Dan mereka Juara Dunia...!!!! Jangan sampe ketinggalan Oom... apa elu mau di marahin ama bonyok lu gara2 ga sebut mereka itu Juara Dunia..??
------------------------------ *From:* [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] *On Behalf Of *Don Rudy *Sent:* Wednesday, January 17, 2007 10:10 AM *To:* [email protected] *Subject:* Re: [BolaML] Re: Serie A News [14 Jan 07] On 1/17/07, Rahmad wahyudi <[EMAIL PROTECTED] <djawah97%40yahoo.com>> wrote: > > Halah..ada penggemar Si Rasis yg tersinggung toh...sok pake bahasa > Inggris lagi..siapa namanya..tULUL yak..???hikhikhik..Bro or Sis neh..?? > Kasihan banget nasib lo..baru lahir udah di doain sama orang tua lo pake > nama yg gak jelas...walah jadi OOT neh.. > > Darimana anda tahu kalau Materazzi itu rasis? Anda hanya dengar dari koran ini dan itu kan? yang pertama tentu saja The Sun, bener ga? Ini kronologi kejadian itu versi Materazzi yang ga pernah di "iya" kan oleh ZIdane dan ga pernah dibantah oleh Zidane. Ketika itu Matrix mengawal Zidane dan dia memegang kaosnya, 90 menit lebih Zidane ga bisa menembus kotak penalty Italia dan menjebol gawang Italia selain dari tendangan penalty. Mungkin merasa kesal, Zidane bilang "Kalau kamu menginginkan kaosku, aku akan berikan setelah pertandingan". Matrix merasa tersinggung, yach mungkin karena dia merasa bahwa dia adalah Pemain Tim Nasional dari negara besar di Sepakbola "Italia" dia merasa apa yang dikatakan Zidane sangat melecehkannya. Akhirnya dia membalas ucapan Zidane "aku lebih memilih saudara perempuanmu daripada kaosmu", dan Zidane pun tersinggung. Akhirnya...terjadilah sesuatu yang sanagat unik, Zidane menanduk dada Materazzi. Apa yang dilakukan Matrix dan Zidane dengan kata2nya menurut banyak pengamat adalah hal yang wajar di Sepakbola, tidak mungkin seorang pemain mengharapkan kalimat2 manis dari lawan di partai final Piala Dunia. Semisal : "Anda ganteng sekali", "Permainan anda luar biasa", Anda sungguh pemain yang hebat"...ga mungkin kalimat2 itu muncul dari lawan, apalagi yang bertandinga Italia vs Prancis, dimana Italia pernah dikalahkan Prancis di partai final Euro 2000 di menit2 terakhir yang menurut publik Italia sagat menyakitkan. Matrix(julukan Materazzi) : jgn pernah mengharap kata2 manis darinya di pertandingan denga tingkat emosi yang sangat tinggi. Zidane : Pemain terbesar Prancis, semua orang sudah tahu kualitasnya. Dan terakhir, saya ingin mengatakan bahwa mereka adalah manusia!! -- Cavaliere AC Milan atau tidak sama sekal! [Non-text portions of this message have been removed]
