penuh di kandang
itulah posisi Rossoneri tak kunjung beranjak dari
papan bawah. Hingga menyelesaikan 16 pekan, tim
besutan Carlo Ancelotti itu masih tercecer di urutan
ke-14 dengan hanya mengoleksi 14 poin.

Gennaro Gattuso dkk memiliki tanggung jawab moral
untuk segera mengembalikan keangkeran San Siro seperti
pada tahun-tahun sebelumnya. Itu harus dimulai dini
hari nanti saat mereka berkesempatan menjamu tim
promosi Catania. (Tayangan langsung di Indosiar mulai
pukul 02.30 WIB).

"Kami malu dengan keterpurukan yang kami alami.
Benar-benar awal musim yang sulit. Tapi, kami tak
ingin terus seperti itu. Kami bertekad menyapu bersih
dua laga tersisa sebelum break paro musim dengan hasil
sempurna. Lalu, pada jeda kompetisi kami akan
melakukan pembenahan agar pada putaran kedua nanti
kami lebih baik lagi," papar Filippo Inzaghi, bomber
AC Milan.

"Ingat, target kami tak berubah. Kami ingin finis pada
posisi empat besar," tambahnya seperti dilansir
website resmi klub. Tapi, Rossoneri harus tetap
memasang sikap waspada kala meladeni Catania. Meski
berstatus tim promosi, klub asal Sicilia itu berhasil
menyodok ke posisi empat besar.

Tim besutan Pasquale Marino itu juga tetap optimistis
menghadapi tuan rumah. Walaupun sejarah lawatan ke San
Siro tak pernah berpihak kepada mereka. Dari sembilan
kali lawatan, mereka menelan tujuh kekalahan dan dua
kali menahan imbang. Bagaimana musim ini?

"Rosoneri adalah salah satu tim prestisius di Italia.
Sedang kami seperti anak yang masih hijau. Tapi, kami
tak mengenal kata gentar. Kami akan berjuang memetik
kemenangan," tegas Giuseppe Colucci, gelandang
Catania. 

Perkiraan Pemain
MILAN (4-3-1-2) 16-Kalac (g); 25-Bonera, 4-Kaladze,
3-Maldini, 18-Jankulovski; 8-Gattuso, 21-Pirlo,
20-Gourcuff; 22-Kaka; 9-Inzaghi, 7-Oliveira
Cadangan: 29-Fiori, 2-Cafu, 17-Simic, 32-Brocchi,
10-Seedorf, 11-Gilardino, 15-Borriello.
Pelatih: Carlo Ancelotti.

CATANIA (4-3-3) 1-Pantanelli (g); 21-Silvestri,
4-Sottil, 6-Stovini, 18-Lucenti; 14-Baiocco, 8-Edusei,
26-Caserta; 23-Colucci, 24-Spinesi, 10-Mascara
Cadangan: 16-Polito, 2-Sardo, 3-Falsini, 13-Izco,
25-Millesi, 11-Del Core, 9-Corona.
Pelatih: Pasquale Marino.

  
Penulis: [JP]
 
Jelang Lazio v Inter Milan
www.zonabola.com - Rabu, 20 Des 2006, 06:02
Pertahankan Rekor!!! 

Statistik Inter Milan di pentas Seri A musim ini
begitu mengagumkan. Nerazzurri belum tersentuh
kekalahan. Benteng pertahanan Inter tak kebobolan
selama 560 menit terakhir. Duet lini depan, Zlatan
Ibrahimovic dan Hernan Crespo, masing-masing telah
menyumbang tujuh gol.

Tim polesan Roberto Mancini itu juga mengukir sembilan
kemenangan beruntun. Kemenangan terakhir Nerazzurri
diraih di kandang Messina (2-0) akhir pekan lalu.
Hasil positif itu langsung mengantarkan Roberto
Mancini melewati rekor dua pendahulunya, Helenio
Herrera dan Giovanni Trapattoni. Keduanya hanya
sanggup mengukir rekor delapan kemenangan beruntun
saat masih menukangi Nerazzurri dulu.

Mancio (sapaan Mancini) bakal memperpanjang ukiran
rekornya menjadi 10 laga beruntun. Itu kalau tim
asuhannya berhasil mencuri poin penuh di kandang lawan
pada giornata ke-17 ini. Masalahnya, lawan yang harus
dihadapi Nerazzurri kali ini cukup menantang; Lazio.
(Bentrok seru ini akan ditayangkan TPI mulai pukul
02.30 WIB)

Klub asal ibu kota itu terbukti sulit ditaklukkan
setiap tampil di hadapan tifosi setianya.
Biancoceleste memetik empat kemenangan, dua kali
imbang, dan sekali kalah saat tampil di Olimpico musim
ini. Tim polesan Delio Rossi ini berhasil mengukir
kemenangan fantastis. Mereka mampu mencukur Udinese
5-0, menyikat Ascoli 3-1, dan yang paling membanggakan
Laziale (pendukung Lazio) adalah kemenangan 3-0 atas
musuh bebuyutan, AS Roma.

Kemenangan derby itu mengisyaratkan bahwa
Biancoceleste berpotensi juga menghentikan Inter.
Apalagi rekor statistik pertemuan kedua tim di
Olimpico lebih menguntungkan tuan rumah. (Lihat Facts
& Figures,Red.). Hal itu sangat dipahami oleh Mancini.
Apalagi dia pernah tercatat sebagai mantan pemain
sekaligus pernah menukangi Lazio.

Mancio tahu persis bagaimana spirit yang bakal diusung
Lazio ketika menghadapi tim kuat seperti Inter. Mancio
juga tak mau timnya terbebani oleh tuntutan
memperpanjang rekor. "Banyak yang memuji kami sebagai
tim yang sempurna. Bagi saya, itu terlalu berlebihan.
Kami tak mau terlena oleh hasil positif yang kami
petik selama ini. Scudetto-lah kemenangan terakhir
yang kami incar," tegas Mancio seperti dikutip website
resmi klub yang ditopang baron minyak Massimo Moratti
tersebut.

Kekuatan Nerazzurri sedikit berkurang pada laga
krusial menjelang break paro musim ini. Menurut
perkembangan terakhir, Walter Samuel dipastikan tak
bisa turun karena mengalami cedera pada otot paha.
Defender asal Argentina itu menyusul empat pilar lain
yang sudah masuk daftar pemain cedera. Yakni, Julio
Ricardo Cruz, Ivan Cordoba (cedera lutut), Fabio
Grosso dan Olivier Dacourt (hamstring). Kondisi
Patrick Vieira juga masih meragukan.

Tapi, untuk tim sekelas Inter, problem tersebut
tampaknya tak bakal banyak berpengaruh. Sebab, mereka
masih memiliki stok cadangan yang berlimpah dengan
kualitas skill yang tak jauh berbeda.

"Ya. Itulah kunci sukses kami. Semua itu kami raih
karena kami tampil luar biasa dalam bertahan dan
menyerang," tandas Mancio. Bagaimana Lazio? Pada
kesempatan ini Lazio tidak bisa diperkuat dua pilar
pentingnya karena terkena skors. Yaitu, gelandang
Massimo Mutarelli dan Tommaso Rocchi (striker). 

Perkiraan Pemain
LAZIO (4-3-1-2) 1 Peruzzi (g); 22 Oddo, 13 Siviglia,
25 Cribari, 8 Zauri; 26 Mudingayi, 24 Ledesma, 5
Mutarelli; 11 Mauri; 18 Rocchi, 19 Pandev
Cadangan: 32-Ballotta, 7-Belleri, 2-Stendardo,
85-Behrami, 83-Foggia, 20-Makinwa, 17-Tare.
Pelatih: Delio Rossi.
INTER MILAN (4-3-1-2) 12 Julio Cesar (g); 13-Maicon,
23 Materazzi, 16 Burdisso, 6 Maxwell; 5 Stankovic, 19
Cambiasso, 4 Zanett; 7-Figo; 8 Ibrahimovic, 18 Crespo
Cadangan:1-Toldo, 77-Andreolli, 91-Gonzalez, 14
Vieira, 21-Solari, 20-Recoba, 10-Adriano.
Pelatih: Roberto Mancini

Kondisi Tim
Lazio : Grafik penampilan Biancoceleste belum
konsisten. Tapi, setiap menjamu tim besar, motivasi
klub asal ibu kota ini berlipat-lipat. Mereka juga
mengantongi rekor laga home yang positif setiap
menjamu Inter.
Inter : Setelah melampaui rekor dua generasi
pendahulunya, tim besutan Roberto Mancini ini
berambisi meraup hasil yang jauh lebih sempurna. Inter
juga berambisi memperpanjang rekor tak terkalahkan.

Head to Head
(4 Pertemuan Terakhir di Serie A)
19-03-2006 Inter v Lazio 3-1
05-11-2005 Lazio v Inter 1-1
12-03-2005 Lazio v Inter 1-1
30-10-2004 Inter v Lazio 1-1

FACTS AND FIGURES
1. Ini adalah lawatan ke-65 Inter Milan ke Stadion
Olimpico (menghadapi Lazio). Pada 64 lawatan
sebelumnya, Inter hanya mampu mencuri 15 kemenangan.
Sisanya, 27 kali bermain imbang dan menelan 22
kekalahan.
2. Inter tak terkalahkan pada 18 laga terakhir (di
semua ajang). Sedangkan di Seri A, tim polesan Roberto
Mancini ini telah mengukir sembilan kemenangan
beruntun.
3. Pada 10 lawatan terakhir ke kandang Lazio di ajang
Seri A, Inter selalu gagal memetik kemenangan.   
Penulis: [JP]
 
Zona Spanyol
www.zonabola.com - Rabu, 20 Des 2006, 05:46
Valencia Menang, Zaragoza Imbang 

Valencia kembali ke jalur kemenangan sebagaimana
mereka membekuk Real Mallorca 3-1 di Mestalla dalam
laga lanjutan La Liga, Selasa (19/12). Tiga gol
valencia dicetak oleh David Villa, Fernando Morientes
dan Vicente Rodriguez.

El Che meraih kemenanga ketiganya secara beruntun
dimana Villa mencetak gol kedelapannya di musim ini.

Sementara itu, Zaragoza untuk sementara naik ke posisi
empat klasemen setelah bermain imbang tanpa gol dengan
Athletic Bilbao di Stadion La Romareda.

Sevilla memimpin klasemen dengan 34 poin, diikuti
Barcelona dengan selisih satu angka serta memiliki
satu pertandingan lebih banyak. Real Madrid berada di
urutan ketiga dengan 32 poin. Zaragoza, Atletico
Madrid dan Valencia sama-sama mengumpulkan 27 poin.

Vicente membuka keunggulan Valencia di menit ke-39
melalui tendangan mendatar usai memanfaatkan umpan
Villa, 1-0.

Villa menggandakan keunggulan di menit ke-57 setelah
dirinya mampu menyelesaikan umpan Vicente dan dengan
mudah menaklukkan penjaga gawang Toni Prats, 2-0.

Morientes, yang menggantikan Villa di menit ke-60,
mencetak gol ketiga Valencia delapan menit sebelum
bubaran usai menanduk umpan silang Miguel Angel Angulo
sekaligus menggenapkan koleksi golnya di musim ini
menjadi enam gol.

Mallorca memperoleh gol hiburan di menit ke-87 melalui
penalti yang dieksekusi dengan baik oleh gelandang
Jonas Gutierrez.

Mallorca, yang belum pernah menang di Mestalla dalam
20 kali kunjungan, turun ke posisi 15 dengan empat
pertandingan tanpa kemenangan.

Sementara itu, Zaragoza gagal memanfaatkan keunggulan
sebagai tuan rumah setelah dipaksa bermain imbang
tanpa gol oleh Bilbao, yang kembali bangkit setelah
ditangani oleh Jose Manuel 'Mane' Esnal.

Bilbao, yang sebelumnya menjadi salah satu kandidat
untuk terdegradasi, telah meraih dua kemenangan dan
satu kali imbang di dalam empat laga Mane dan membawa
mereka ke urutan 16 dengan 15 poin.
 
Piala Carling
www.zonabola.com - Rabu, 20 Des 2006, 05:17
Laga Liverpool vs Arsenal Ditunda 

Pertandingan bigmatch perempatfinal Piala Carling
antara Liverpool melawan Arsenal yang dijadwalkan akan
dilangsungkan di Anfield terpaksa ditunda karena
adanya kabut yang cukup tebal sehingga menyulitkan
pandangan.

Wasit Martin Atkinson melakukan inspeksi lapangan pada
pukul 6.15 petang waktu setempat untuk melihat
kondisinya dan mengatakan apabila kabut tidak memburuk
dalam 30 menit pertandingan akan dilangsungkan.

Akan tetapi, saat dirinya kembali pukul 6.45 petang,
kondisinya memburuk dan jarak pendang sangat kurang
sehingga pertandingan tidak dapat dimainkan.

Belum ada keputusan kapan pertandingan akan
dilaksanakan, namun dikonfirmasikan bahwa laga
tersebut tidak akan dijadwalkan kembali pada Rabu
(20/12).

Sebagaimana kedua tim akan tampil dua kali dalam
seminggu selama Natal dan Tahun Baru, pengaturan laga
ini tentu saja sangat sulit, terutama dengan jadwal
semifinal pada tanggal 10 Januari.

Liverpool dan Arsenal juga bertemu di putaran ketiga
Piala FA pada 6 Januari.

  
Penulis: [BB]

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

Kirim email ke