*Bangga Wariskan Kostum Nomor 5
*

Kalau saja Zinedine Zidane tak menerima kartu merah di laga final Piala
Dunia Juli lalu, mungkin Zidane lah yang akan naik podium menerima trofi
Pemain Terbaik Dunia 2006. Ketidakmampuan Zidane mengontrol emosi saat babak
perpanjangan waktu masih tersisa 10 menit, membuat Prancis gagal mewujudkan
impian menjadi juara dunia.

Nama Zidane pun ikut tercoreng. Imbasnya, pemain yang memutuskan pensiun
usai Piala Dunia itu harus puas menempati urutan kedua daftar Pemain Terbaik
Dunia tahun ini. Meski gagal, Zidane tak merasa kecewa. Justru sebaliknya,
dia bangga karena yang terpilih adalah Fabio Cannavaro, pemain yang mewarisi
kostum nomor 5, kostum yang dulu dia kenakan saat masih membela Real Madrid.

"Saya pikir, terpilihnya Cannavaro cukup logis. Dia telah melakukan yang
terbaik sepanjang tahun ini. Wajar jika kemudian dia menang,"papar Zidane
kepada Reuters setelah seremoni penyerahan award.

Zidane menilai, meski usia Cannavaro sudah tidak muda lagi, tapi kapten
Timnas Italia itu masih bisa memberikan kontribusi maksimal buat klub dan
timnas. Zidane percaya, Cannavaro masih punya kesempatan untuk memenangkan
gelar lagi. "Ini bukan yang terakhir buat Cannavaro. Dia masih memiliki
kesempatan,"tukasnya.

Sementara itu, Ronaldinho yang langsung terbang ke Swiss setelah laga final
FIFA Club World Cup Japan 2006 di Yokohama, tak menunjukkan perasaan kecewa.
Ronaldinho hanya mampu menempati urutan ketiga. "Saya merasa sangat istimewa
karena duduk di sebelah Cannavaro di sini," kata Ronaldinho. "Saya merasa
sudah menjadi juara. Karena, masuk nominasi adalah penghargaan tersendiri
bagi karir saya. Sekarang, saya hanya ingin membantu tim dan melakukan hal
yang sama untuk bisa tampil di Zurich setiap tahunnya,"tandasnya.

Nah, untuk bisa kembali merebut gelar yang kini menjadi milik Cannavaro,
Ronaldinho akan berusaha keras untuk membawa Barcelona memenangkan kembali
Liga Champions dan Liga Primera musim ini. Selanjutnya, tahun depan dia akan
berusaha memenangkan gelar kejuaraan dunia antarklub setelah tahun ini
gagal.

"Saya dan seluruh pemain Barca, sudah komitmen untuk mempertahankan trofi
Liga Primera dan Liga Champions, serta kembali ke Jepang untuk memenangkan
juara dunia tahun depan,"ujarnya. (bas)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke