Mumpung lagi ngomongin TIMNAS, Ini terjadi ketika Tim Garuda akan menghadapi bbak kualifikasi PD86 di Mexico. Saat itu timnas yg sdg TC di Jakarta tinggal di Kebayoran Inn. "Saya agak kaget, tiba2 salah satu kamar disediakan buat sang paranormal (PN). Kehadirannya utk membantu timnas,"jelas Sinyo Aliandoe sang pelatih. Menurutnya dia tdk percaya hal seperti itu. Namun tdk bisa menolak karena sengaja disewa PSSI yg saat itu dipimpin Kardono. Sang PN sering mengumpulkan para pemain, mereka diberi wejangan2 khusus. Aliandoe tdk tahu persis apa saja yg dilakukan sang PN. hanya satu yg dia tahu. Waktu itu kiper timnas Hermansyah dan Dony Latuperissa punya kostum tersendiri. Di dadanya harus ada warna oranye (itu sbg syarat agar tdk mudah kebobolan). Hermansyah membenarkan hal tersebut. Kiper yg kini menjadi pelatih kiper di PS Palembang itu sempat mendapatkan perlakuan khusus. Yg jelas ketika bertanding melawan korsel, di dada saya, tepatnya di belakang lambang garuda terdapat uang logam. Dan sang PN berkata, kelak kami akan menang 4 - 1, kenang Hermansyah. Lanjut Hermansyah, kenyataan di lap berbeda. Timnas kebobolan lebih dulu 2 - 0. Ketinggalan 2 gol itu malah membuatnya hilang percaya diri. Sialnya dirinya ditarik keluar karena cedera akibat tabrakan dg striker korsel. Dony yg menggantikan, namun hasilnya sama saja. Uniknya di akhir pertandingan timnas tdk menang 4 - 1 .... tapi kalah 1 - 4. Usai pertandingan sang PN itu tdk ada dlm rombongan kami, ucap Hermansyah. Pada kompetisi itu, Indonesia sebenarnya punya tim bagus. Namun, mereka akhirnya gagal melangkah ke Meksiko karena takluk dari Korsel. Namun, tegas Aliandoe dan Hermansyah, itu lebih karena secara teknis Korsel lebih baik daripada Indonesia. (sumber soccer)
>dodo< *member pasip dari Persib* [Non-text portions of this message have been removed]
