Kehadiran Sheva di Chelsea, sejauh ini, tidak lebih sebagai pemacu
agar Drogba main lebih baik. Bahkan ketika Chelsea menang besar.. tak
ada gol dari Sheva yang main 90 menit. Ada apa dengan Sheva?

Shevchenko 'Hilang' dalam Pesta
Andi Abdullah Sururi - detikSport

(AFP/John D McHugh)
London - Betul-betul Andriy Shevchenko dalam masalah. Saat Chelsea
berpesta gol di Stamford Bridge kemarin malam, saat ia diturunkan
selama 90 menit, ia malah "menghilang".

Begitulah. Shevchenko tidak terlibat dalam pencetakan enam gol The
Blues ke gawang Macclesfield pada pertandingan babak ketiga Piala FA.
Ia untuk kesekian kalinya memperlihatkan kemandulannya di Inggris.

Idealnya Shevchenko bisa memanfaatkan duel tersebut untuk menambah
nilai dirinya, bahwa ia dibeli 30 juta poundsterling dan digaji lebih
dari Rp 1 miliar per minggu untuk memproduksi banyak gol, kapan saja
punya kesempatan.

Tapi ia menyia-nyiakan kesempatan besar itu. Bagaimana tidak, ia
dimainkan sejak menit pertama dan tidak tergantikan sampai selesai. Ia
juga terbebas dari Didier Drogba, yang ketajamannya bisa jadi malah
membuatnya minder, yang malam itu tidak diturunkan Jose Mourinho.

Faktor lawan yang "ecek-ecek" juga seharusnya pas buat dipakai bomber
Ukraina itu untuk unjuk gigi. Macclesfield adalah tim divisi empat,
yang sejak awal diperkirakan bakal jadi bulan-bulanan Chelsea -- dan
Shevchenko berpeluang merajalela di barisan belakang mereka.

Tapi yang terjadi tidaklah demikian, kecuali Chelsea memang menang
besar 6-1. Tidak ada nama Shevchenko dalam daftar pencetak gol. Ia
tetap kalah produktif dari Frank Lampard yang mengukir hat-trick, yang
membuat koleksi golnya di musim ini menjadi 12 -- empat kali lipat
dari Shevchenko.

Mantan bintang AC Milan itu bahkan "dipecundangi" winger cadangan
Shaun Wright-Phillips, gelandang "kemarin sore" John Obi Mikel, bahkan
pemain bertahan Ricardo Carvalho, yang masing-masing memungut satu
gol.

Ia memang membuat assist saat dijatuhkan pemain lawan sehingga
menghasilkan hadiah penalti buat dieksekusi Lampard. Tapi Shevchenko
pasti sadar tugas utamanya bukanlah sebagai tukang assist melainkan
penggedor jala lawan.

Jangan Shevchenko, Mourinho pun merasa prihatin melihat pemain topnya
itu "menghilang" dalam sebuah pesta gol. "Jika sebuah tim menang 6-1
dan seorang striker tidak mencetak gol, pasti ia frustasi," ujar sang
manajer.

Masih untung Mourinho tidak menyindir ketidakberdayaan Shevchenko. Ia
tetap sabar menunggu perbaikan peruntungan yang bersangkutan. "Di
beberapa pertandingan lain mungkin ia menerima ini tanpa perlawanan.
Tapi hari ini ia telah berjuang dengan keras dan bekerja untuk tim,"
demikian Mouriho.

Duh, Sheva, Anda ada di mana?
(a2s/lom)


-- 
~~ ADI B ~~
----------------------------------------
        UNITED!!! SAJA!!!
----------------------------------------

Kirim email ke