Kemarin, tepatnya Senin, 12 Februari 2007 saya tersenyum simpul membaca
tulisa Yusuf Abdillah di Top Skor.
"Mutiara atau Kotoran, Bijak atau Bebal"...

Seperti kata orang bijak mutiara biarpun keluar dari kotoran sekalipun,
tetaplah mutiara...jangan ambil kotorannya. he...he...he...
Tapi "kotoran", biarpun dikemas seperti apapun tetaplah "kotoran"...jangan
diambil!!

Di Sepakbola, menurut saya mutiara Sepakbola adalah "Brazil, Italia, Jerman
dan Argentina"...berkali-kali Juara Dunia dan berkali-kali masuk partai
final Piala Dunia.
Isu kelayakan stadion dan kerusuhan supporter (seperti bercermin saja
sebagai orang Indonesia) tak membuat mereka kehilangan sinarnya, karena
mereka adalah "mutiara sepakbola"....Sekali lagi jangan diambil kotorannya,
tapi ambillah mutiaranya.

Di Sepakbola juga, saya melihat ada "kotoran" yang dikemas sedemikian
bagus...Walaupun saya tidak akan tertipu. Pecundang tetaplah pecundang, mau
dikemas seperti apapun...kotoran tetaplah kotoran, jangan diambil.

DUAR...DUAR...DUAR!!

-- 
Cavaliere
AC Milan atau tidak sama sekal!


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke