--- In [email protected], "Putra Prawiranegara" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > --- In [email protected], "Firdauf Achmad Dhewata" > <petirburung@> wrote: > > > Coba pelatih Lille itu Mourinho, pasti hari ini rame beritanya :) > > > > Alkaizer > > Graham Poll sich pernah bilang mengenai Freekick Colongan ini : > ============================ > > Jadi gak ada yg perlu di Kontroversikan.. mungkin yg akan > dikontroversikan adalah kekacauan yg terjadi seusai golnya giggs > itu... > > dan diberitakan juga Hampir aja ada fans united yg tewas karena > tergencet... > > Apalagi Fergie udah berkicau, biasanya suaranya bisa sampe kedengeran > dikantornya FIFA nich.. kekeekeeekke... > > Kick Lille Out Of Football!!! YIhaaaaaaahhhhhhh....
hehehe, nih berita hangatnya : Puel: Fergie Provokator Lens, Claude Puel balas menyerang manajer Manchester United Alex Ferguson. Setelah timnya dinilai sebagai tim yang memalukan, pelatih Lille itu menjuluki Fergie sebagai provokator. Gol kontroversial Ryan Giggs yang membuat MU menang 0-1 atas Lille menjadi sumber komentar pedas Fergie. Gol tersebut memantik reaksi berantai, mulai dari aksi boikot sesaat pemain Lille hingga aksi penonton yang dianggap Fergie sebagai sebuah intimidasi kepada pemainnya. Fergie pun mengklaim kubu Lille menunjukkan aksi yang memalukan. Kontan komentar Fergie langsung memantik reaksi tak kalah keras dari sang rival. "Saya tidak mengerti bagaimana Ferguson bisa membuat komentar semacam itu. Itu namanya provokasi. Ia senang sekali menciptakan situasi dan polemik," tutur Puel seperti dikutip Yahoosports. Meski sedikit menyayangkan sikap Fergie, Puel menilai hal tersebut sudah menjadi kebiasaan pelatih asal Skotlandia itu. Ia pun memaklumi Fergie dengan segala senioritasnya. "Ia memang biasa menekan wasit. Tak ada yang baru mengenai semua ini," kecam Puel. Tak hanya Fergie saja yang dikecam pelatih Lille itu, wasit Eric Braamhaar juga mendapat perlakuan serupa. Puel menilai wasit melakukan dua kesalahan fatal di laga tersebut. "Ada dua keputusan dari wasit. Gol kami yang tidak disahkan dan melegalkan gol MU. Sungguh sulit menerima kekalahan seperti itu," ungkap Puel lagi. Namun demikian kondisi tersebut tidak membuat optimisme Puel mengantar timnya ke perempatfinal luntur. "Kami menunjukkan bahwa kami bisa mengimbangi MU. Sekarang kami akan bersiap untuk leg kedua untuk menebus kesalahan malam ini. Kami akan siap nanti," tegas Puel.
