Kamis, 11 Jan 2007,
*Withe Warning Ponaryo Dkk
*

Laporan Dani Nursubagyo dan Guslan dari Singapura
SINGAPURA - Tiga kali runner up dalam tiga edisi terakhir bukan garansi
Timnas Senior Indonesia mengulang hasil serupa dalam Piala AFF 2007.
Meratanya kekuatan negara di ASEAN belakangan ini telah membuat konfigurasi
kekuatan mulai berimbang. Termasuk kans Indonesia di babak penyisihan grup B
yang dihelat di Singapura, 13-17 Januari.

Pelatih Timnas Senior Peter Withe menyebut dua tiket babak semifinal yang
diperebutkan di masing-masing grup akan berlangsung ketat. Dari tiga lawan
yang dihadapi Indonesia di grup B, Withe menyebut kekuatannya merata. Mulai
dari tuan rumah Singapura, Vietnam hingga Laos yang menjadi lawan perdana
timnas.

Misalnya Laos. Kendati timnya diunggulkan, tactician asal Inggris itu enggan
sesumbar timnya bakal mampu memetik kemenangan mudah dalam laga Sabtu (13
Januari) lusa. Pelatih berusia 55 tahun itu justru mengingatkan timnya agar
tidak kelewat percaya diri (overconfidence) karena bisa jadi bumerang bagi
Ponaryo Astaman dkk.

"Kami tidak mau menganggap enteng Laos. Meski menjadi underdog di grup ini,
kekuatan Laos tentu banyak peningkatan. Apalagi kekuatan negara-negara di
ASEAN saat ini mulai merata," ungkap Peter Withe usai memimpin latihan
Timnas Senior di Stadion Clementi, kawasan Singapura Selatan, sore kemarin.
Penekanan Withe pun ditujukan kepada anak asuhnya yang kerap bermain buruk
jika mulai dihinggapi overconfidence. Efeknya adalah organisasi permainan
timnas menjadi amburadul. Bukti terakhir adalah saat uji coba menghadapi
Afrika Selection di Bandung sebagai bagian dari persiapan menuju Piala AFF.

Apalagi pelatih asal Inggris itu mengaku tak tahu banyak kekuatan Laos.
Hanya, keberhasilan tim asuhan Saythong Syphasay itu lolos dari babak
kualifikasi di Bacolod, Filipina, mendapat apresiasi tersendiri dari Withe.
"Tentunya kekuatan Laos akan mengalami peningkatan dibandingkan saat tampil
di babak kualifikasi karena mereka juga pasti terus berbenah," sambungnya.

Sebenarnya tak hanya Laos, kekuatan Singapura dan Vietnam tetap akan
dipantau kubu Indonesia. Karena timnas akan main pada jam pertama pukul
17.30 waktu setempat atau pukul 16.30 WIB, Withe bakal menyempatkan diri
melihat permainan Singapura-Vietnam yang akan bentrok pada laga jam kedua.

"Saya berencana melihat permainan keduanya. Untuk pemain saya kira juga
perlu agar mereka tahu bagaimana kekuatan tim pesaing," ujar mantan pelatih
Timnas Thailand itu.

Peringatan Withe pun mendapat dukungan dari pemain Timnas Senior Mahyadi
Panggabean yang menilai kekuatan Laos sudah beda dengan beberapa tahun lalu.

"Dulu mungkin Indonesia masih bisa menang telak. Tapi, kini saya rasa semua
lawan tak bisa dianggap enteng termasuk Laos sekalipun," jelas pemain asal
PSMS Medan itu.

Hal senada disampaikan defender Timnas Senior Bayu Sutha. Pemain yang musim
depan berkostum Persib Bandung itu menyebut Singapura dan Vietnam jadi
pesaing utama. "Biasanya main pertama kurang in, nah ini bisa bahaya karena
lawannya Laos yang justru karena kurang diunggulkan bakal bermain luar
biasa," tutur Bayu. (dns)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke