Tapi budaya diving gak bisa diidentikkan dengan Italia. Wajar seh 
soalnya Liga Italia ngetop sehh. Tapi dibalik itu, para pemain seri A 
pada sportif. Ketika melihat lawan cedera mereka menghentikan 
permainan dengan membuang bola. Tidak seperti di liga lain yang malah 
tetep meneruskan permainan sambil mencari keuntungan. Contoh Overmars 
ketika bermain dengan Arsenal di piala FA, dia malah membawa bola dan 
menceploskan kegawang. Padahal ketika itu lawan membuang bola karena 
melihat pemain Arsenal yang cedera. Meski Wenger membalas dosa itu 
dengan meminta pertandingan ulang, tetep aja itu memalukan. Mungkin 
ambil contoh Salinas pemain Barca di final piala Raja, yang mana dia 
ada peluang 100 % mencetak gol, tapi dia malah membuang bola keluar 
lapangan, karena melihat kiper lawan cedera, kalau di EPL hal kayak 
gitu pasti gak ada tuh, ambil contoh pengalaman Shay Given aja hehehe.

--- In [email protected], frely <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> menurut arturo lupoli lulusan akademi sepakbola parma yang sekarang 
di U21 italia ma arsenal, diving dah diajarin sejak usia dini di 
italia.
> dia gak bilang diving secara eksplisit sih, tapi cara jatuh yang 
bener and bisa datengin keuntungan buat tim... :D
> 
> 
> _frely_
>


Kirim email ke