kekkekke... Klo bener2 kejadian. Setan Merah bakal nyengir donk.
Bangga atau malu yach ? kekkeke... Yihahhhh !!! Jawa Pos, Kamis, 22 Feb 2007, Bisa Lolos tanpa Second Leg Lille 0, Man United 1 LENS - Terbalas sudah sakit hati Manchester United atas Lille. Dini hari kemarin, jagoan Inggris itu sukses menundukkan wakil Prancis yang mempermalukan mereka musim lalu, Lille, 1-0 (0-0) di Stadion Felix Bollaert, Lens. Musim lalu, Unitedlah yang menyerah 0-1 di tangan Lille. Kekalahan itulah yang akhirnya menjadi salah satu sebab kegagalan United melangkah ke babak 16 besar. Itu prestasi terburuk United di Liga Champions sejak 1996. Gol kemenangan United sedikit berbau kontroversial. Ketika pertandingan tinggal menyisakan tujuh menit, lewat tendangan bebas, Ryan Giggs mampu menjebol membobol gawang Tony Silva. Gol itu diprotes para pemain Lille karena saat Giggs melakukan eksekusi, barisan pertahanan Lille masih sibuk berkoordinasi membuat pagar betis. Termasuk Silva yang masih berada di samping kanan gawangnya untuk memberi instruksi kepada rekan-rekannya yang membentuk pagar betis. Tapi, protes yang dilakukan tuan rumah tidak mengubah keputusan wasit asal Belanda Eric Braamhaar yang tetap mengesahkan gol tersebut. "Gol itu sangat tidak logis. Aba-aba dari wasit sangat tidak jelas bagi siapapun. Terutama bagi tim kami. Saya benar-benar tidak mengerti. Kami tidak bisa membuat komplain formal karena kami tidak menemukan adanya delegasi dari UEFA ," kecam Claude Puel, manajer Lille seperti dilansir Canal Plus. Namun, Giggs punya alasan sendiri. Menurut pemain asal Wales itu, sebelum mengeksekusi, wasit menawarkan kepadanya apakah dia mau menunggu peluit atau tidak. "Saya jawab tidak. Karenanya, begitu mendapat peluang, langsung saya eksekusi," kata Giggs. Sir Alex Ferguson, pelatih United, mendukung keputusan wasit. "Gol seperti itu sudah sangat sering saya lihat di Liga Inggris. Kalau memang wasit tidak memberi perintah untuk menunggu peluit darinya, eksekusi free kick bisa dilakukan kapan saja," kata Ferguson, seperti dikutip The Sun. Yang pasti, gol itu membuat para pemain meradang Lille. Gregory Tafforeau dkk sempat akan mogok bertanding dengan berjalan ke luar lapangan. Beberapa pemain United membujuk mereka agar terus bertanding. Pertandingan pun terhenti beberapa menit. Ketika para pemain Lille mau kembali ke lapangan, atmosfer semakin memanas. Suporter tuan rumah melemparkan berbagai benda ke arah lapangan. Kapten United Gary Neville menjadi korban ketika akan melakukan lemparan ke dalam. Ferguson jelas murka atas insiden tersebut. Pria yang sudah 20 tahun menukangi The red Devils itu pun meminta UEFA melakukan penyidikan. Permintaan ini langsung ditanggapi UEFA. Kalau terbukti bersalah, Lille bisa didiskualifikasi. United pun bisa langsung lolos ke perempat final tanpa harus menjalani second leg dua pekan mendatang di Old Trafford. Contohnya sudah ada di Piala UEFA. Gara-gara suporternya berulah saat melawan Nancy, Feyenoord didepak oleh UEFA meski sudah lolos ke babak 32 besar. (ali) Statistik Pertandingan Lille Man United 16 Total Tembakan 12 2 Tembakan ke Gawang 3 14 Pelanggaran 17 5 Sepak Pojok 4 2 Offside 2 3 Kartu Kuning 2 0 Kartu Merah 0 2 Penyelamatan 2 49% Penguasaan Bola 51%
