On 1/22/07, Kresna Panggabean <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Clyde the Glyde no.22, sayang dia bersinar di eranya Jordan ya. Game 6 1992 finals tuh memang top bener, gue inget nonton di RCTI siaran tunda hehehe. Puncak karir dia (top performance) di tahun 1992 tapi Drexler kan akhirnya jadi juara NBA tahun 1995 bersama Rockets dan Hakeem. Cuma role dia di Rockets tidak sedominan dia waktu di Blazers, maklum lah udah di ujung karir.
Jordan bikin beberapa Hall Of Famer gak bisa dapet cincin juara .. Barkley, Stockton & Malone, Ewing, Gary Payton, untung Drexler bisa walau cuma jadi supporting role.. GP baru tahun kemaren di Heat.. Drexler tahun 1992 juga masuk ke All NBA first team, dan runner up MVP dibawah Jordan.. >Sama bro hehehe. Kualitasnya juga relatif menurun, seiring dengan kualitas timnas Amerikanya IMO. kalao baca2 di internet ada kesimpulan2 ini : NBA menurun kualitasnya karena expansion team dengan jumlah tim yang sekarang 30 , pemain- pemain yang berkumpul di satu tim kualitasnya menurun.. pemain dengan kualitas sama , diera 1980& 1990an mungkin cuma menjadi cadangan di jaman sekarang bisa jadi starter.. USA Basketball menurun karena pemain2 muda USA sekarang lebih mementingkan "show" jadi fundamental di dribbling, passing, defensive footwork, dan perimeter shooting are a lost art. Contoh Lebron & Kobe musim ini banyak kena call travelling& palming, karena NBA mulai ketat ke peraturan2 dasar ini. --rr--
