Hohohoho... Jadi inget, dulu punya temen Frather yg cukup jago main bola. Udah jadi Pastur kali dia ya ?
hohhohoho... Peace, Yonas --- In [email protected], "xmen football" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > * > * > > Cita-Cita Vatikan > VATICAN CITY- Manakah negara terkecil di dunia? Jawabannya adalah Vatikan. > Negara yang secara geografis "menempel" di Kota Roma, Italia, itu hanya > memiliki luas kurang dari setengah kilometer persegi. > > Meski kecil, pusat kekuasaan Katolik di dunia itu ternyata memiliki mimpi > yang besar untuk urusaan sepak bola. Dalam waktu dekat, mereka berencana > untuk membangun sebuah tim sepak bola yang tangguh dan bisa bersaing dengan > negara-negara besar di dunia. > > "Ke depan kami memimpikan memiliki tim besar yang selevel dengan Inter Milan > atau AS Roma," kata Kardinal Tarcisio Bertone, Sekretaris Negara Vatikan, > seperti dikutip sejumlah media Italia. > > Caranya? Dengan melirik ke Brazil. Maksudnya, dengan menyeleksi ratusan > pelajar Brazil yang belajar di universitas-universitas di dunia yang > terafiliasi dengan Vatikan. Seperti diketahui, Brazil adalah gudangnya > pemain dengan talenta luar biasa. Negeri Samba tersebut juga tercatat > sebagai juara dunia lima kali, terbanyak di antara semua negara di planet > ini. > > Bertone adalah orang nomor dua di Vatikan setelah Paus Benedict. Kebetulan, > kedua pucuk pimpinan Vatikan itu dikenal "gila" bola. Itu bisa mempermudah > langkah menuju pembentukan tim sepak bola Vatikan. > > Saat masih menjadi Uskup Besar Genoa, Bertone bahkan pernah dipercaya > menjadi komentator televisi ketika berlangsung derby Genoa melawan > Sampdoria. Kedua tim tersebut memang bermarkas di Genoa. > > Guna bisa menyusun tim yang tangguh, Bertone juga akan meminta bantuan > karibnya, Fiorenzo Angelini. Angelini adalah seorang seorang Romanisti > (penggemar berat AS Roma, red) yang selama ini sudah menjadi langganan > komentator pertandingan Seri A Italia di Radio Vatikan. > > Jika sudah terbentuk, lanjut Bertone seperti dikutip AFP, dia tidak ingin > Timnas Vatikan hanya jadi pelengkap penderita di persepakbolaan Eropa dan > dunia. Dia tidak ingin Vatikan bernasib seperti San Marino dan Andorra yang > selama ini selalu jadi pupuk bawang. Pada September lalu, San Marino bahkan > dihajar Jerman 0-13 dalam kualifikasi Euro 2008. (ali) > > > [Non-text portions of this message have been removed] >
