Selasa, 26/12/2006 16:08 WIB
Bangkit di 2007, Milan?
Doni Wahyudi - detikSport


AFP/Giuseppe Cacae
Jakarta - Setelah terus terpuruk, AC Milan menutup tahun 2006 dengan dua
kemenangan meyakinkan. Akankah ini menjadi awal geliat Rossoneri di tahun
2007?

Mengenaskan, itu mungkin kalimat yang pas untuk menggambarkan kondisi Milan
di paruh pertama musim ini. Duduk di posisi 12 setelah melakoni 18
pertandingan dan baru mengumpulkan 20 poin jelas tak pernah terbayang
sebelumnya.

Memulai kompetisi dengan hukuman delapan poin atas keterlibatannya dengan
claciopoli tak bisa dijadikan pembenaran untuk tampil apa adanya. Soalnya
terlepas dari sanksi tersebut hasil yang mereka raih di Seri A memang sangat
mengecewakan.

Tiga kemenangan di tiga pertandingan perdana sempat mencuatkan asa untuk
tetap mengejar Scudetto. Tapi selanjutnya kekalahan dan hasil imbang justru
lebih sering menghampiri Milan.

Bahkan tim sekelas Siena dan Torino mampu menahan imbang Milan di Giuseppe
Meazza. Kandang Milan yang terkenal angker itu kemudian malah menjadi
kuburan mereka sendiri saat menderita hat-trick kekalahan. Palermo, Inter
Milan dan AS Roma gantian mempecundangi pasukan Carlo Ancelotti secara
berurutan.

Dua pekan ke belakang Milan mulai menampakkan hasil positif. Dua kemenangan
beruntun atas Catania dan Udinese dengan agregat 6-0 berhasil diraih. Belum
cukup membuktikan mereka sudah bangkit memang, namun hasil tersebut yang
diraih tepat di akhir tahun bisa menjadi titik balik dan pemacu semangat
saat memasuki tahun 2007.

"Kami menutup tahun ini dengan baik. Ini tahun yang sulit dan kami mengawali
tahun 2007 dengan harapan sesuatu yang baru. Kami khawatir dengan akhir
musim ini, kami dalam kondisi genting tapi bereaksi bagus dengan hal itu,"
sahut Ancelotti seperti dikutip situs resmi Milan.

Makin membuka peluang Milan untuk bangkit adalah akan dibukanya musim
tranfer kedua datang Januari nanti. Jika masih mengincar tiket Liga
Champions, Rossoneri memang wajib segera berbenah termasuk aktif membeli
pemain.

Bukan sekedar berbenah, Milan mungkin harus berevolusi. Polling yang
dilakukan detiksport beberapa waktu lalu menyuratkan hal tersebut. Dari 4180
responden yang berpartisipasi, 1692 (40,47%) diantaranya setuju kalau
beberapa perubahan sekaligus harus segera di lakukan untuk mengembalikan
kejayan Milan: mulai dari mengganti Ancelotti, mempensiunkan pemain tua yang
masih "dieksploitasi" dan tentunya menambah pasukan baru.

Mengherankan memang melihat belanja pemain mereka musim panas lalu. Setelah
berhasil menjual Andriy Shevchenko dengan harga 31 juta poundsterling,
pemain yang mereka datangkan untuk mengganti Sheva hanyalah Ricardo Oliveira
yang harganya diperkirakan tak sampai setengah harga Sheva. Sementara
janji-janji untuk memberi kejutan buat fans tak kunjung terealisasi,
termasuk beberapa nama yang sempat diisukan macam Didier Drogba, Samuel
Eto'o sampai Ronaldinho.

Dua kemenangan beruntun memang belum membuktikan apa-apa buat tim sekelas
Milan. Namun jika mereka cukup bijak di bursa tranfer nanti, target masuk
empat besar demi Liga Champions musim depan jelas bukan sesuatu yang
mustahil.

"2007 akan menjadi tahun yang hebat buat kami, saya yakin akan hal itu,"
singkat Andrea Pirlo mengomentari peluang timnya musim depan. (din/ian)

-- 
Cavaliere
AC Milan atau tidak sama sekal!


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke