--- In [email protected], "adhyaksa nicaksana" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Setuju..tapi kita harus mencermati mengapa demikian..jgn hanya lempar pendapat tapi ga memberi penjelasan... > real madrid, intermilan dalam membeli pemain..melihat apakah pemain itu bisa mendatangkan keuntungan dari segi bisnis apa tidak... (dalam penjualan kaos, merchandise, dll)...yg diutamakan ialah pamor pemain..tidak peduli pemain itu skillnya biasa aja ato luar biasa yang penting pemain itu bisa dijual (dibisnisin") contoh david beckham, ronaldo...sehingga prestasi seakan-akan dinomorduakan..buktinya..liat aja rela madrid n intermilan klo beli pemain..semuanya pemain yang udah jadi(jadi jg ga asal jadi...tapi harus terkenal)..sedangkan juventus, arsenal, n barca yang notabene klub yg ga butuh sponsor..(udah kaya)..berprinsip..membli pemain baru untuk meningkatkan prestasi klub...
Kl Juve, Arsenal n Barca klub ga butuh sponsor, begitu juga Inter n Real donk, yah kl mo detail liat ranking klub kaya Eropa aja, tapi secara kasar bisa kita sebut mereka semua berduit khan :) gw setuju kl Real beli pemain untuk pamor n "dijual", kalau Inter itu lain, Moratti emang ambisi mo ngejar throphy at all cost. Alkaizer
