Jawa Pos, Selasa, 20 Feb 2007,

Motivasi Tuntaskan Dendam 

Lille v Manchester United 
LILLE - Musim lalu Manchester United gagal melangkah ke babak 16 
besar Liga Champions. United juga gagal merebut tiket UEFA yang 
menjadi jatah klub penghuni posisi tiga besar di babak utama Liga 
Champions. Itu merupakan prestasi terburuk United sejak 1999 Salah 
satu penyebab kegagalan United musim lalu adalah kekalahan 0-1 dari 
Lille di babak utama. Setelah dikalahkan Lille, di laga sisa babak 
utama, United juga gagal meraih hasil maksimal. 

Nah, pengalaman musim lalu membuat Sir Alex 'Fergie' Ferguson dan 
pasukannya makin waspada. Demi meraih hasil maksimal di Lille 
Metropole dini hari nanti, Fergie sengaja menyimpan sejumlah pilar 
saat menghadapi Reading di pentas Piala FA. Tanpa beberapa pemain 
kunci, United harus rela bermain seri 1-1. "Kami memang harus ekstra 
waspada. Musim lalu, Lille punya andil menggagalkan langkah kami ke 
babak knockout,"tutur Fergie kepada Sky Sports. 

Fergie akan kembali menurunkan Wayne Rooney yang akhir pekan lalu 
absen karena skorsing. Kiper Edwin van der Sar juga telah pulih dari 
cedera patah tulang hidung. Fergie makin lega lantaran Cristiano 
Ronaldo yang menderita flu berat, kondisinya mulai membaik. "Memang, 
peluang memenangkan Liga Champions lebih kecil daripada Premiership. 
Kami akan melakukan yang terbaik. Kami kalah melawan mereka tahun 
lalu, jadi ini motivasi yang bagus guna menuntaskan dendam musim 
ini,"sambung Van der Sar. "Lille bukanlah tim yang kekuatannya bisa 
diketahui secara detail. Jadi, kami harus tetap hati-hati,"tukasnya. 

Van der Sar benar. Tim pemantau United yang dikirim ke Prancis untuk 
menyaksikan duel Lille lawan Olympique Lyon akhir pekan lalu, dibuat 
repot dengan formasi acak yang diterapkan arsitek Claude Puel. Puel 
sengaja menyimpan beberapa pemain kunci seperti Mathieu Chalme, 
Nicolas Plestan, dan Mathieu Debuchy. Padahal, tiga pemain inilah 
yang bakal menjadi titik perhatian punggawa United. 

Fakta dari data statistik Lille dalam dua bulan terakhir agak 
melegakan United. Lille baru mencetak 5 gol dalam sembilan laga 
terakhir. Kendala di lini depan Lille makin kompleks. Dini hari 
nanti, Puel tak bisa menurunkan bomber Kader Keita yang terkena 
skorsing. "Ketika lawan Lyon, kami kecolongan di menit-menit akhir. 
Kami harus menghindari kesalahan yang sama saat menjamu United,"tutur 
Ludovic Obraniak, gelandang Lille menjelaskan kekalahan 1-2 dari 
Lyon. "Ya, kami harus belajar fokus hingga menit akhir. Benar, kami 
kemang belum menunjukkan yang terbaik,'tukasnya. (bas)


Perkiraan Pemain : 

Lille (4-4-2): 1-Sylva (g); 20-Tafforeau, 25-Plestan, 4-Tavlaridis, 
21-Chalme; 2-Debuchy, 17-Makoun, 12-Bodmer, 29-Dumont; 35- Obraniak, 
14-Odemwingie
Pelatih : Claude Puel 
Cadangan : 32-Lacroix, 26-Lichtsteiner, 5-Schmidtz, 7-Cabaye,8-
Bastos, 13-Fauvergue, 

M. United (4-4-2): 1-Van der Sar (g); 2-G. Neville, 5-Ferdinand, 15-
Vidic, 3-Evra; 7-C. Ronaldo, 18-Scholes, 16-Carrick, 11Giggs; 8-
Rooney, 9-Saha
Pelatih : Sir Alex Ferguson 
Cadangan : 29-Kuszczak, 22-O'Shea, 24-Fletcher, 13-Park, 20-
Solskjaer, 17Larsson

Head to Head :
02-11-2005 Lille v M. United 1-0 (Babak Utama Liga Champions)
18-10-2005 M. United v Lille 0-0 (Babak Utama Liga Champions)
31-10-2001 Lille v M. United 1-1 (Babak Utama Liga Champions)
18-09-2001 M. United v Lille 1-0 (Babak Utama Liga Champions)




Kirim email ke