Ini adalah beberapa kesan positif dan negative hasil nonbar di rumah bersama teman-teman Chelsea Indonesia, Carling Cup Final Minggu kemarin.
POSITIF Trophy lagi buat Jose Mourinho. Chelsea tidak main bagus, anak-anak Arsenal membuat team Chelsea seperti team mediocre saja, tetapi Mourinho tetap bermental baja yakin memenangkan pertandingan, bahkan ketika saat goal Theo Walcott terjadi, kita fans Chelsea masih juga yakin akan menang. Hasilnya Mourinho selalu mendapatkan trophy setiap musimnya selama 3 musim di Chelsea. Aku pikir akan bertambah lagi musim ini. Didier Drogba. Mencetak goal yg ke 27 (dan on-side, meskipun penyiar Sky bilang berbau offside dan Arsene Wenger protes), dan ke goal ke28 pada musim ini. Apalagi yang kurang dari seorang Drogba? Tajam dalam menyerang dan kuat dalam bertahan, serta membuat Philip Senderos seperti pemain pemula (lagi). Ricardo Carvalho dan Lassana Diarra. Carvalho sangat bagus, terutama di paruh waktu pertama tackle nya berkali-kali bisa menghentikan aliran bola Arsenal. Pahlawan tanpa tanda jasa ... he3. Yang bermain bagus lainnya adalah Diarra - sangat bagus dalam kontrol bola dan mematikan sayap kanan Arsenal padahal masih sangat muda dan jarang dimainkan. Sudah seharusnya Chelsea buru-buru mengikat kontrak dia dalam waktu yang lama. Petr Cech. Luarbiasa. Kupikir tanpanya Chelsea tidak akan menang malam itu. Arjen Robben. Menggantikan Claude Makelele di waktu paruh membuat permainan Chelsea makin berwarna. Umpan yang sempurna ke Drogba untuk menciptakan goal kemenangan. Wasit. Howard Webb sangat bagus dalam memimpin, bahkan kurasa mengkartu merah Emmanuel Adebayor suatu keputusan yang benar; Pemain Togo ini memukul kepala Frank Lampard sampai dua kali. Emmanuel Eboue harusnya dikartu merah juga karena memukul Wayne Bridge sampai terkapar. Kalau John Obi Mikel pantas dikartu merah lebih karena dia ikut memicu keributan walau sebenarnya kesalahan biasa saja menarik kaos Kolo Toure yang kemudian menyerangnya. Kabar terakhir kartu merah Mikel dicabut ya? Arsenal dan England physio Gary Lewin. Dia yang pertamakali menolong John Terry dari cedera serius. Terry terlihat memeluk dan berterimakasih ke Lewin sesudah balik dari rumah sakit. NEGATIF Terkaparnya John Terry. Dia dikirim ke rumah sakit tetapi cepat pulih dan ikut merayakan kemenangan. Yang jadi pertanyaan fans Chelsea adalah apakah pertandingan weekend nanti Terry bisa dimainkan. Permainan babak pertama. Pemain Arsenal membuat Chelsea kerja keras. Pujian kepada Wenger dan yang disebut pemain-pemain cadangannya, yang kita heran adalah kenapa pemain Chelsea bermain buruk. Michael Ballack terlalu lamban (thanks untuk passing hingga Drogba menciptakan goal pertamanya). Terry kelihatannya tidak bermain fit, sering ketinggalan kalau diajak adu lari dan terpincang-pincang. Babak kedua seharusnya Chelsea bisa mencetak goal lebih dari satu - Lampard dan Andriy Shevchenko kurang beruntung dengan tendangan kerasnya cuma mengenai mistar gawang Manuel Almunia. Reaksi Toure terhadap foul Mikel yang memicu keributan. Cesc Fabregas. Pemain muda yang berbakat. Berpura-pura menutup muka dengan lengannya, upaya untuk membuat Robben dikirim keluar dan Cesc merupakan pemain kunci yang membuat keributan makin menjadi. Liputan Sky. Tidak pernah menyembunyikan kebenciannya kepada Chelsea, Minggu malam kemarin lagi-lagi membuat pernyataan yang aneh. Andy Gray yang mengklaim dirinya objectif berkomentar kalau goal Drogba pertama berbau off side, padahal dari replay jelas-jelas kalau tidak offside. Man of the Match Yang terpilih pastilah Didier Drogba secara dia bikin dua goal. Tetapi Petr Cech dan Ricardo Carvalho selayaknya dapat paling tidak satu sloki sampanye dari Didier Drogba. :-) ....... Secara keseluruhan pertandingan sangat menarik, fans dapet hiburan yang lengkap; sepakbola bagus, drama mendebarkan, dan berantem seperti film hongkong, yang hanya ada di EPL eh ... England he3x. Ari Chelski [Non-text portions of this message have been removed]
