On 1/5/07, Kekkai Genkai <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Ukuran buat disebut british... hm, mudah aja, tim yg berlaga di liga > inggris yg otomatis menggunakan pemain inggris, karena ajang liga > suatu negara tentunya gak lepas dr pengembangan bakat2 dari dalam > negeri itu sendiri, dalam hal ini Inggris... justifikasi ini dari > mana?kayaknya gak perlu ditanyakan, semua tau ndiri lah... TST, Tau > Sama Tau aja gitu lho >
== Silakan saja Anda bikin definisi sendiri. Tapi saya yakin semua klub besar punya akademi untuk para pemain junior. Masalahnya adalah apakah para pemain junior Inggris itu mampu membuktikan kualitasnya di level senior? Dari sini pasti muncul sanggahan, kalo ga dikasih banyak kesempatan bermain, gimana mau berkembang? Ya maaf, kalo skill mereka pas-pasan, lebih baik pinjemin saja ke klub divisi 2. Main di sana sebaik-baiknya, kalo dianggap sudah cukup mampu, baru dipanggil lagi. > ... sama halnya waktu kita semua protes soal > naturalisasi pemain... kan kita mau negara kita maju dgn bakat asli > dr negara kita, bukan naturalisasi ataupun pemain asing... > == Dengan prestasi timnas kita, elo yakin ada yang protes soal naturalisasi pemain? Hayah...justru kebanyakan dari kita malah minta kenapa soal naturalisasi ini ga dibikin mudah. Rekrut pemain Brazil, Chili atau Nigeria yang main di Ligina. Gue yakin prestasi timnas tambah kinclong. Tambah lama gue liat elo orang yang bener-bener idealis...hehe > digunakannya pemain asing adalah ditujukan untuk membantu atau > sebagai faktor pendorong, pemacu untuk dijadikan contoh bagi pemain2 > lokal untuk memacu untuk mengasah kemampuannya, bukan malah pemain2 > itu yg mendominasi suatu tim.. itu menurut saya... > == Itu menurut Anda. Menurut Wenger dan Dein, beda lagi. Bagi mereka, yang penting Arsenal main bagus dan stadion penuh. Toh yang nonton di Emirates itu juga ga peduli apakah yang make kostum Arsenal itu bisa nyanyi God Save The Queen. Soal Arsenal hati2 dalam pembelian pemain Inggris... hm > gini2... mereka bisa memantau pemain2 & bakat2 muda dr luar... karena > harga mereka murah?knp mereka gak coba bina sndiri pemain2 lokal?jd > gak mahal kan????n klo mereka membina pemain2 muda lokal, itu mrpkan > hal yg wajar toh mereka tim inggris & berlaga di kompetisi di > Inggris... malah jd aneh klo mereka tim inggris, berkompetisi di > nggris, tp malah membina bakat2 muda dr luar negeri... heheheh bukan > begitu? > == Seperti gue bilang di awal, gue yakin semua klub besar pasti punya akademi junior. Dan ini juga soal talenta. Tolong kasih tau gue, apa MU yang dulu terkenal dengan akademi juniornya, udah bisa ngorbitin pemain lagi? Begitu juga Liverpool dan Chelsea. Talenta bagus di Inggris tuh sedikit. MU emang punya banyak pemain muda : Carrick, Ronaldo, Rooney. Tapi itu semua beli. Mahal pula! Ini soal hukum dagang, bos! MU emang punya banyak duit jadi mereka enak aja ngeluarin puluhan juta pounds untuk beli pemain-pemain itu. Tapi klub-klub kayak Arsenal atau Pool, jauh lebih ketat itung2an fulusnya. Ada semacam panduan untuk beli pemain : 1. pilih posisi yang dibutuhkan 2. lihat di pasar ada ga alternatif pemain sesuai no.1 3. lihat skillnya 3. lihat harga! ......... ........ ........ liat paspornya (klo perlu) > > > [Non-text portions of this message have been removed]
