> 1. Tidak ada tarian tango dan tarian samba. Padahal seluruh dunia sudah
>mengakui bagaimana indahnya kedua style Sepakbola ini, untung masih banyak
>liga lain yang melestarikannya. Apa jadinya kalau kedua style sepakbola itu
>hilang?

  Don Rudy, alangkah membosankannya dunia sepakbola apabila sepakbola hanya ada 
tango dan samba.  Kick and rush dan Catenacio kan flavour lain dari sepak bola. 
   Gue juga penggemar samba dan tango tapi dari kecil dah cinta mati sama 
Liverpool jadi boleh donk suka samba, tango dan kick and rush (walaupun Pool 
bukan traditional kick and rush team).
  
>2. Tidak ada Pemain terbaik dunia dan Juara Dunia?
>Pemain terbaik dunia adalah pilihan dan pengakuan dari pelatih Tim Nasional
>dari seluruh dunia, ada yang merasa lebih pintar dari mereka?
>Juara Dunia, ini adalah pilihan Tuhan dengan takdirnya.
   
  Walaupun ga ada pemain terbaik dunia lahir dari Liga Inggris, tapi menghibur 
bagi gue udah cukup.  Gw menganggap kualitas Seri A tetap bagus walaupun 
ditinggal maestronya seperti Zidane dan tidak ada penghibur seperti Ronaldinho, 
Robinho dan Messi, hanya sayang tidak menghibur karena catenacionya masi 
kental.  Tantangan memang buat pemain kelas dunia untuk main di Italy, tapi 
kelihatannya pemain terbaik dunia sudah banyak beralih ke Spanyol dan Inggris 
untuk cari tantangan.

>3. Bukannya membesarkan Maestro Sepakbola seperti El Diego malah
>membesar-besarkan pemain seperti David Beckham? Dan sekarang mereka berusaha
>memunculkan pemain2 seperti itu lagi, padahal yang diharapkan oleh pecinta
>Sepakbola Sejati adalah Maestro seperti El Diego.
   
  Beckham bagi gue pun bukan pemain terbaik di dunia tapi kualitas dia pada 
jamannya bisa dibilang kualitas dunia untuk pemain dengan posisi dia.  Masalah 
gelar pun di Eropa dia udah menang hampir smua trophy kecuali juara dunia.  
Wajar donk kalo orang Inggris ngeliat dia sebagai icon.
  
>4. Dan terakhir yang bikin saya miris adalah ambisi Chelsea untuk menjadikan
>klub tersebut sebagai klub terkaya di dunia di tahun 2014, kalau mau cari
>untung besar...kenapa ga bikin perusahaan aja. Kalau memang mau
>mengembangkan Sepakbola, kenapa ga invest ke pembinaan usia muda? sehingga
>diharapkan muncul maestro2 Sepakbola dengan skill hebat, bukan pemain2 yang
>hanya bisa menghasilkan uang?

  Hampir smua investor di dunia juga ngarepinnya untung.  Ada yang pengen 
untung cepet tapi cm sebentar ada yang pengen untung tapi sabar dan perlahan.  
Mengenai investasi Roman di Chelsea gue no comment deh, mungkin fans Chelsea 
bisa jawab.
   
  Cheers
   
   
  

Don Rudy <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Dear All,
Terus terang saya sangat kecewa dengan Sepakbola sekarang ini, terutama dari
sisi teknik permainan. Penantian saya terhadap "Maestro Sepakbola" seperti
Diego Maradona sepertinya akan terus barlanjut dan semakin nggak jelas kapan
akan berakhir...
Menurut saya, Maestro Sepakbola seperti El Diego tidak jatuh dari langit.
Peran dari media, insan Sepakbola dan masyarakat juga sangat berpengaruh
dalam membentuk pemain seperti El Diego.
Saya hanya berharap, masyarakat semakin mementingkan kualitas teknik
permainan Sepakbola ini ketimbang dari segi bisnis dll. Dan saya sangat
mempertanyakan kualitas teknik Liga Inggris untuk yang satu ini....

1. Tidak ada tarian tango dan tarian samba. Padahal seluruh dunia sudah
mengakui bagaimana indahnya kedua style Sepakbola ini, untung masih banyak
liga lain yang melestarikannya. Apa jadinya kalau kedua style sepakbola itu
hilang?

2. Tidak ada Pemain terbaik dunia dan Juara Dunia?
Pemain terbaik dunia adalah pilihan dan pengakuan dari pelatih Tim Nasional
dari seluruh dunia, ada yang merasa lebih pintar dari mereka?
Juara Dunia, ini adalah pilihan Tuhan dengan takdirnya.

3. Bukannya membesarkan Maestro Sepakbola seperti El Diego malah
membesar-besarkan pemain seperti David Beckham? Dan sekarang mereka berusaha
memunculkan pemain2 seperti itu lagi, padahal yang diharapkan oleh pecinta
Sepakbola Sejati adalah Maestro seperti El Diego.

4. Dan terakhir yang bikin saya miris adalah ambisi Chelsea untuk menjadikan
klub tersebut sebagai klub terkaya di dunia di tahun 2014, kalau mau cari
untung besar...kenapa ga bikin perusahaan aja. Kalau memang mau
mengembangkan Sepakbola, kenapa ga invest ke pembinaan usia muda? sehingga
diharapkan muncul maestro2 Sepakbola dengan skill hebat, bukan pemain2 yang
hanya bisa menghasilkan uang?

-- 
Cavaliere
AC Milan atau tidak sama sekal!

[Non-text portions of this message have been removed]



         

 
---------------------------------
 Get your own web address.
 Have a HUGE year through Yahoo! Small Business.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke