On 2/27/07, Iwan Wibawa <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > tim indo lawan Oman dalam kualifikasi olimpiade, siap-siap saja pulang > bawa malu, kalo gak keok 6-0, paling keok 3-0, bisa nol-nol, udah > bener-bener luar biasa, yang berpenyakit jantung dan darah tinggi dianjurkan > untuk tidak menonton pertandingan ini. > tidak dianjurkan menonton tim indo bagi wanita hamil dan yang berpenyakit > darah tinggi. > > > Selasa, 27/02/2007 16:19 WIB > Jelang Oman vs Indonesia > Ada Peluang Curi Poin > Doni Wahyudi - detikSport > > > Ivan Kolev (Detiksport/Doni) > Jakarta - Oman akan menjadi lawan Indonesia di laga perdana kualifikasi > Olimpiade 2008 grup C, Rabu (28/2/2007) besok. Melihat trek rekor kedua tim > di ajang internasional, adakah peluang tim Merah Putih mencuri poin? > > Dibanding beberapa negara teluk lainnya seperti Qatar, Irak apalagi Iran > dan Arab Saudi, Oman memang tak punya nama besar. Prestasi terbaik yang > pernah diraih negara yang yang dipimpin Sultan Qaboos bin Said Al Said itu > adalah dua kali lolos ke putaran final Piala Asia. > > Indonesia malah punya prestasi lebih baik jika berpatokan pada Piala Asia. > Di luar penyelenggaraan tahun ini yang meloloskan "Tim Merah Putih" secara > otomatis dengan status tuan rumah, Indonesia sudah tiga kali menjadi > kontestan di turnamen terbesar di benua Asia itu. > > Akankah kondisi itu lantas membuat langkah Indonesia ringan saat harus > bertandang ke Muscat melakoni laga pertama babak kualifikasi Olimpiade 2008, > Rabu (28/2/2007) besok? > > Oman memang tak punya prestasi wah, tapi Indonesia tak pernah menjalani > pertandingan mudah jika menghadapi lawan dari daratan Arab. Lihat saja apa > yang terjadi di kualifikasi Asian Games lalu. > > Timnas U-23 yang saat itu masih dibesut Bambang Nurdiansyah digunduli Irak > 0-6, selanjutnya gantian Suriah yang berpesta setelah meraih kemenangan > meyakinkan 4-1. Sementara Oman cuma kalah 0-2 atas Irak dan tunduk 1-2 dari > China di fase grup turnamen yang sama > > Melihat apa yang diraih timnas di babak kualifikasi lalu -- cuma unggul > agregat 1-0 atas lawan sekelas Maladewa -- bisa neraih hasil imbang atas > Oman rasanya sudah menjadi pencapaian maksimal buat skuad Ivan Kolev. > > Persiapan Oman menghadapi laga dengan Indonesia memang tak terlalu baik > setelah ditaklukkan Qatar 1-3. Tapi sebulan ke belakang Oman justru punya > bekal yang sangat baik dengan menjadi finalis Gulf Cup setelah takluk 0-1 > dari Uni Emirate Arab di final. > > Tapi Indonesia bukannya tak berpeluang sama sekali, soalnya pasukan Merah > Putih juga pernah mengimbangi bahkan menundukkan tim daratan Arab. Salah > satu prestasi terbaik yang pernah diraih adalah adalah kemenangan 2-1 atas > Qatar di Piala Asia 2004. Sementara di dua penyelenggaraan sebelumnya > Indonesia bisa meraih dua hasil imbang atas Kuwait. > > Masih ada lima laga lagi memang jika Indonesia gagal membawa pulang angka > dari Oman, namun mengawali perjuangan dengan sebuah hasil positif tentu akan > menambah kepercayaan diri Indonesia menghadapai dua lawan lainnya, Libanon > dan Vietnam. > > > Skuad Indonesia > Achmad Bustomi Pitono, Ronny Tri Prasnanto, Bobby Satria, Achmad > Jupriyanto, Taufik Kasrun, Deddy Indra Sampurna, Emmanuel Wanggai, Atep, > Kacung Khoirul Munif, Andik Ardiansyah, Tonny Sucipto, Galih Sudaryono, > Yusuf Sutan Mudo, Jajang Mulyana, Khomad Suharto, Herman Rhomansyah, Wahyu > Wijiastanto. (din/a2s) > . > > > Maju terus Tim Nasional Indonesia, gw "semprot" pemain2 yang bagus di klub tapi acakadul di Tim Nasional...
-- Cavaliere AC Milan atau tidak sama sekal! [Non-text portions of this message have been removed]
