On 2/7/07, [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>   Emang ga akan ada habisnya.. tapi juga ngga akan kering dari bahan..
> Kaya gue yang seneng banget nonton La Liga (cuma sering kebentur ngantuk
> doang),
> kemarin pas liat siaran ulang Catania-Palermo di StarSports yang jadi
> pemicu rusuh malah bikin mata gue terbuka,
> kalo ternyata Serie-A itu emang kaya akan strategi, taktik dan teknik.
> Soalnya, even cuma tim sekelas Catania, permainannya tetep "bisa
> dimengerti dan dinikmati", he he..
>
> Ya ibarat main bulutangkis atau pingpong, Serie-A itu sangat mengandalkan
> stroke, sedangkan Liga Primer
> lebih ke speed and power, ..
> sementara La Liga ya stroke, speed and semuanya ada,.. hehehe..
>
> PEACE yo..!
>
>

















Saya tambahkan klo boleh nich...
Di Spanyol ga ada Zona Marking dan Man To Man Marking(klo pun ada minim
banget)
berarti strateginya ga seimbang dong?
Antara penyerangan dan pertahanan, tim Spanyol tidak bisa bertahan dengan
baik...Tapi ini juga nggak
mutlak(tergantung pelatih), inget ketika Barcelona dihajar Chelsea di UCL
4-2...Rijkard langsung sadar bahwa untuk menjadi
juara harus bisa bertahan juga, musim berikutnya menyingkirkan Chelsea dgn
main 0-0 di babak pertama
dan 2-1 di babak kedua. cmiiw...
Kalau di Italia, keseimbangan adalah yang utama...yaitu antara penyerangan
dan pertahanan harus balance!!
Sepakbola bukan hanya soal Offence, tapi juga soal Defence...
cmiiw...

-- 
Cavaliere
AC Milan atau tidak sama sekal!


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke